Menko Mahfud Buka-bukaan Isi Laporan Komnas HAM, Laskar FPI Bawa Senpi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD (HO-Youtube Kemenkominfo)

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengungkapkan salah satu isi laporan Komnas HAM soal investigasi terkait tewasnya enam Laskar FPI. Laporan ini baru saja diserahkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Disebut ada Laskar FPI yang membawa senjata saat mengawal Rizieq Shihab. Menurut Mahfud, mereka membawa senjata api, senjata rakitan dan senjata tajam yang dilarang undang-undang.

Baca Juga:

Komnas HAM: Laskar FPI dengan Polisi Sempat Saling Senggol dan Serang

" Itu sudah ada gambarnya semua," kata Mahfud dalam jumpa pers yang ditayangkan di kanal YouTube Kemenkopolhukam, Kamis (14/1).

Mahfud juga mengungkapkan dalam laporan Komnas HAM disebutkan peristiwa penembakan terjadi lantaran laskar FPI memancing polisi. Baku tembak terjadi karena adanya provokasi dari laskar yakni arahan untuk menabrak mobil polisi.

Petugas Komnas HAM memeriksa satu dari tiga mobil yang dikendarai polisi dan enam laskar FPI dalam kasus penembakan anggota FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21-12-2020). Setelah pemeriksaan terhadap tiga mobil yang digunakan saat kasus penembakan anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 tersebut, Komnas HAM akan menindaklanjuti hasil balistik, siapa saja yang menembak, dan cek darah dari anggota FPI. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.
Petugas Komnas HAM memeriksa satu dari tiga mobil yang dikendarai polisi dan enam laskar FPI dalam kasus penembakan anggota FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21-12-2020). Setelah pemeriksaan terhadap tiga mobil yang digunakan saat kasus penembakan anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 tersebut, Komnas HAM akan menindaklanjuti hasil balistik, siapa saja yang menembak, dan cek darah dari anggota FPI. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.

Menurut Mahfud, seumpama aparat tidak dipancing tidak akan terjadi penembakan. Fakta-fakta laporan Komnas HAM ini nanti akan dibuka ke publik "Nanti kita ungkap di pengadilan, kita tidak akan menutup-nutupi," ungkap Mahfud.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Ahmad Taufan Damanik menyatakan peristiwa tewasnya 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) di KM 50 tol Cikampek bukan pelanggaran HAM berat.

Ahmad menjelaskan indikator pelanggaran HAM berat misalnya, satu perintah yang terstruktur, terkomando, termasuk juga indikator isi, ruangan, kejadian, dan lain-lain. "Karena itu memang kami berkesimpulan ini merupakan satu pelanggaran HAM karena ada nyawa yang dihilangkan," kata dia.

Diketahui, Komnas HAM membuat tim khusus untuk melakukan investigasi terkait adanya dugaan pelanggaran HAM berat atas peristiwa tewasnya 6 laskar FPI saat mengawal Rizieq Shibab. Hasil dari investigasi tersebut telah selesai dan laporannya telah diserahkan pada pemerintah hari ini. (Knu)

Baca Juga:

Ini Kata DPR Soal Tindak Lanjut Rekomendasi Komnas HAM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Klaim tidak Pernah Tutupi Data COVID-19
Indonesia
Anies Klaim tidak Pernah Tutupi Data COVID-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengklaim jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dari awal tidak pernah menutup-nutupi data terkait kondisi COVID-19 di ibu kota

Keluar Jalur, Pesepeda Bakal Dibui 15 Hari
Indonesia
Keluar Jalur, Pesepeda Bakal Dibui 15 Hari

Evaluasi terkait pelaksanaan CFD sepenuhnya ada di tangan pemerintah provinsi DKI Jakarta. Jika keramaian itu dikhawatirkan jadi penularan virus Corona, maka pemerintah provinsi Jakarta bisa mengevaluasi.

Polisi Lakukan Tracing, Puluhan Warga Gambir Dites Swab COVID-19
Indonesia
Polisi Lakukan Tracing, Puluhan Warga Gambir Dites Swab COVID-19

TNI-Polri menyelengarakan swab test COVID-19 gratis untuk 50 warga yang kurang mampu di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (2/2) sore.

436 Rumah Warga Terkena Dampak Banjir di Jember
Indonesia
436 Rumah Warga Terkena Dampak Banjir di Jember

Banjir hingga ketinggian lebih dari satu meter. yang terjadi di Jember, Jawa Timur. Akibatnya, 436 rumah warga di daerah aliran sungai (DAS) Bedadung terkena dampaknya.

Masuki Massa Transisi di DKI, Pengguna KRL Melonjak
Indonesia
Masuki Massa Transisi di DKI, Pengguna KRL Melonjak

Penambahan jadwal ini melihat kecenderungan dalam tiga hari terakhir terdapat peningkatan jumlah pengguna sekitar 10 – 13 persen.

Polisi Tetapkan 69 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla di Indonesia
Indonesia
Polisi Tetapkan 69 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla di Indonesia

Mabes Polri menetapkan 69 tersangka terkait kasus kebakaran hutan atau Karhutla periode 1 Januari-21 Juni 2020.

53 Kabupaten/Kota Masuk Kategori Zona Tinggi COVID-19
Indonesia
53 Kabupaten/Kota Masuk Kategori Zona Tinggi COVID-19

COVID-19 kebanyakan penderitanya hanya memiliki gejala ringan 8 persen

Pemerintah Akui Kesulitan dalam Tracing COVID-19
Indonesia
Pemerintah Akui Kesulitan dalam Tracing COVID-19

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengakui, pihaknya masih kesulitan untuk melakukan tracing atau pelacakan kontak erat

Tanpa Ada Teladan Kiai, Protokol Kesehatan di Pesantren Bakal Sia-Sia
Indonesia
Tanpa Ada Teladan Kiai, Protokol Kesehatan di Pesantren Bakal Sia-Sia

Ini sebagai ikhtiar agar selamat dari penularan virus

Irjen Napoleon Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Irjen Napoleon Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Suap Djoko Tjandra

Sidang pembacaan surat tuntutan yang disusun oleh JPU untuk terdakwa Irjen Napoleon, rencananya akan dimulai sekira pukul 10.00 WIB.