Menko Polhukam Mahfud MD: Terlalu Dini 'Hakimi' Dewan Pengawas KPK Menko Polhukam Mahfud MD (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai bahwa lima orang Dewan Pengawas KPK yang telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo untuk periode 2019-2023 adalah orang-orang yang memiliki integritas baik.

Keberadaan mereka kata Mahfud, telah menepis kekhawatiran publik terhadap kualitas kinerja lembaga antirasuah itu.

Baca Juga:

Dewan Pengawas KPK Mulai Efektif Bekerja Januari 2020

“Memberi harapan bagi lebih baiknya KPK daripada yang dikhawatirkan sebelumnya,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (24/12).

Selain itu, Mahfud MD menyampaikan bahwa penilaian buruk atau tidaknya sebuah kepemimpinan tidak bisa dipandang terlalu dini.

Lima anggota Dewan Pengawas KPK
Para anggota Dewan Pengawas KPK yang baru dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara (Foto: ANTARA)

Bahkan dalam kepemimpinan KPK periode sebelumnya, banyak pihak juga pesimis dengan kepemimpinan Agus Rahardjo dan jajarannya. Namun faktanya, banyak yang memuji pula kinerja mereka.

“Berdasar pengalaman, pimpinan KPK yang baru terpilih selalu diragukan. Ketika Tim Agus Raharjo terpilih dulu, banyak yang meragukan tapi ternyata Oke, bagus,” jelasnya.

Maka dari itu, harapan besarnya adalah pengalaman itu pula bisa terjadi di kepemimpinan Ketua KPK baru yang dipimpin oleh Firli Bahuri.

“Mudah-mudahan yang sekarang pun begitu pula,” tutur dia.

Baca Juga:

Dewas KPK Minta Firli Bahuri Mundur dari Kepolisian

Mahfud pun berharap besar agar lima orang Dewas KPK tersebut dapat bersinergi dengan baik bersama lima orang komisioner KPK.

“Semoga Dewas dan Komisioner bisa bersinergi menguatkan pemberantasan korupsi,” pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Pengamat: Komposisi Dewas KPK Ibarat Tudung yang Bagus Tapi Makanannya Basi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Mensos Beri Santunan untuk Keluarga Korban Banjir Cipinang Melayu
Indonesia
Mensos Beri Santunan untuk Keluarga Korban Banjir Cipinang Melayu

Seusai melihat kondisi pengungsi, Juliari menemui ahli waris dari Siti Hawa (72). Setelah itu, dia memberikan santunan berupa uang sebesar Rp 15 juta kepada ahli waris Siti Hawa.

Cerita Dua WNI di Kamboja yang Sembuh dari COVID-19
Dunia
Cerita Dua WNI di Kamboja yang Sembuh dari COVID-19

Selama menjalani perawatan, kedua WNI mengkonsumsi obat-obatan seperti antimalaria, obat tidur dan pelancar BAB, vitamin E, A, C, D, minyak ikan serta beberapa vitamin lainnya untuk stamina tubuh.

 Pemprov DKI Akui Sejumlah Pompa Air Terendam Saat Banjir Kepung Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Akui Sejumlah Pompa Air Terendam Saat Banjir Kepung Jakarta

"Namanya air sudah meluap, lalu masuk ke lokasi pompa kita kan kita harus lakukan pengamanan juga. Akhirnya pompa kerendam, tuh," jelasnya.

Usut Kasus Suap Gratifikasi Rp46 M Nurhadi, KPK Garap Panitera Pengganti PT DKI
Indonesia
Usut Kasus Suap Gratifikasi Rp46 M Nurhadi, KPK Garap Panitera Pengganti PT DKI

Siti bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Sekretaris MA, Nurhadi.

Mudik Dilarang, Dishub Perketat Pintu Masuk Solo dan Tingkatkan Patroli Jalan Raya
Indonesia
Mudik Dilarang, Dishub Perketat Pintu Masuk Solo dan Tingkatkan Patroli Jalan Raya

Petugas meningkatkan pengawasan lalu lintas kendaraan di setiap pintu masuk dan keluar kota.

ICW: Resistansi MA di Kasus Nurhadi Berpotensi Obstruction of Justice
Indonesia
ICW: Resistansi MA di Kasus Nurhadi Berpotensi Obstruction of Justice

Pernyataan Abdullah agar hakim agung tidak bisa diperiksa penyidik lembaga antirasuah menyesatkan.

Gelar Simulasi Lockdown, Polisi: Kami tak Mau 'Underestimate'
Indonesia
Gelar Simulasi Lockdown, Polisi: Kami tak Mau 'Underestimate'

Setiap Polres tak bisa bergerak sendiri-sendiri

Anies Teken Ingub, Minta Kadis sampai Lurah Sosialisasi Pencegahan Corona
Indonesia
Anies Teken Ingub, Minta Kadis sampai Lurah Sosialisasi Pencegahan Corona

"Mengevaluasi kegiatan sosialisasi risiko penularan infeksi COVID-19 beserta pencegahan dan pengendaliannya ke masing-masing jajaran," tulis Anies

Enam Anak Buah Anies Sembuh dari COVID-19, Besok Siap Ngantor Lagi
Indonesia
Enam Anak Buah Anies Sembuh dari COVID-19, Besok Siap Ngantor Lagi

Penghentian aktivitas sementara dan bekerja dari rumah tersebut sesuai dengan Peraturan Gubernur

Jumlah Penumpang KRL Anjlok dari Sejuta Jadi 200 Ribu Per Hari
Indonesia
Jumlah Penumpang KRL Anjlok dari Sejuta Jadi 200 Ribu Per Hari

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat jumlah pengguna KRL semakin berkurang dalam dua pekan terakhir.