Menko PMK Tekankan Pentingnya Karantina Terbatas Tekan Penyebaran COVID-19 Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau vaksinasi corona dosis kedua pada nakes di RSUD Bung Karno, Solo, Jawa Tengah, Jumat (29/1). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyoroti melonjaknya kasus COVID-19 nasional beberapa hari terakhir.

Ia pun menekankan pentingnya karantina terbatas mulai tingkat desa/kelurahan sampai RT/RW untuk menekan penularan corona.

Baca Juga

Di Solo, Tidak Ada Nakes Terpapar COVID-19 Usai Divaksin

"Jadi rapat terakhir kabinet yang saya ikuti pada waktu itu presiden (Jokowi) menekankan kembali pentingnya tracing. Yang terkena corona diklasifikasi siapa yang OTG ringan, sedang berat, itulah yang dikarantina," kata Muhadjir di RSUD Bung Karno, Solo, Jawa Tengah, Jumat (29/1).

Mantan Menteri Pendidikan ini menegaskan Presiden Jokowi sudah lama menekankan pentingnya karantina terbatas menekan penularan corona, misalnya tingkat RT, RW, kelurahan, bahkan mungkin keluarga. Kemudian langkah berikutnya sampai pada tingkat treatment pengobatan itu bisa lebih cermat pelaksanaanya.

"Semua pihak harus berperan aktif menangani COVID-19. Menkes juga sudah keluarkan SE terkait mewajibkan rumah sakit untuk mengalokasikan bed minimal 40 persen untuk pasien corona agar tertampung semua. Jika melanggar kena sanksi," kata dia.

Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau vaksinasi corona dosis kedua pada nakes di RSUD Bung Karno, Solo, Jawa Tengah, Jumat (29/1). (MP/Ismail)
Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau vaksinasi corona dosis kedua pada nakes di RSUD Bung Karno, Solo, Jawa Tengah, Jumat (29/1). (MP/Ismail)

Ia mengakui kedatangannya di Solo ini bertujuan untuk mengecek pelaksanaan SE Menkes tersebut. Selain itu juga meninjau pelaksanaan vaksinasi dan gerakan nasional donor plasma konvalesen di daerah yang telah dicanangkan Wapres KH Ma'ruf Amin.

"Beliau Wapres (Ma'ruf Amin) telah mencanangkan gerakan nasional donor plasma konvalesen. Ini bisa digunakan untuk pilihan salah satu dari terapi pasien COVID-19 guna mempercepat membangkitkan imunitas pasien," papar dia.

Plasma konvalesen, lanjut dia, sudah terbukti manjur sembuhkan pasien COVID-19. Atas dasar tersebut, ia perlu melakukan monitoring mendorong penyintas COVID-19 secara sukarela untuk melakukan donor plasma konvalesen di PMI Solo sudah aktif apa belum.

"Sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan karena telah diselamatkan dari ancaman COVID-19, bentuk syukurn (penyintas COVID-19) ya menyumbangkan plasma konvalesen," tutup dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Vaksin Terbatas, Pemerintah Harus Utamakan Zona Merah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Libur Panjang Imlek, ASN dan TNI/Polri Dilarang Bepergian
Indonesia
Libur Panjang Imlek, ASN dan TNI/Polri Dilarang Bepergian

Pemerintah melarang aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, dan pegawai BUMN/BUMD melakukan perjalanan keluar kota selama libur panjang Imlek 2021

Kubu Moeldoko Tanggapi Santai Gugatan Partai Demokrat
Indonesia
Kubu Moeldoko Tanggapi Santai Gugatan Partai Demokrat

Darmizal, salah seorang loyalis kubu Moeldoko menanggapi santai gugatan yang dilayangkan Partai Demokrat terhadap para inisiator Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

Usai Diciduk Bareskrim, Maaher At-Thuwailibi Tidur di Rumah Tahanan
Indonesia
Piala Menpora: 297 Pemain dan Official 4 Klub Liga 1 Divaksin Corona
Indonesia
Piala Menpora: 297 Pemain dan Official 4 Klub Liga 1 Divaksin Corona

Sebanyak 297 pemain dan official empat Klub Liga 1 yang berlaga di Piala Menpora mendapatkan vaksinasi corona di pendopo Balai Kota, Jawa Tengah, Selasa (23/3).

Anies Akui Pendaftaran PPDB Bermasalah
Lainnya
Anies Akui Pendaftaran PPDB Bermasalah

Disdik DKI bakal melakukan perpanjangan masa pendaftaran hingga dengan Jumat 11 Juni 2021 mendatang, Pukul 14:00 WIB.

Takut Lawan Aturan Anies, Bioskop Takkan Izinkan Balita dan Lansia Masuk
Indonesia
Takut Lawan Aturan Anies, Bioskop Takkan Izinkan Balita dan Lansia Masuk

GPBSI telah bersepakat pada tiga pekan mendatang atau tanggal 29 Juli 2020 bioskop mulai beroperasi kembali

Penjelasan Polisi Soal Viral Tulisan Arab Melintang di Tengah Jalan Raya Bekasi
Indonesia
Penjelasan Polisi Soal Viral Tulisan Arab Melintang di Tengah Jalan Raya Bekasi

Tulisan ini pertama kali ditemukan warga setempat pada Selasa (17/11).

Menkes Akui Ada Kekurangan dalam Pendataan Penerima Vaksin COVID-19
Indonesia
Menkes Akui Ada Kekurangan dalam Pendataan Penerima Vaksin COVID-19

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui data penerima vaksinasi COVID-19 tahap awal terhadap para tenaga kesehatan masih ada kekurangan.

India Catat Angka Tertinggi, 49.000 Kasus COVID-19 dalam Sehari
Dunia
India Catat Angka Tertinggi, 49.000 Kasus COVID-19 dalam Sehari

Dilaporkan juga situasi kekurangan obat-obatan di rumah sakit sejumlah negara bagian.

RS Lapangan Marinir TNI-AL Diserbu Korban Bencana Banjir Bandang NTT
Indonesia
RS Lapangan Marinir TNI-AL Diserbu Korban Bencana Banjir Bandang NTT

BMKG memproyeksi siklon tropis bakal sering terjadi ke depannya karena pemanasan global