Menkopolhukam Akui Ada yang Adu Domba TNI, Polisi dan Sipil Menko Polhukam Wiranto. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyatakan ada pihak-pihak yang menghasut rakyat melakukan kerusuhan dengan cara mengadu domba tentara, kepolisian dan sipil.

"Dengan mengatakan 70 persen TNI/Polri sudah dapat dipengaruhi untuk berpihak kepada langkah-langkah inkonstitusional. Itu tidak benar, seperti itu. Siapa bicara seperti itu, di mana. Kalau engak bisa membuktikan, harus mengambil risiko secara hukum. Enggak bisa dibiarkan seenaknya ngomong," kata Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (6/5).

Menko Polhukam Wiranto ditemui di Kantor Presiden usai rapat terbatas pada Senin (22/4/2019). (Bayu Prasetyo/Antaranews)

Wiranto menegaskan kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk tidak mentolerir aksi nyata melanggar hukum dan mengganggu ketertiban keamanan nasional itu. Apalagi, lanjut dia, aksi seperti itu jelas-jelas menodai kesucian bulan suci Ramadan yang dimulai hari ini.

"Untuk apa? Bukan untuk siapa-siapa tapi untuk menjaga kedamaian, menjaga ketertiban, menjaga keamanan, menjaga tegaknya NKRI, pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD1945," tegas Wiranto

Menkopolhukam mengungkapkan ada banyak hasutan yang membuat masyarakat sendiri merasa tidak nyaman. Menurut dia, hasutan-hasutan seperti itu kini marak beredar di dunia maya, alias media sosial

"Ada hinaan, ada cacian, ada makian, ada ancaman, ada hasutan yang nyata-nyata sudah mengarah pasa sesuatu yang membuat keamanan nasional terganggu yang membuat kenyamanan masyarakat terganggu," tutup mantan Panglima TNI di era Orde Baru itu. (Knu)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH