Menkes Bocorkan 'Rahasia' Corona Belum Sampai di Indonesia Wabah Virus Corona (Foto: Antara/Pixabay)

Merahputih.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto membeberkan 'rahasia' belum adanya virus corona yang menjangkiti ratusan juta rakyat Indonesia.

Menurut Terawan, hal itu berkat kekuatan doa dimana virus mematikan itu tak kunjung masuk ke wilayah Indonesia.

“Secara medis (karena) doa. Semua karena doa. Saya yakin doalah itu (yang membuat negatif dari paparan virus korona),” ujar Terawan kepada wartawan, Minggu (17/2).

Baca Juga:

Singapura Informasikan 58 Positif Virus Corona

Ia meminta masyarakat tidak khawatir terhadap keberadaan ratusan WNI yang sempat diobservasi dari Wuhan.

Karena saat ini mereka dilengkapi semacam sertifikat kesehatan yang menyatakan terbebas dari paparan virus corona (Covid-19).

“Semua dalam kondisi sehat, semua berbahagia," kata purnawirawan jenderal TNI bintang tiga ini.

Antispasi wabah virus corona
Antispasi virus corona. (Ant)

Pemerintah juga telah melengkapi dengan sertifikat kesehatan dari hasil pemeriksaan, pemantauan selama observasi di Natuna.

Baca Juga:

Apple Akan Buka Kembali 5 Store di Beijing? Enggak Takut Virus Corona?

Tak hanya itu, perwakilan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) ikut bersama menjemput dari Natuna dan mengantar hingga ke Bandara Halim Perdanakusuma.

“Beliau bisa melihat langsung, kita sangat terbuka dalam informasi, tidak ada yang disembunyikan,” tuturnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terdakwa Korupsi Jiwasraya Hendrisman Rahim Reaktif COVID-19
Indonesia
Terdakwa Korupsi Jiwasraya Hendrisman Rahim Reaktif COVID-19

"Kita akan melaksanakan (rapid test kepada hakim) karena ada gejala seperti itu. Kemarin juga sudah, nanti ada lagi," ungkapnya.

Syarat Masuk Kawasan Malioboro Liburan Long Weekend Maulid Nabi
Indonesia
Syarat Masuk Kawasan Malioboro Liburan Long Weekend Maulid Nabi

Pemerintah Kota Yogyakarta memperketat penerapan protokol kesehatan di kawasan Malioboro menjelang liburan panjang akhir bulan Oktober 2020.

Survei LSPP: Enos-Yudha Unggul di Pilkada Oku Timur
Indonesia
Survei LSPP: Enos-Yudha Unggul di Pilkada Oku Timur

Dengan prosentase pasangan Enos-Yudha sebesar 23,49 persen.

Ratusan Eks Napi Asimilasi Kembali Berbuat Pidana
Indonesia
Ratusan Eks Napi Asimilasi Kembali Berbuat Pidana

Proses hukum ratusan napi ini ditangani 19 polda.

Update COVID-19 Selasa (18/8): Pasien Positif Tembus 143 Ribu Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (18/8): Pasien Positif Tembus 143 Ribu Kasus

Sementara itu, sebanyak 78.394 suspek COVID-19

[HOAKS atau FAKTA]: Gantikan Ma'ruf Amin, Prabowo Bakal Jadi Wapres Dampingi Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gantikan Ma'ruf Amin, Prabowo Bakal Jadi Wapres Dampingi Jokowi

Setelah mendengarkan seluruh isi video, diketahui bahwa video tersebut merupakan pembacaan dua artikel yang berasal dari gelora.co dan cnnindonesia.com.

[Hoaks atau Fakta]: Bank Indonesia Bagi Bagi Uang ke Rekening Pribadi
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Bank Indonesia Bagi Bagi Uang ke Rekening Pribadi

Bank Indonesia juga melakukan klarifikasi di akun Instagram resminya @bank_indonesia bahwa bank tidak pernah menerima atau mengirim transfer dana langsung pada masyarakat.

Polisi Telusuri Duit Djoko Tjandra ke Pegawai Imigrasi
Indonesia
Polisi Telusuri Duit Djoko Tjandra ke Pegawai Imigrasi

Penyidik telah menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari pihak Dirjen Imigrasi Kemenkumham.

Pemerintah Harus Jelaskan Mekanisme Pengangkatan Dewas Indriyanto Seno Adji
Indonesia
Pemerintah Harus Jelaskan Mekanisme Pengangkatan Dewas Indriyanto Seno Adji

Pemerintah perlu menjelaskan mekanisme mengangkatan Indriyanto Seno Adji sebagai anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggantikan Artidjo Alkostar

Pemprov DKI Alokasikan Anggaran Rp851 M untuk Normalisasi Sungai
Indonesia
Pemprov DKI Alokasikan Anggaran Rp851 M untuk Normalisasi Sungai

"Normalisasi jalan, bahkan kita menganggarkan tidak kurang dari Rp851 miliar," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria