Menpan-RB Larang ASN Kritik Pemerintah Jajaran ASN atau PNS sedang mengikuti upacara apel pagi. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

MerahPutih.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) tak boleh mengkritik dan menjatuhkan martabat pemerintah. Menurut Syafrudin, ASN harus ikut mendinginkan suasana dengan menyebarkan informasi yang positif.

"Ya undang-undangnya begitu. Di role (peran)-nya saja, bukan bagian kritik. Memberikan masukan saran yang progresif ya oke-oke saja. Tapi bukan di ruang publik apa lagi bikin gaduh, apa lagi menyerang. Kan ada aturannya. Ikuti aturannya saja, negara akan baik," kata Syafrudin dalam keterangannya, Rabu (16/10).

Baca Juga

ASN Terpapar Ajaran Khilafah Diminta Mengundurkan Diri

Ia menambahkan para menteri, kepala daerah, dan kepala lembaga negara sudah berbusa-busa mengingatkan ASN-nya agar tak asal dalam mengunggah sesuatu di media sosial miliknya.

MenPAN RB Syafruddin ajak semua ASN siap pindah ke Ibu Kota Baru
Menteri PAN RB Syafruddin. (Kemenpanrb/ar)

"Pembinaan selalu. Para menterinya, para pimpinannya. Menteri PAN-RB mendata saja. Bukan pengambil putusan. Bukan seolah bertanggung jawab atas 4,5 juta ASN. Ada gubernur, wali kota. 80 persen ASN di daerah. Tidak di pusat," katanya.

Baca Juga

Ganjar Pranowo Sebut Masih Ada ASN yang Berpaham Radikal di Jawa Tengah

Hal itu disampaikan Syafruddin menanggapi unggahan ASN terkait penusukan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

Syafruddin mengingatkan agar ASN berhati-hati mengunggah pernyataannya di media sosial agar tak membuat mereka menjalani proses hukum.

Baca Juga

Buntut Jokowi Menang di MK, Para ASN Bakal Kena Evaluasi

Polisi memang tengah menyelidiki seorang ASN yang mengunggah komentar negatif terkait penusukan Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Ia seorang kepala seksi di Dinas Pendidikan dan Olahraga.

Sementara itu, beberapa istri tentara juga tengah diproses karena menyebarkan informasi nyinyir soal penusukan Wiranto. Bahkan, suami mereka langsung dicopot karena dianggap lalai. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH