Menko Luhut: Kami Dukung Upaya Menteri BUMN Menertibkan Garuda Indonesia Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan (MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.Com - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendukung upaya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dalam upaya melakukan penertiban perusahaan plat merah, Garuda Indonesia.

"Pernyataan Menteri BUMN sudah sangat tepat. Saya mendukung upayanya menertibkan aparat yang penyalahgunakan jabatannya dan melanggar sumpah jabatannya,” ujar Menko Luhut dalam keterangannya, Kamis (5/12).

Baca Juga:

Diberi Laporan Mahfud MD, Erick Thohir Waspadai Ancaman Radikalisme di BUMN

Seperti diketahui Menteri BUMN meminta kepada pejabat PT Garuda Indonesia dan semua pihak yang terlibat dalam penyelundupan barang mewah di dalam maskapai Garuda lebih baik untuk mundur daripada dicopot.

"Tentu kita mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Menurut informasi yang saya terima, kita masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan Bea Cukai terhadap komponen sepeda motor dan sepeda mewah yang dibawa melalui pesawat Airbus tersebut," ujarnya.

Menteri BUMN Erick Thohir pecat Dirut Garuda Indonesia
Menteri BUMN Erick Thohir di lingkungan istana kepresidenan Jakarta. ANTARA/Desca Lidya Natalia

"Tetapi jika ini benar dan dibiarkan saja, hal ini bisa mencederai upaya kita yang sedang mempromosikan iklim investasi yang baik dan transparan di Indonesia,” kata Menko Luhut di sela kunjungan kerjanya ke Cina bersama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara karena menyelundupkan komponen Harley Davidson. Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan hasil pemeriksaan Komite Audit.

"Saya sebagai Menteri BUMN akan memberhentikan Dirut Garuda," ujar Erick kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/12).

Erick mengungkap pemilik asli dari Harley Davidson ilegal yang diangkut menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia tersebut.

"Komite audit mempunyai kesaksian motor Harley Davidson diduga milik direksi Garuda berinisial AA," tegas Erick Thohir.

Baca Juga:

Erick Thohir Copot Dirut Garuda Indonesia

Ia tak menyebut secara jelas siapa AA yang dimaksud. Namun sebelumnya sempat beredar nama-nama orang yang terdaftar dalam manifestasi penerbangan garuda tersebut. berikut daftar lengkapnya:

Berdasarkan audit komite, Erick mengungkapkan pembelian komponen Harley-Davidson merupakan pesanan Ari melalui pegawainya. Ari sudah memerintah untuk mencarikan sepeda motor Harley-Davidson sejak 2018 lalu. Transaksi pembelian dilakukan pada April 2019 melalui rekening pribadi yang ditrasfer ke Amsterdam.(Pon)

Baca Juga:

Erick Thohir Kesal Pejabat Garuda Tumbalkan Anak Buah di 'Kasus Harley'

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH