Menko Luhut Diminta Fokus Kendalikan Harga dan Distribusi Minyak Goreng Minyak goreng kemasan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Marinves) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk untuk fokus mengurus pengendalian harga minyak goreng. Ia pun diminta fokus pada bahan baku dan distribusu dan tidak melebar ke berbagai bidang.

Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Sitorus menilai, adanya wacana audit terhadap lahan dan perusahaan sawit, tidak ada kaitannya dengan upaya menjamin pasokan dan mengendalikan harga minyak goreng.

Baca Juga:

Politikus PDIP Nilai Penunjukan Luhut Urus Minyak Goreng Berpotensi Timbulkan Konflik Kepentingan

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini menyebutkan, bila Luhut hanya mau tahu berapa produksi CPO dan minyak goreng, sebenarnya sangat mudah, yakni tinggal mengaudit pabrik kelapa sawit (PKS), periksa dokumen ekspor dan faktur penjualan perusahaan.

"Hal ini sebenarnya bukanlah tugas Menko Marinves. Itu tugasnya Kementerian Kehutanan-LH, Kementerian Keuangan, Kementerian ATR," papar Deddy dalam keterangannya.

Kedua, melakukan audit lahan, menurut Deddy, bukan saat yang tepat untuk dilakukan saat ini. Selain tidak ada kaitannya dengan urusan pengadaan minyak goreng, juga berpotensi menimbulkan konflik kepentingan atau "conflict of interest".

"Nanti Pak Luhut malah sibuk urus lobi-lobi pengusaha sawit yang selama ini mencaplok lahan negara di luar HGU nya. Terus kapan selesainya urusan minyak goreng ini," ujarnya.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Utara ini menilai, harga minyak goreng belum bisa dikatakan normal, juga tidak ada jaminan persoalan kelangkaan dan harga minyak tidak terulang di masa depan.

"Baiknya Pak Luhut fokuslah dulu, uruslah minyak goreng dan tidak melebar menjadi mengurus industri sawit," ujar Deddy.

Dia mengaku,sudah lama mengetahui tentang praktek pengusaha sawit, yang menguasai lahan di luar HGU, sistem plasma yang memiskinkan petani, manipulasi pajak dan sebagainya. Tetapi hal itu biarlah diselesaikan oleh kementerian teknis.

Menurutnya, hal itu setelah tata niaga dan sistem distribusi minyak goreng dapat diatasi secara sistemik dan jangka panjang.

"Kita harus terbiasa bekerja sesuai sistem, mekanisme dan regulasi. Tidak baik kalau selalu ad hoc dan bertindak seperti pemadam kebakaran. Audit lahan dan perusahaan itu harus sesuai kewenangan, regulasi, transparan dan tidak menimbulkan rumor miring," tuturnya. (Knu)

Baca Juga:

Syarat Perusahaan Bisa Ekspor Minyak Goreng

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perbaikan Atap Tribun Formula E Ditargetkan Rampung pada 2 Juni
Indonesia
Perbaikan Atap Tribun Formula E Ditargetkan Rampung pada 2 Juni

Panitia Penyelenggara Formula E Jakarta mengungkapkan, target perbaikan atap salah satu bagian tribun penonton yang ambruk rampung pada 2 Juni 2022.

Pemerintah Diminta tak Kaku soal Aturan Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi
Indonesia
Pemerintah Diminta tak Kaku soal Aturan Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi

"Pemerintah harus buat alternatif, jangan kaku, pemerintah harus punya solusi lain," ujar Rudi dalam keterangan pers kepada wartawan, Rabu (29/6).

Komposisi Anggota Pansus RUU Ibu Kota Negara
Indonesia
Komposisi Anggota Pansus RUU Ibu Kota Negara

Rapat Paripurna DPR RI Ke-11 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2021-2022 menetapkan 30 nama anggota DPR RI sebagai panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ibu Kota Negara (IKN).

Luhut Imbau Warga Jangan Keluar Negeri: Kalau Mau Masih Hidup, Silakan Ikuti
Indonesia
Luhut Imbau Warga Jangan Keluar Negeri: Kalau Mau Masih Hidup, Silakan Ikuti

“Kalau Anda masih pengen hidup. Kalau mau masih hidup (silakan ikuti), kalau enggak mau hidup ya silakan langgar,” tutup Luhut.

Hongaria Dilanda Unjuk Rasa Setelah Pemerintah Naikkan Pajak
Dunia
Hongaria Dilanda Unjuk Rasa Setelah Pemerintah Naikkan Pajak

Perdana Menteri Orban, yang terpilih kembali pada April, menghadapi tantangan terberat sejak ia naik ke kursi kekuasaan setelah menang telak pada pemilihan 2010.

[HOAKS atau FAKTA]: Kolektor Punya Ribuan Mobil Esemka Berbagai Tipe
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kolektor Punya Ribuan Mobil Esemka Berbagai Tipe

Artikel tersebut berjudul ”Kolektor mobil esemka asal Jawa Tengah mempunyai ribuan koleksi esemka dari berbagai tipe".

Logistik untuk Kontingen Jabar di Pon Papua Sedikit Terganggu
Indonesia
Logistik untuk Kontingen Jabar di Pon Papua Sedikit Terganggu

Berdasarkan situs resmi PON XX Papua 2021 per 3 Oktober 2021, Jabar menempati peringkat ketiga dengan perolehan 22 medali emas, 23 perak, dan 28 perunggu.

Wagub Jelaskan Beda Sikap Pemprov DKI soal Pencabutan Izin ACT dan Holywings
Indonesia
Wagub Jelaskan Beda Sikap Pemprov DKI soal Pencabutan Izin ACT dan Holywings

"Beda, ya. Kalau Holywings kan kasusnya sudah tersangka, sudah ditahan. Kesalahannya jelas. Kalau ini (ACT) kan di kepolisian sendiri masih dalam proses," kata Riza di Jakarta, Kamis (14/7).

Komisi I DPR Besok Kunjungi Rumah Jenderal Andika Perkasa
Indonesia
Komisi I DPR Besok Kunjungi Rumah Jenderal Andika Perkasa

Bobby tak menyebut di mana alamat rumah Andika

Erupsi Semeru, BPBD Lumajang Dirikan Tenda Pengungsian di 3 Lokasi
Indonesia
Erupsi Semeru, BPBD Lumajang Dirikan Tenda Pengungsian di 3 Lokasi

Tim BPBD Lumajang saat ini tengah mengupayakan untuk mendirikan titik pengungsian sektoral.