Menjomlo 17 Tahun Seorang Pria Minta Obat ke Dokter, Jawabannya Mengejutkan! Jawaban mengejutkan dokter pada pria yang mengaku cemas telah menjomlo 17 tahun (Foto: pixabay/wokandapic)

BARU-BARU ini publik Tanah Air tengah dihebohkan tentang peristiwa seorang pria berusia 56 tahun asal bekasi, yang tewas gantung diri. Penyebabnya diduga lantaran depresi karena melajang lebih dari setengah abad.

Berbicara soal jomlo, ada sebuah kisah yang cukup mengejutkan. Kisah tersebut berasal dari kanal komunitas di website alodokter.

Baca Juga:

Awas! Depresi Bisa Bikin Ukuran Otak Menyusut

Seorang pria bernama Darmantra meluncurkan sebuah pertanyaan pada seorang dokter. Dirinya mengaku sudah menjomlo selama 17 tahun. Karena itu dia pun merasa takut dan cemas dengan masa depannya.

Menjomlo selama 17 tahun, seorang pria mengaku sangat cemas akan masa depan (foto: pixabay/stocksnap)

Menjawab pertanyaan dari pria itu, dr Yusi Capriyanti menjelaskan. Jika hingga saat ini belum ada obat untuk jomlo karena jomlo bukanlah penyakit.

Melihat keluhan dari pria tersebut, sang dokter lantas memberikan beberapa pesan pada pria tersebut, agar jangan takut dengan masa depannya.

"Belum memiliki pasangan bukanlah hal yang perlu Anda takutkan. Usia Anda yang masih remaja masih memiliki banyak kesempatan untuk memiliki hubungan dengan lawan jenis di masa depan" ucap dr Yusi Capriyanti, seperti yang dilansir dari laman alodokter.

Baca Juga:

Penelitian Menyebutkan, Anggur Merah Ternyata Bisa Mengurangi Depresi dan Kecemasan

Selain memberikan semangat untuk jangan takut dengan masa depan. dr Yusi juga menyarankan pria tersebut untuk melakukan berbagai hal guna membuat lawan jenis lebih tertarik.

"Asahlah kelebihan diri Anda agar menjadi lebih baik lagi, dengan kelebihan Anda maka bisa membuat lawan jenis lebih tertarik" lanjutnya.

Dokter mengatakan perluas pergaulan sangat penting, tapi harus positif (Foto: pixabay/sasint)

Dalam hal ini, yang dimaksud ialah pria tersebut harus berfokus pada masa depannya, agar memiliki sebuah masa depan yang lebih baik dan gemilang.

Lalu menurut dr Yusi, memperluas pergaulan pun sangat penting. Tapi dengan syarat harus tetap memilih pergaulan sehat yang menunjang masa depan agar tidak terjerumus dalam hal-hal negatif.

Dokter juga menyarankan, perbanyaklah aktivitas yang membangun dan bersifat positif di luar rumah, seperti halnya marching band, naik gunung, ikut organisasi seperti OSIS, rajin berdoa serta berbakti kepada orang tua. (Ryn)

Baca Juga:

Awas! Keseringan Main Gadget Bisa Bikin Anak Depresi

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala