Menkominfo Libatkan Tokoh Agama Tanamkan Etika Bermedsos Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (kedua kiri) melakukan "multipoint videoconference" dengan petugas XL di Jakarta, Jumat (23/6)(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara akan melibatkan para tokoh agama untuk menanamkan etika penggunaan media sosial kepada masyarakat.

"Banyak yang cenderung memanfaatkan konten di media sosial dengan membawa nama golongan dan agama untuk memecah-belah bangsa ini," ujar Menkominfo di Jakarta, Jumat (30/6).

Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut Kementerian Kominfo mulai gencar berkomunikasi dengan para tokoh yang berasal dari lintas agama, yang dimaksudkan untuk menciptakan tata krama yang baik bagi masyarakat dalam menunjang eksistensi mereka di dunia maya.

"Sejak awal 2017, kami membangun hubungan mulai dari ulama Islam, karena yang paling banyak di Indonesia umat muslim. Minggu lalu saya juga sudah ke Keuskupan Jakarta, lalu ke Konferensi Wali Gereja Indonesia, kemudian akan saya teruskan ke tokoh-tokoh agama lainnya, seperti Hindu dan Budha, agar semuanya bergerak," ujar Rudiantara.

Mantan komisaris Indosat ini menilai pelibatan tokoh agama menjadi salah satu upaya yang penting dalam menunjang tata krama bermedsos, karena ada komunikasi khusus yang tercipta antara tokoh-tokoh tersebut dengan para umat beragama.

"Penyelesaian masalah media sosial ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tokoh agama dan masyarakat juga perlu terlibat. Jadi mulai sekarang semuanya harus bergerak," terang dia.

"Tuhan memang membuat kita berbeda-beda tapi bukan untuk berselisih, melainkan agar berlomba-lomba untuk kebajikan. Upaya ini tujuannya untuk memperkukuh persatuan dan kesatuan kita," tambah Menkominfo.

Sumber: ANTARA



Yohannes Abimanyu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH