Menkominfo Tegaskan Pendaftaran PSE Wajib, Data Pelanggan Aman Menkominfo Johnny G Plate di KPU, Jakarta Pusat, Senin (1/8). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Kebijakan mendaftar bagi Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat baik asing maupun lokal memicu sorotan tajam.

Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G Plate meminta publik tak perlu khawatir soal penyalahgunaan data pribadi. Sebab, data pelanggan yang ada dalam situs PSE bakal terlindungi.

Baca Juga

Google dkk Cuma Punya Waktu Sebulan Lengkapi Kekurangan Dokumen PSE

"Ini berkaitan dengan data-data dasar dan contact person, alamat dan contact person dari penyelenggara sistem elektronik yang apabila terjadi masalah pemerintah dapat melaksanakan tugasnya dalam memberikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat," kata Johnny kepada wartawan di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (1/8).

Ia sendiri menegaskan bahwa kewajiban mendaftar PSE bertujuan agar situs yang ada dapat menjaga data pribadi pelanggan mereka. Termasuk juga soal data milik warga negara untuk tidak disalahgunakan.

"Kominfo telah menyiapkan helpdesk secara manual untuk membantu Mudah-mudahan ini semua dapat berjalan dengan baik," tegas pria yang juga Sekjen Partai NasDem ini.

Kominfo saat ini masih memblokir beberapa situs yang belum mendaftar Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

Baca Juga

Belum Daftar PSE, Google dan Youtube Siap-siap Kena Sanksi Kominfo

Jhonny mengajak banyak pihak untuk mendorong agar yang belum terdaftar segera melaksanakan pendaftarannya. Ia memastikan Kominfo akan membantu kelancaran pendaftarannya agar aktivitas PSE tersebut di Indonesia menjadi kegiatan yang legal.

"Sehingga hak-hak masyarakat di dalam kegiatan juga legal dan mendapat perlindungan baik oleh PSE Itu sendiri," ujar Johnny yang mengenakan jas biru ini.

Johnny mengatakan bahwa pihaknya tetap bersikap aktif untuk menjalin komunikasi dengan para situs tersebut. Komunikasi itu dimaksudkan agar para situs tersebut mau melakukan pendaftaran PSE sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia.

"Kominfo tidak tinggal diam ya, tidak pasif, tetapi aktif melakukan komunikasi. Termasuk berkomunikasi dengan kementerian dan lembaga terkait di dalam negeri," kata pria asal Nusa Tenggara Timur ini.

Sekedar informasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir sejumlah situs dan layanan sejak Sabtu (30/7) karena mereka tak mendaftar sebagai PSE di Indonesia.

Mereka yang diblokir adalah Yahoo Search, Paypal, hingga layanan game online Steam, Dota 2, Counter-Strike Global Offensive dan platform distribusi digital Origin.

Namun, karena diprotes warganet, Kemenkominfo membuka blokir sejumlah layanan. Termasuk PayPal yang biasa digunakan untuk bertransaksi. (Knu)

Baca Juga

Kominfo Beri Tambahan Waktu 5 untuk PSE yang Belum Daftar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tunggu Keputusan Prabowo, M Taufik Masih Loyal di Gerindra
Indonesia
Tunggu Keputusan Prabowo, M Taufik Masih Loyal di Gerindra

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto belum juga memutuskan untuk memecat M Taufik.

Tanggapan Wagub Riza soal DPRD DKI bakal Bubarkan TGUPP
Indonesia
Tanggapan Wagub Riza soal DPRD DKI bakal Bubarkan TGUPP

"Ya memang habis, TGUPP juga akan habis masanya," ucap Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (15/9).

Saat AS Sorot Potensi Pelanggaran HAM Dalam Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Saat AS Sorot Potensi Pelanggaran HAM Dalam Aplikasi PeduliLindungi

Mahfud menegaskan, perlindungan terhadap HAM harus dilakukan secara menyeluruh, yang artinya bukan hanya secara individu, tetapi juga hak kolektif masyarakat.

Roy Suryo Kembali Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Penodaan Agama
Indonesia
Roy Suryo Kembali Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Penodaan Agama

Pemeriksaan lanjutan ini dilakukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Sebab, pada Jumat (22/7) lalu pemeriksaan belum rampung karena mantan Politikus Demokrat itu sakit.

[HOAKS atau FAKTA]: Indomie Keluarkan Varian Baru Rasa Saksang Babi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indomie Keluarkan Varian Baru Rasa Saksang Babi

Beredar di media sosial Facebook foto mie instan bermerek Indomie rasa Saksang Babi.

Satgas Minta Warga Tak Takut Berlebihan Munculnya Varian Omicron XE
Indonesia
Satgas Minta Warga Tak Takut Berlebihan Munculnya Varian Omicron XE

Dunia kini digegerkan lagi dengan adanya varian baru COVID-19. Yakni varian Omicron XE.

Wilayah Jawa-Bali PPKM Level 1, Kemendagri Dorong Percepatan Booster
Indonesia
Wilayah Jawa-Bali PPKM Level 1, Kemendagri Dorong Percepatan Booster

Oleh karena itu, ia meminta vaksinasi booster dipercepat. Begitu pula dengan pemakaian aplikasi PeduliLindungi sebagai salah satu upaya melakukan tracing.

Kementerian Investasi Terbitkan 1.457.328 Nomor Induk Berusaha untuk Bantu UMKM
Indonesia
Kementerian Investasi Terbitkan 1.457.328 Nomor Induk Berusaha untuk Bantu UMKM

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat sampai tanggal 2 Juli 2022, telah menerbitkan sebanyak 1.457.328 Nomor Induk Berusaha (NIB). Dari jumlah tersebut sebanyak 98 Persen Didominasi UMKM.

Di Depan Komisi VI, Mendag Lutfi Nyatakan Tak Akan Menyerah oleh Mafia
Indonesia
Di Depan Komisi VI, Mendag Lutfi Nyatakan Tak Akan Menyerah oleh Mafia

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/3).

Ironi Indonesia Negara Produsen Sawit Terbesar Kesulitan Minyak Goreng
Indonesia
Ironi Indonesia Negara Produsen Sawit Terbesar Kesulitan Minyak Goreng

"Sebagai negara produsen minyak sawit terbesar di dunia, ironis bahwa kita malah kesulitan mendapatkan minyak goreng. Saya tahu negara perlu pajak, perlu devisa, perlu surplus neraca perdagangan," kata Jokowi.