Menkumham Ingatkan Anak Buahnya tak Alergi Dikritik Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (ANTARA/Ho-Kementerian Hukum dan HAM)

MerahPutih.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly menegaskan kritikan yang diterima harus dijadikan sebagai koreksi.

Ia meminta seluruh jajarannya jangan bersifat defensif terhadap kritikan masyarakat.

Baca Juga

41 Napi Tewas Dalam Kebakaran, Jokowi Harus Evaluasi Yasonna

“Banyak kritik-kritik diberikan kepada kita, jadikan itu sebagai koreksi, jangan defensif,” kataYasonna dalam upacara Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Jakarta, Sabtu (30/10)

Yasonna mengajak seluruh jajarannya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia hingga luar negeri untuk merapatkan barisan bersama-sama melayani masyarakat dengan baik.

Bersama-sama memacu kinerja agar Kemenkumham menjadi kementerian yang dapat memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Diakuinya, tantangan yang dihadapi kementerian yang dipimpinnya akan semakin berat. Untuk itu, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Kemenkumham dituntut selalu meningkatkan kapasitas dan kompetensi dengan segala sumber daya yang ada.

Berbagai capaian prestasi yang diraih Kemenkumham diharapkan dapat terus memberikan citra positif di masyarakat. Politikus PDIP ini meminta seluruh jajarannya jangan pernah puas dengan prestasi yang telah dicapai.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly di Lapas Kelas 1A Tangerang, Rabu (8/9). Foto: MP/Rizki Fitrianto
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly di Lapas Kelas 1A Tangerang, Rabu (8/9). Foto: MP/Rizki Fitrianto

Sebaliknya, jajaran Kemenkumham harus menjadi pionir dalam mendorong terciptanya pemerintahan yang dinamis, melayani publik dengan baik dan adaptif, menghadapi berbagai situasi dengan cepat dan akurat dalam pengambilan keputusan serta terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

“Kita harus bisa membuktikan bahwa aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM adalah sosok yang lincah, inovatif, bekerja keras,” terang Yasonna.

Ditekankan Yasonna, mau tak mau dan suka tidak suka, Indonesia sudah berada dalam era revolusi industri 4.0, bahkan akan masuk dalam industri 5.0 dalam beberapa tahun ke depan. Dengan demikian, transformasi penggunaan teknologi informasi adalah suatu keharusan.

Menurutnya, Kementerian Hukum dan HAM telah melakukan berbagai upaya, mulai dari birokrasi digital dan terus melakukan perubahan pelayanan publik melalui platform aplikasi online untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Sekali lagi teruslah berinovasi, ciptakan terobosan-terobosan baru” tegas Yasonna.

Selain itu, Yasonna meminta Hari Dharma Karya Dhika menjadi momentum untuk mengevaluasi dan mengintrospeksi atas semua yang telah dilakukan selama ini.

Momentum untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi situasi yang sangat dinamis, terus bekerja dan berkarya. Sehingga dapat memastikan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara benar-benar terlayani dan diletakkan di atas kepentingan pribadi. (Knu)

Baca Juga

Imparsial Nilai Jokowi Perlu Copot Yasonna Laoly

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bareskrim Telusuri Aset Dugaan Hasil Penyelewengan Dana Para Tersangka ACT
Indonesia
Bareskrim Telusuri Aset Dugaan Hasil Penyelewengan Dana Para Tersangka ACT

Perburuan aset terhadap tersangka dugaan penyelewengan dana Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus bergulir.

Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia Torehkan Sejarah dalam Menjaga Perdamaian Dunia
Indonesia
Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia Torehkan Sejarah dalam Menjaga Perdamaian Dunia

Presiden Jokowi ingin menorehkan sejarah bagi bangsa Indonesia dalam upaya mendamaikan konflik antara Ukraina dan Rusia.

Viva Yoga Klaim PAN-PKB Ibarat Saudara Kembar
Indonesia
Viva Yoga Klaim PAN-PKB Ibarat Saudara Kembar

Isu reshuffle kabinet Indonesia Maju terus mencuat lantaran PAN dikabarkan akan mendapatkan kursi di kabinet tersebut.

Cak Imin Pastikan RUU TPKS Disahkan Jadi Inisiatif DPR saat Rapur Januari 2022
Indonesia
Cak Imin Pastikan RUU TPKS Disahkan Jadi Inisiatif DPR saat Rapur Januari 2022

Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekesaran Seksual (RUU TPKS) merupakan aturan perundang-undangan strategis yang harus segera disahkan.

Jenazah Tjahjo Kumolo Tiba di Rumah Duka Widya Chandra
Indonesia
Jenazah Tjahjo Kumolo Tiba di Rumah Duka Widya Chandra

Setelah tiba di lokasi, jenazah politikus senior PDI Perjuangan (PDIP) itu langsung dibawa ke dalam rumah duka dengan pengawalan ketat.

2 Tersangka Kasus Korupsi Dana Ujian Nasional Kemendikbud Segera Disidang
Indonesia
2 Tersangka Kasus Korupsi Dana Ujian Nasional Kemendikbud Segera Disidang

Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat melimpahkan berkas perkara kasus dugaan korupsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada Penuntut Umum.

Mendagri Jelaskan SE Pj Kepala Daerah Boleh Mutasi Pegawai ASN
Indonesia
Mendagri Jelaskan SE Pj Kepala Daerah Boleh Mutasi Pegawai ASN

Ada informasi yang keliru soal SE tersebut sehingga mengundang komentar yang salah dari sejumlah pihak.

Antrean Minyak Goreng Makan Korban Jiwa, Jokowi Didesak Evaluasi Mendag
Berita
Antrean Minyak Goreng Makan Korban Jiwa, Jokowi Didesak Evaluasi Mendag

Sedikit dua warga diduga meninggal akibat kelelahan mengantre operasi pasar minyak goreng di tengah kelangkaan saat ini.

KPK Kembangkan Kasus Korupsi Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Kembangkan Kasus Korupsi Bansos COVID-19

KPK menyatakan tengah mengembangkan kasus korupsi pengadaan paket bantuan sosial (bansos) COVID-19 pada Kementerian Sosial (Kemensos).

Kritik Demokrat Soal Pendanaan IKN dari APBN
Indonesia
Kritik Demokrat Soal Pendanaan IKN dari APBN

Partai Demokrat menyayangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingkari janjinya soal pendanaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim).