Menkopolhukam Pastikan Proses Pidana Jiwasraya dan Asabri Terus Berjalan Menko Polhukam Mahfud MD (kanan) bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin (kiri) di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/1/2020). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc)

MerahPutih.com - Menkopolhukam Mahfud MD menegaskan proses hukum pidana terkait dugaan kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri harus terus berjalan.

Menurut Mahfud, proses hukum pidana pada kasus dugaan korupsi di Jiwasraya dan Asabri tidak bisa dihilangkan begitu saja.

Baca Juga:

Hari Ini Kejagung Periksa 9 Saksi Terkait Jiwasraya

"Hukum pidana tuh ada jalurnya sendiri, kalau sudah masuk ke ranah hukum pidana tentu tidak bisa dibelokkan ke perdata," kata Mahfud kepada wartawan di kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/1).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menilai bahwa kasus di PT Asuransi Jiwasraya dan Asabri bisa saja ditempuh lewat jalur perdata jika memang ditemukan unsur tersebut.

Logo PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (Antara)
Logo PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (Antara)

Meski demikian, kata Mahfud, hal itu tidak serta merta menghentikan proses hukum pidana yang tengah berlangsung.

"Perdata ya biar diselesaikan, pidana itu tidak berubah hanya karena sesudah diketahui lalu ditempuh ke langkah-langkah keperdataan," katanya.

Baca Juga:

PKS Sebut Permasalahan Jiwasraya Harus Diselesaikan Melalui Pansus

Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan kasus korupsi Jiwasraya ada 55 ribu transaksi. Burhanuddin mengatakan untuk mengungkap kasus tersebut harus diteliti transaksi tersebut.

"Tolong dimengerti dulu. Kami ini ya, ada transaksi saja 55.000 yang kami harus teliti," kata Burhanuddin.

Burhanuddin lantas meminta diberikan waktu untuk menuntaskan kasus korupsi Jiwasraya. Saat ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) fokus dalam pemeriksaan saksi-saksi.

"Itulah tenaga kami, itulah memang kami sedang fokus ke situ untuk saksi-saksi, tolonglah kasih waktu. Yakinlah saya akan sampaikan," ujarnya. (Knu)

Baca Juga:

PPATK Ikut Telisik Dugaan Korupsi Jiwasraya dan Asabri


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH