Menkumham Yasonna Yakin Omnibus Law Tuntas Tahun Ini Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (MP/Venansius Fortunatus)

MerahPutih.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly yakin omnibus law dapat tuntas pada tahun ini. Kata Yasonna, target tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat kembali mempercayakan jabatan Menkumham kepadanya.

"Target kami tahun ini selesai. Presiden memberikan target tahun ini," kata Yasonna usai serah terima jabatan dari Plt Menkumham Tjahjo Kumolo di Kantor Kemenhumkam, Jakarta, Rabu (23/10).

Baca Juga:

KPK Garap Menkumham Yasonna Laoly Terkait Kasus e-KTP

Politikus PDI Perjuangan ini mengakui tugas omnibus law merupakan tugas berat karena menyangkut UU yang besar. Namun, Yasonna optimistis dapat menyelesaikan tugas tersebut karena sudah berjalan.

"Sebelumnya ini sudah kita kerjakan dan berapa kali dibawa ke Ratas pada periode lalu tinggal ini finalisasinya, karena ini menyangkut UU yang cukup besar jadi harus secara detail kita lihat satu-satu maka membutuhkan waktu," ujarnya.

Menkumham Yassona Laoly mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Komlek Parlemen, Jakarta, Senin (6/4). (Foto: Antara/Akbar Nugroho)
Menkumham Yassona Laoly mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Komlek Parlemen, Jakarta, Senin (6/4). (Foto: Antara/Akbar Nugroho)

Omnibus dapat dianggap sebagai Undang-undang (UU) sapu jagat karena menyasar isu besar dengan mencabut atau mengubah sejumlah norma dalam UU lainnya.

Baca Juga:

Menkum HAM Yasona Laoly Diperiksa KPK

Yasonna menjelaskan, hanya dengan satu UU ini merevisi berbagai UU. Misalnya terkait investasi, saat ini terdapat 74 UU yang menghalangi investasi.

"Akan kita terabas semua, jadi dalam satu UU ini akan seperti ada soal perizinan, ada mengenai regulasi tentang percepatan investasi jadi semua UU yang bertentangan yang menghalangi kita batalin dan kita buat semua aturan yang mendorong percepatan investasi dan tenaga kerja," tutup Yasonna. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH