Menkes Terawan Beri Santunan ke Keluarga Nakes yang Gugur Tangani COVID-19 Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan penghargaan dan santunan kepada keluarga tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan COVID-19. (FOTO ANTARA/HO-Kemenkes)

Merahputih.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan santunan secara langsung kepada keluarga tenaga kesehatan (nakes) yang gugur saat penanganan COVID-19 sebagai bentuk penghargaan negara.

“Berdasarkan arahan dari Presiden Joko Widodo saya diminta menyampaikan secara langsung santunan kepada keluarga,” ujar Terawan dalam keterangannya, Selasa (18/8).

Baca Juga

Strategi Sektor Sumber Daya Energi Hadapi Pandemi COVID-19 Berkepanjangan

Menkes turut menyampaikan duka cita mendalam seraya menguatkan hati para keluarga yang ditinggalkan. Ia juga berharap santunan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga para tenaga kesehatan yang telah meninggal dunia.

“Sungguh saya merasa sangat berduka dan kehilangan, saya berharap mudah-mudahan santunan dari Bapak Presiden bisa bermanfaat bagi keluarga para nakes yang telah gugur. Mereka adalah pahlawan kesehatan bagi bangsa dan negara,” jelas dia.

Menkes didampingi Sekretaris Jenderal Oscar Primadi dan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDMK) Abdul Kadir menyerahkan santunan dan penghargaan bagi empat ahli waris tenaga kesehatan yang telah gugur dalam penanganan COVID-19.

COVID
Ilustrasi penanganan jenazah pasien COVID-19. Foto: Istimewa

Dana santunan yang diberikan kepada para ahli waris sebesar Rp300 juta dan juga diberikan penghargaan pada nakes yang gugur.

Menkes menekankan bahwa hingga kini penularan COVID-19 masih terjadi di tengah masyarakat. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ada dengan selalu pakai masker, jaga jarak fisik dan cuci tangan pakai sabun.

“Mari kita berdoa agar bencana nonalam ini segera berlalu dan kita dapat kembali hidup normal seperti sebelumnya. Untuk itu, mari samakan langkah kita dengan mensinergikan seluruh komponan bangsa untuk menekan penularan COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin, disiplin dan disiplin,” beber Terawan Agus Putranto.

Menkes mengucapkan rasa terima kasih sekaligus penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para nakes atas dharma bakti dan dedikasinya dalam penanganan COVID-19 di Indonesia.

Baca Juga

Pemerintah Bersikukuh Tes CPNS Lanjut Terus Saat Pandemi COVID-19, DPR Manut

Hingga 11 Agustus 2020, sebagaimana dikutip Antara, Kemenkes telah menyalurkan Rp843 miliar insentif untuk para nakesyang terlibat dalam penanganan COVID-19. Insentif yang dibayarkan dari pemerintah pusat lebih dari Rp510 miliar dari pagu Rp1,9 Triliun, dan insentif daerah lebih dari Rp333 miliar dari pagu Rp3,7 triliun.

Sementara santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani COVID-19, jumlah yang disiapkan pemerintah sebesar Rp60 miliar yang dialokasikan untuk 200 orang tenaga kesehatan yang meninggal dunia. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua Relawan Jokowi Resmi Dipenjara karena Kasus Dugaan SARA
Indonesia
Ketua Relawan Jokowi Resmi Dipenjara karena Kasus Dugaan SARA

Bareskrim Polri resmi menahan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi-Amin (Projamin) Ambroncius Nababan.

Sepak Terjang Artidjo Alkostar, Sosok Pengadil yang Ditakuti Koruptor
Indonesia
Sepak Terjang Artidjo Alkostar, Sosok Pengadil yang Ditakuti Koruptor

Artidjo Alkostar merupakan salah satu mantan Hakim Agung yang ditakuti para koruptor. Pasalnya, pria kelahiran Situbondo, Jawa Timur itu tidak segan-segan memberikan hukuman berat bagi pelaku korupsi.

1,3 Juta Warga di Indonesia Sudah Divaksin COVID-19
Indonesia
1,3 Juta Warga di Indonesia Sudah Divaksin COVID-19

Sebanyak 1.363.138 orang di Indonesia telah disuntik vaksin COVID-19.

Praperadilan Irjen Napoleon Ditolak, Bareskrim Punya Bukti Kuat Dugaan Suap
Indonesia
Praperadilan Irjen Napoleon Ditolak, Bareskrim Punya Bukti Kuat Dugaan Suap

Suharno mengatakan putusan itu diambil setelah majelis hakim mempertimbangkan surat permohonan dan surat jawaban yang diajukan kedua belah pihak

Hadapi Kritik, Paus Fransiskus Tampil Kenakan Masker di Acara Publik
Indonesia
Hadapi Kritik, Paus Fransiskus Tampil Kenakan Masker di Acara Publik

Paus Fransiskus memakai masker untuk pertama kalinya dalam acara publik pada Selasa (20/10).

Cerita Bhabinkamtibmas Gambir Masuk di Zona Merah COVID-19
Indonesia
Cerita Bhabinkamtibmas Gambir Masuk di Zona Merah COVID-19

Tak jarang, ia mendengar keluhan dari beberapa pasien

Penyerangan Acara Midodareni, Kapolda Jateng: Tidak Ada Kompromi Kelompok Intoleran
Indonesia
Penyerangan Acara Midodareni, Kapolda Jateng: Tidak Ada Kompromi Kelompok Intoleran

Polda Jawa Tengah terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang masih melarikan diri.

Kodam Jaya Jamin Ketersediaan Tabung Oksigen di RS Darurat Wisma Atlet
Indonesia
Kodam Jaya Jamin Ketersediaan Tabung Oksigen di RS Darurat Wisma Atlet

Kodam Jaya memastikan ketersediaan tabung oksigen di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet mencukupi.

Polisi Informasikan Agar Sidang Rizieq Kembali Online Gegara Kericuhan Hari Ini
Indonesia
Polisi Informasikan Agar Sidang Rizieq Kembali Online Gegara Kericuhan Hari Ini

Diketahui, sejumlah simpatisan Rizieq datang ke depan PN Jaktim seusai salat Jumat atau sekitar pukul 13.10 WIB

Ini Kriteria Orang Yang Boleh Keluar Masuk Jakarta Saat Larangan Mudik
Indonesia
Ini Kriteria Orang Yang Boleh Keluar Masuk Jakarta Saat Larangan Mudik

SIKM bagi pelaku perjalanan bisa diajukan apabila bagi PNS dan karyawan swasta melakukan perjalanan dinas atau bisnis.