Menkes Terawan Izinkan Anies Lakukan PSBB di Jakarta Warga memutar kendaraannya saat akan melintas di depan spanduk imbauan penutupan akses jalan guna mencegah penyebaran COVID-19 di kawasan Tanjung Barat, Jakarta, Minggu (5/4). (ANTARA FOTO/MUHAMMAD AD

MerahPutih.com - Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto menyetujui permohonan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) wilayah Jakarta.

Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kementerian Kesehatan Busroni mengatakan, pemohonan PSBB Anies ditanda tangani Menteri Terawan Senin (6/4) malam kemarin.

Baca Juga

Pemilihan Wagub DKI Dinilai Langgar Maklumat Kapolri dan PSBB

"Sudah. DKI itu mengajukan yang pertama kalau tidak salah. Sudah ditandatangani tadi malam," kata Busroni saat dikonfirmasi, Selasa (7/4).

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berkunjung ke rumah sakit Mitra Keluarga, Depok, Jawa Barat, Senin (2/3/2020). Sebanyak 76 petugas medis di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok dirumahkan para petugas sempat berinteraksi dengan dua pasien yang positif terinfeksi virus corona. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berkunjung ke rumah sakit Mitra Keluarga, Depok, Jawa Barat, Senin (2/3/2020). Sebanyak 76 petugas medis di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok dirumahkan para petugas sempat berinteraksi dengan dua pasien yang positif terinfeksi virus corona. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww

Busroni mengaku, surat persetujuan PSBB baru akan dikirim ke Gubernur Anies pada hari ini. Untuk pelaksanaanya waktu merupakan kewenangan Pemprov DKI.

"Nah kuncinya sekarang bagaimana mereka melaksanakan, kapan akan dilaksanakan. Itu izin secara prinsip tertulis dikirimkan," jelas dia.

"Jadi seluruhnya itu ada di Pak Gubernur Anies Baswedan, monggo diatur sesuai dengan kemampuannya beliau di DKI secara keseluruhan, kemudian secara izin sudah diberikan," sambungnya.

Busroni mengatakan, persetujuan PSBB Anies bukan pertimbangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), tapi pertimbangan Gugus Tugas. Kata dia, penilaian PSBB Anies ialah aspek kesehatan, Keselamatan dan ekonomi.

Baca Juga

Puluhan Orang Tengah Fitnes dan Nongkrong Ditangkap karena Abaikan Social Distancing

"Tidak Kemenkes khusus, enggak, itu adalah tim. Ada tim dari Kemenhub, banyak tim di situ. Jadi tidak Kemenkes, ingat lagi, pemerintah," tutup dia.

Adapun Gubernur Anies Baswedan telah mengajukan permohonan PSBB di wilayah DKI pada 1 April 2020, tapi berlaku PSBB tanggal 3 April 2020. (Asp)

Kredit : asropihs


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH