Menjemur Masker di Sinar Matahari Tak Cukup Ilustrasi (Foto: Pixabay/Al3xanderD)

SAAT ini masker menjadi menjadi sangat dibutuhkan guna mencegah penyebaran virus corona baru atau COVID-19. Bagi masyarakat umum, masker kain yang bisa dipakai berkali-kali dapat menjadi pilihan. Kamu hanya tinggal rajin mencucinya agar kembali steril.

Namun, ketika kamu mengeringkan masker, membiarkannya di sinar matahari terik bukanlah cara terbaik. Hal itu karena menurut asisten profesor di departemen hygiene di Universitas Kedokteran Varna, Bulgaria, Dimitar Marinov untuk membunuh pantogen membutuhkan suhu yang lebih tinggi.

Baca juga:

Bill Gates Ajak Para Pemimpin Dunia untuk Perangi Virus Corona

Jika kamu tak memiliki pengering di rumah, menyetrika atau memasukan masker ke oven bersih selama 20 menit di suhu 70 derajat Celcius bisa menjadi alternatif. Hal itu dilakukan ketika masker kamu dicuci menggunakan deterjen. Namun jika kulitmu sensitif terhadap deterjen dan tak sempat mengeringkannya, ada solusi lain.

Banyak cara mensterilkan masker (Foto: Pixabay)
Banyak cara mensterilkan masker (Foto: Pixabay)

Kontributor senior Forbes, Tara Haelle menyarankan kamu bisa menyemprotkan larutan pemutih lima persen dan biarkan mengering di udara. Jangan pula menggunakan produk seperty Lysol dan disinfektan lain jika label produk menyatakan bisa mengiritasi kulit.

Baca juga:

Fakta dan Misteri Seputar Tenggelamnya Titanic, Kapal Mewah Nan Angkuh

Ketika mencuci masker, kamu bisa menempatkannya bersama pakaian lain di mesin cuci. Jika ingin memberikan disinfektan tambahan, klorin atau pemutih warna bisa menjadi pilihan, ucap ahli mikrobiologi di University of North Carolina di Chapel Hill, Amerika Serikat, Rachel Noble, seperti dilansir Channel News Asia.

Kamu bisa merebus masker namun jangan terlalu sering (Foto: Pixabay/webentwicklerin)
Kamu bisa merebus masker namun jangan terlalu sering (Foto: Pixabay/webentwicklerin)

Sementara jika kamu khawatir warna masker akan rusak, memcuci menggunakan tangan tak menjadi masalah. Gosok masker yang dudah direndam deterjen selama 20 detik dalam air hangat. Saran itu diutarakan oleh hli dermatologi di Dermatologist Consultant, Georgia, Amerika Serikat, Emily de Golian.

Merebus masker selama lima menit juga direkomendasikan. Namun, kelemahannya bahan akan cepat rusak setelah beberapa kali rebusan. “Masker wajah kain waktu pakainya bisa seumur hidup. Barang ini bisa memburuk seperti halnya sprei," kata Noble.

Jika ingin aman, Noble merekomendasikan untuk tidak merebusnya lebih dari 10 kali. Sehingga merebus masker bisa dilakukan seminggu sekali. (Yni)

Baca juga:

Hemat dan Jangan Buang Makananmu Saat #DirumahAja


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH