Menkes Setujui PSBB Provinsi Banten, Jabodetabek Lebih Terintegrasi Ilustrasi:Petugas mengambil sampel swab spesimen dari hidung ODP saat swab test di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (LABKESDA) Kota Tangerang, Banten, Kamis (2/4). (ANTARA/Fauzan/foc)

MerahPutih.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jabodetabek akan segera terwujud. Terakhir, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sudah menandatangani surat pengajuan PSBB yang diajukan Provinsi Banten.

Dimana sebelumnya wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan yang masuk Provinsi Banten mengajukan PSBB ke Kemenkes.

“Sudah (ditanda tangani),” kata Yuri kepada wartawan, Minggu (12/4) sore.

Hal itu tertuang dalam surat Keputusan Menteri Kesehatan No HK.01.07/Menkes/249/2020 tentang PSBB di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

“Memutuskan untuk menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)," tulis salah satu keputusan tersebut.

Sebelumnya, DKI Jakarta sudah menerapkan PSBB sejak Jumat (10/4) lalu. Sedangkan Jawa Barat yang terdiri meliputi Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor juga sudah disetujui Kemenkes pada Sabtu (11/4).

Rencananya, penerapan PSBB di Jawa Barat itu akan dilaksanakan Rabu (15/4).

Baca Juga: PSBB Bodebek Mulai 15 April 2020

PSBB
Foto udara lalu lintas kendaraan di jalan Prof Dr Soepomo, Jakarta, Ahad (12/4/2020) setelah diberlakulannya PSBB. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc)

Saat menggelar konferensi pers Minggu (12/4) sore Yuri berharap pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan segera terealisasi dan terintegrasi.

Baca Juga: Update COVID-19 Minggu (12/4): 4.241 Kasus Positif, 373 Meninggal Dunia

“Sehingga klaster Jabodetabek lebih terintegrasi untuk memudahkan aspek epidemiologisnya," kata Yuri.

Integrasi ini akan memudahkan penelusuran gugus tugas maupun pihak terkait di aspek epidemiologis atau pola kesehatan dan penyakit serta faktor yang terkait di tingkat populasi.

Yuri juga menilai, dengan integrasi yang mampu berjalan dengan baik dan efektif, diharapkan akan memutus rantai penyebaran virus corona baru ini, mengingat manusia merupakan faktor pembawa yang paling fatal dan mudah menularkan.

"Ini juga karena faktor pembawanya adalah manusia. Jadi aktivitasnya harus dikendalikan, agar kontak dekat, transmisi lokal bisa dikontrol secara maksimal supaya kita bisa menyelesaikan pandemi ini bersama-sama," kata dia.

Lebih lanjut, Yuri juga mengimbau masyarakat yang wilayahnya telah diberlakukan PSBB untuk patuh dan disiplin dengan aturan yang telah diberikan. (asp/knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Akui Masyarakat Protes Pemerintah Larang Mudik Lebaran
Indonesia
Gibran Akui Masyarakat Protes Pemerintah Larang Mudik Lebaran

Menanggapi keputusan tersebut, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengakui banyak masyarakat protes terkait larangan mudik Lebaran tahun ini.

Bantuan Tunai Mulai Distribusikan, Pemprov Minta Warga Sakit Tidak Hadir
Indonesia
Bantuan Tunai Mulai Distribusikan, Pemprov Minta Warga Sakit Tidak Hadir

Para penerima manfaat program BST tersebut mendapatkan bantuan sosial dalam bentuk dana tunai senilai Rp300 ribu per Kepala Keluarga (KK) selama 4 bulan.

Varian Baru COVID-19 Asal Inggris Ditemukan, Satgas Perketat Pintu Masuk ke Indonesia
Indonesia
Varian Baru COVID-19 Asal Inggris Ditemukan, Satgas Perketat Pintu Masuk ke Indonesia

Satgas Penanganan COVID-19 memperketat protokol kesehatan di seluruh akses pintu masuk bandara dan pelabuhan di Indonesia.

MAKI Ungkap 'King Maker' Skandal Djoko Tjandra: Pejabat Tinggi di Lembaga Hukum
Indonesia
MAKI Ungkap 'King Maker' Skandal Djoko Tjandra: Pejabat Tinggi di Lembaga Hukum

Boyamin kembali meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengusut sosok 'King Maker' tersebut

Kondisi Siswa Secapa TNI AD Sudah Tak Lagi Demam dan Batuk
Indonesia
Kondisi Siswa Secapa TNI AD Sudah Tak Lagi Demam dan Batuk

Yurianto meminta masyarakat tidak panik

Kejati Bali Belum Tentu Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx
Indonesia
Kejati Bali Belum Tentu Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx

Selanjutnya, perkara ini ke depannya segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Denpasar

COVID-19 Bikin Seleksi Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc Tertunda
Indonesia
COVID-19 Bikin Seleksi Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc Tertunda

Penundaan itu dipilih agar kualitas dan kompetensi calon hakim tidak turun

Muncul Petisi Tolak Kenaikan RKT DPRD DKI Rp888 Miliar
Indonesia
Muncul Petisi Tolak Kenaikan RKT DPRD DKI Rp888 Miliar

Andy menyatakan menolak keinginan DPRD DKI untuk menaikkan gaji dan tunjangan

Penahanan Anggota TNI AU yang Nyanyikan 'Marahaban Rizieq Shihab' Sesuai Prosedur
Indonesia
Penahanan Anggota TNI AU yang Nyanyikan 'Marahaban Rizieq Shihab' Sesuai Prosedur

“Jadi tidak langsung dihukum juga. Itu emang sudah prosedur karena kita kan TNI punya prosedur sendiri kalau ada anggota yang melanggar,” jelasnya.

TNI Diminta Jadi Relawan Penyuntikan Vaksin COVID-19
Indonesia
TNI Diminta Jadi Relawan Penyuntikan Vaksin COVID-19

Ridwan Kamil yakin anggota TNI dan perwira ini, sangat diharapkan sebagai inspirasi sebagai benteng kedisiplinan penanganan COVID-19 sambil menunggu vaksin.