Menkominfo dan Dewan Pers Bahas Regulasi Hak Penerbit Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate bertemu dengan jajaran Dewan Pers di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (21/3). Foto: Kominfo/AYH

MerahPutih.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate bertemu dengan jajaran Dewan Pers di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (21/3).

Dalam pertemuan itu, Menkominfo Johnny Plate mengajak semua pihak untuk meningkatkan kerja sama penyiapan regulasi hak penerbit untuk menghadirkan konvergensi industri media di Indonesia.

Baca Juga

Menkominfo Sebut Satelit Multifungsi Bisa Bantu Perataan Akses Internet

“Publisher rights bukan untuk mengatasi dominasi di saat munculnya the new e-commerce over the top. Tapi untuk membangun satu konvergensi industri media untuk menjaga agar lapangan usaha lebih berimbang, agar bisa hidup bersama-sama, yang saling memperkuat antara konvensional media dengan the new e-commerce over the top,” kata Johnny di Jakarta, Senin.

Lanjut Johnny, Dewan Pers dan konstituen telah bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran untuk menyusun naskah akademik berkaitan dengan regulasi hak penerbit. Menkominfo menyatakan naskah akademik tersebut ditargetkan rampung dalam dua minggu ke depan.

“Dalam rapat bersama Dewan Pers dan konstituen Dewan Pers, masih ada beberapa hal yang harus perlu disempurnakan. Mudah-mudahan dalam dua minggu ke depan kita bisa menyelesaikan naskah akademiknya,” ucapnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate usai pertemuan dengan Dewan Pers dan Task Force Media Sustainability di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (21/3/2022). Foto: Kominfo/AYH
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate usai pertemuan dengan Dewan Pers dan Task Force Media Sustainability di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (21/3/2022). Foto: Kominfo/AYH

Dari naskah akademik tersebut, Menteri Johnny menyatakan akan mengusulkan langsung kepada Presiden Joko Widodo untuk meminta hak inisiatif mengusulkan payung hukum berkaitan dengan publisher rights yang relevan.

“Termasuk pilihan payung hukumnya yang paling relevan dengan perundang-undangan yang ada di Indonesia. Karena yang terkait dengan publisher rights dan digital tersebar di banyak undang-undang,” jelasnya.

Politisi NasDem itu menjelaskan salah satu alternatif pengaturan hak penerbit dengan mengaitkan pada payung hukum yang sudah ada. Menteri Johnny menyebutkan beberapa regulasi yang sudah ada antara lain Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Undang-Undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran, maupun Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Jika pilihan dalam bentuk undang-undang, tentu akan berkoordinasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Apakah undang-undang baru atau revisi terhadap berbagai undang-undang? Untuk sementara ini, pilihan teknis yang paling mungkin adalah dalam bentuk Peraturan Pemerintah atau Peraturan Presiden, ini yang sedang kita exercise draft RUU-nya dalam bentuk dua payung ini,” jelasnya.

Baca Juga

Sukseskan MotoGP Mandalika, Kominfo Sediakan 5G Experience hingga Spektrum Frekuensi

Mengenai target implementasi payung hukum publisher right, Menteri Johnny menegaskan hal itu akan bergantung pada pilihan yang diusulkan.

“Apakah dalam bentuk undang-undang atau peraturan turunannya.. Sehingga nanti kita akan lihat payung hukum mana yang bisa kita selesaikan dengan cepat. Namun itu juga yang diimplementasikan dan mempunyai landasan hukum yang kuat,” ucap Johnny

Sementara itu, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers, Agus Sudibyo menuturkan, implementasi payung hukum publisher right tidak hanya menjadi kebutuhan di Indonesia. Kebutuhan itu telah menjadi fenomena global baik di Eropa, Australia, Kanada dan beberapa negara lain yang mengadopsi publisher right dalam konteks nasional.

“Jadi regulasi ini bukan regulasi yang menegaskan sikap antiplatform (digital), bukan sikap menutup diri dari transformasi digital. Tetapi untuk menciptakan sistem media yang seimbang dan setara,” katanya

Menurut Agus Sudibyo, jika ada kolaborasi antara media publisher dengan platform digital maka sejauh mungkin kolaborasi saling menguntungkan dan saling menghidupi.

“Yang lebih penting lagi adalah bagaimana kolaborasi ini berkontribusi besar terhadap upaya untuk membangun good journalism, good content dan ruang publik yang beradab. Selama ini ada problem di situ, di mana soal liability tanggung jawab platform ada beberapa pertanyaan, sekarang dengan regulasi ini coba diatur,” jelasnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Agus Sudibyo menjelaskan tentang kesetaraan perlakuan kepada industri media dan platform digital. Menurutnya, ketika industri media massa ketika membuat kesalahan dalam pemberitaan maupun konten, maka ada undang-undang yang mengatur seperti Undang-Undang Pers dan Undang-Undang Penyiaran.

“Jadi intinya media massa bertanggung jawab atas konten yang mereka sebarkan. Kami juga ingin platform global juga bertanggung jawab atas konten yang turut mereka sebarkan, meskipun itu bukan mereka yang membuat konten. Jadi similarity equality antara publisher dan platform ini yang ditekankan dalam undang-undang ini,” pungkasnya. (*)

Baca Juga

Gaung MotoGP Mandalika Diharapkan Jadi Berita Positif Indonesia di Mata Dunia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPN Naik Berlaku 1 April 2022, UU HPP Bikin Pajak Bertambah Rp 150 Triliun
Indonesia
PPN Naik Berlaku 1 April 2022, UU HPP Bikin Pajak Bertambah Rp 150 Triliun

Tax ratio berpotensi meningkat melalui beberapa peraturan dalam UU HPP yang akan diundangkan seperti perubahan UU Pajak Penghasilan (PPh) yang mulai berlaku pada 2022.

Polda Metro Usut Dugaan Penipuan Berkedok Perekrutan Satpol PP DKI
Indonesia
Polda Metro Usut Dugaan Penipuan Berkedok Perekrutan Satpol PP DKI

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap aparat Satpol PP DKI gadungan.

Presiden Jokowi Kukuhkan 68 Anggota Paskibraka 2021
Indonesia
Presiden Jokowi Kukuhkan 68 Anggota Paskibraka 2021

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengukuhkan 68 anggota Pasukan Pengibar Bendara Pusaka (Paskibraka) di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/8).

Libur Natal, 14.002 Wisatawan Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan
Indonesia
Libur Natal, 14.002 Wisatawan Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan

Dari 30.000 tiket yang disediakan pengelola secara online, tercatat sebanyak 14.002 pengunjung mengunjungi Ragunan pada Minggu (26/12).

Kontribusi Pajak dari UMKM Masih Sangat Minim
Indonesia
Kontribusi Pajak dari UMKM Masih Sangat Minim

Pemerintah juga mendukung pengembangan aspek akuntansi UMKM dengan mengamanatkan penyediaan sistem aplikasi pembukuan/pencatatan keuangan sederhana bagi UMKM secara gratis oleh pemerintah melalui PP No.7 tahun 2021.

Berikut Syarat Turis Asing Masuk ke Bali
Indonesia
Berikut Syarat Turis Asing Masuk ke Bali

Ada sejumlah syarat masuk bagi turis asing ke Bali seiring dengan dibukanya penerbangan internasional ke Pulau Dewata, 14 Oktober mendatang.

Kejagung Selidiki Kasus Dugaan Korupsi PT Taspen
Indonesia
Kejagung Selidiki Kasus Dugaan Korupsi PT Taspen

Kejaksaan Agung mulai menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi di PT Asuransi Jiwa Taspen periode 2017—2020.

Pemprov DKI Persilakan Puskesmas Beri Minyak Goreng Warga Divaksin Booster
Indonesia
Pemprov DKI Persilakan Puskesmas Beri Minyak Goreng Warga Divaksin Booster

Pembagian minyak goreng ke warga yang ikuti vaksinasi booster bukan merupakan program pemerintah daerah secara keseluruhan dan tak menggunakan anggaran APBD.

BMHS Gandeng Klinik Pintar Kembangkan Kualitas Layanan Kesehatan
Indonesia
BMHS Gandeng Klinik Pintar Kembangkan Kualitas Layanan Kesehatan

PT Bundamedik Tbk (BMHS) bersama dengan Klinik Pintar melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman untuk dalam upaya mengembangkan kualitas layanan kesehatan.

Erick Berharap PON Papua Memupuk Rasa Kebersamaan
Indonesia
Erick Berharap PON Papua Memupuk Rasa Kebersamaan

PON Papua resmi dibuka Sabtu (2/10) di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dan akan ditutup 15 Oktober mendatang.