Menlu Kembali Tekankan 4+1 kepada Dubes Myanmar untuk Rohingya Menlu Retno LP Marsudi (tengah) saat rapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi kembali menekankan kepada Duta Besar Myanmar Ei Ei Khin Ay akan pentingnya pemerintah Myanmar untuk melaksanakan usulan 4+1 dalam menyelesaikan pembantaian muslim Rohingya.

"Fokus pertemuan saya tadi adalah sekali lagi mengulang bagaimana concern masyarakat Indonesia terhadap krisis kemanusiaan yang saat ini terjadi di Rakhine State dan saya jelaskan sekali lagi satu per satu mengenai usulan kita 4 plus 1," kata Retno di Kantor Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Selasa (12/9).

Formula 4+1 yang diusulkan Indonesia, yakni (1) mengembalikan stabilitas dan keamanan, (2) menahan diri secara maksimal dan tidak menggunakan kekerasan, (3) perlindungan kepada semua orang yang berada di Rakhine tanpa memandang suku dan agama, dan (4) pentingnya segera dibuka akses untuk bantuan kemanusiaan.

Elemen +1 yang diajukan Indonesia adalah pentingnya pelaksanaan rekomendasi laporan Komisi Penasihat untuk Rakhine yang dipimpin mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan.

Menlu Retno juga menyampaikan kepada Dubes Ei Ei tentang hasil pembicaraannya melalui telepon dengan Menteri Negara Urusan Luar negeri Myanmar Kyaw Tin dan Menteri Luar Negeri Bangladesh AH Mahmood Ali terkait distribusi bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya.

Khusus pembicaraan dengan Menteri Myanmar Kyaw Tin, Menlu mengonfirmasi bahwa pemerintah Myanmar telah setuju untuk membuka pintu bagi bantuan internasional yang dapat dilakukan segera mungkin.

Karena itu, Menlu meminta mereka segera memberikan daftar barang yang paling diperlukan warga Rakhine agar bantuan kemanusiaan dapat segera dikirimkan.

"Nah, tadi saya sampaikan kembali kepada Dubes, tolong segera sampaikan list yang kita minta agar sesuai dengan yang mereka butuhkan. Kalau apa yang kita berikan tidak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan manfaatnya tidak akan optimal," kata dia. (*)

Sumber: ANTARA



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH