Menkeu Sesuaikan Kebijakan Buat Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Oktober 2023
Menkeu Sesuaikan Kebijakan Buat Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (ketiga kiri) memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/10/2023). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

MerahPutih.com - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) berjanji menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran lima persen pada tahun ini, dengan tantangan dinamika ekonomi global semakin tinggi.

KKSK akan melakukan penyesuaian, menggunakan dari mulai instrumen di market maupun dari sisi komunikasi kebijakan antara BI dan Kementerian Keuangan.

Baca Juga:

Kemenkeu Pelajari Model Bisnis TikTok Buat Tarik Pajak

Ketua KSSK yang juga Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan, KKSK menyiapkan paket kebijakan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.

Ia mengatakan paket kebijakan ini untuk merespons agar kondisi sektor riil, inflasi, nilai tukar hingga stabilitas sistem keuangan dalam negeri tetap terjaga.

"Kami sedang menyiapkan berbagai langkah paket kebijakan nanti agar sektor riil tetap terjaga, masyarakat kelas menengah terutama kelompok bawah daya belinya terutama dalam menghadapi El Nino bisa didukung melalui instrumen yang segera kita rumuskan," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menjelaskan, KSSK akan melaksanakan rapat berkala pada akhir Oktober untuk mengevaluasi secara teliti dan melakukan berbagai "stress test" dalam memastikan kondisi sektor keuangan tetap stabil.

Sri mengakui bahwa akan ada penyesuaian dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen secara berkelanjutan.

"Akan dilakukan berbagai langkah mengamankan. Ada adjustment pasti namun itu adalah di dalam untuk terus menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap bisa berjalan secara sustainable," katanya.

Saat ini, pemerintah dihadapkan pada kurs rupiah yang menunjukkan pelemahan menyusul semakin menguatnya mata uang greenback dolar AS, setelah pelaku pasar mengantisipasi potensi suku bunga tinggi dan menguatnya perekonomian di Amerika Serikat. (Knu)

Baca Juga:

Menkeu Klaim Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lampaui Ekspektasi Pasar

#Kemenkeu #Pertumbuhan Ekonomi
Bagikan
Bagikan