Menjelajahi Curug-Curug di Cianjur Curug-curug di Cianjur sungguh mempesona. (Foto: instagram/info_spotwisata)

CURUG seolah bertebaran di wilayah Bumi Parahyangan ini. Curug-curug di Cianjur baik yang masih perawan atau yang kerap didatangi oleh pelancong. Melepaskan kepenatan dari rutinitas bisa jadi sangat cocok di curug-curug ini.

Deburan air yang turun dari ketinggian menciptakan deburan seolah musik orkestra alam. Belum lahgi kesejukan air dan udara yang dingin menambah sensasi liburan yang tepat. Kalau beruntung dapat melihat pelangi di sekitaran curug, menambah pesona alam yang apik.

Cianjur menyimpan banyak curug yang layak dikunjungi.


1. Curug Citambur menyemburkan air dari ketinggian 100 meter

curug citambur
Curug Citambur yang bergemuruh suaranya. (Foto: instagram@explore_cianjurselatan)


Curug ini berada di Desa Karang Jaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Debit air dari sungai di atas sangat deras. Air yang turun dari ketinggian 100 meter membuat gemuruh kolam yang ada di bawahnya. Karena derasnya air yang turun cipratan airnya seolah menjadi kabut tipis di sekeliling air terjun ini. Bawa baju salin bila mengunjungi Curug Citambur, karena cipratannya membasahi baju dan rambut. Disarankan mengunjungi curug ini di musim hujan. Debit airnya besar dan deras.


2. Curug Cibeureum masuk dalam wilayah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

curug cibeureum
Curug Cibeureum yang paling populer. (Foto: instagram@zoelieantoe)


Lokasi sangat dikenal orang, masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Curug Cibeureum adalah salah satu atraksi wisata di taman nasional ini selain Curug Cikundul dan Curug Cidendeng. Dibandingkan dengan Curug Citambur, maka Curug Cibeureum pendek. Ketinggian tebingnya hanya mencapai 40 meter. Lokasinya terbuka dengan gazebo di pinggirnya. Curug ini termasuk yang paling populer. Loaksi curug masuk dalam wilayah Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

3. Curug Ciismun punya banyak sisi untuk difoto

curug ciismun
Lokasi perburuan para fotografer. (Foto: instagram@rie_mustikawati)


Biasanya Curug Ciismun ini menjadi lokasi favorit para fotografer. Keindahannya memang pantas untuk diabadikan. Curug ini masuk wilayah yang sama dengan Curug Cibeureum di Desa Sindangjaya. Karena pesonanya yang sangat camera friendly, tak mengherankan bila foto curug ini banyak betebaran di media-media sosial.


4. Curug Luhur yang jauh dari keramaian

curug luhur
Curug yang tersembunyi. (Foto: instagram@rizki_syafari)


Curug ini berada di lokasi yang jauh dari keramaian, berbeda dengan curug-curug lainnya. Sangat terasa bila kamu ingin berlibur di alam. Tidak ada hiruk pikuk yang ada hanyalah suara-suara alam saja. Sejauh memandang hanya rerimbunan pepohonan yang menghijau. Suara paling keras hanyalah berasal dari air yang terjun dari atas menimpa kolam di bawahnya. Lokasinya masuk dalam wilayah Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur.


5. Curug Cikondang yang berada di perkebunan teh

curug cikondang
Curug Cikondang yang dipeluk perkebunan teh. (Foto: instagram@jenniferpakpahan)


Sebelum memasuki air terjun, kita sudah dipeluk dengan hijaunya daun-daun the. Ya, Curug Cikondang berada dekat dengan perkebunan the dan persawahan. Ini membuat pemandangan yang terlihat seperti lukisan dalam pigura yang ditempelkan ke dinding. Tentunya dengan demikian sangat cocok untuk mengambil foto dan diunggah ke media sosial, terutama instagram. Lokasi curug ini masuk dalam wilayah adminsitrasi Wangunjaya, Campaka, Kabupaten Cianjur. (psr)

Kredit : paksi


Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH