Menjelajah Wisata Kawah Putih di Era New Normal Bersama Travel Trip Wisata Kawah Putih mulai diramaikan kembali oleh Wisatawan (Foto: Mp/Prassso)

APA kabarnya tempat wisata Kawah putih? Sejak Maret lalu pandemi COVID-19 membuat seluruh sektor pariwisata lumpuh total. Tempat wisata beserta akses jalan ditutup demi memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19. Begitu pula dengan tempat wisata di Bandung ini.

Hal tersebut tentu sangat berdampak buruk bagi sejumlah bisnis di sektor pariwisata. Salah satunya yakni penyedia layanan perjalanan wisata Travel Trip.

"Kami enggak ada pemasukan sama sekali sekitar empat bulan. Kru kami pada nganggur," jelas owner Travel Trip, Ryan Adinoer Pratama kepada merahputih.com.

Baca juga:

Dari Air hingga Udara, ini 15 Destinasi Wisata Petualangan Terbaik Versi Kemenpar

Memasuki transisi new normal ini, sejumlah tempat wisata kembali dibuka. Tapi tentunya dengan aturan dan kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19.

Travel Trip membuka one day trip ke 3 wisata di kawasan Ciwidey, Bandung (Foto: MP/Prassso)

Travel Trip menyambut baik era kenormalan baru ini dengan mulai membuka open trip sejak 28 Juni 2020. Untuk trip yang terbaru, Travel Trip mengadakan open trip jelajah Ciwidey Bandung, dengan tujuan utama ke Wisata Kawah Putih.

Menurut Ryan pada trip di era new normal ini open trip dilaksanakan sesuai prosedur kesehatan COVID-19 dari pemerintah. "Seperti menjaga jarak, memakai masker, penggunaan hand sanitizer dan sebagainya," tutur pria yang akrab disapa Rayyen.

Open trip 19 Juli 2020 mendapatkan respon di luar dugaan. Antusiasme para traveler di era new normal sangat tinggi. Meski tak sebanyak sebelum pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Merahputih.com pun ikut di dalamnya untuk menyaksikan perjalanan wisata seru ini.

Menurut Rayyen untuk trip ke daerah Ciwidey biasanya sekitar 200-300 orang satu kali trip. Di era new normal ini jumlah peserta sengaja dibatasi hanya 120 pelancong.

Penjelajahan Kawah Putih Ciwidey

Minggu (19/7) pagi Tim Merahputih.com berkumpul bersama para peserta trip lainnya di titik kumpul di Wilayah Masjid Raya Al Azhom Tangerang pukul 04.00 WIB. Perjalanan merahputih.com X Travel Trip menggunakan bus berkapasitas sekitar 60 orang.

Perjalanan dimulai sekitar pukul 04.15 WIB. Bus mulai melaju dari wilayah Tangerang menuju kawasan Ciwidey, Bandung. Kondisi jalanan yang lenggang di pagi hari membuat perjalanan kali ini cukup lancar tanpa hambatan.

Baca Juga:

6 Destinasi Wisata Unik dan Melegenda di Lasem

Menariknya, saat perjalanan bersama Travel Trip, suasana di dalam bus terbilang sangat menyenangkan. Pemandu wisata Travel Trip sangat ramah, bersahabat dan lucu. Ada saja tingkahnya di sepanjang perjalanan, dari mulai karaokean bersama di bus, berjoget ria hingga bercanda tawa. Tak heran jika gelak tawa peserta yang ada di bus terdengar begitu meriah.

Saking menyenangkannya, perjalanan yang membutuhkan waktu sekitar empat Jam dari Tangerang menuju Bandung terasa begitu cepat. Tahu-tahu sudah sampai Ciwidey saja. Kami akhirnya tiba di kawasan Kawah Putih Ciwidey sekitar pukul 09.30 WIB.

Raut-raut wajah semringah para peserta begitu terasa saat sampai di sini. Mereka mengaku sangat senang akhirnya bisa kembali berlibur setelah lama #DiRumahAja karena pandemi.

Para peserta trip sangat senang akhirnya bisa berlibur kembali (Foto: MP/Prassso)

Sebelum memasuki kawasan Wisata Kawah Putih peserta harus mematuhi beberapa protokol kesehatan. Para pengunjung wajib memakai masker, melewati gerbang penyemprotan desinfektan otomatis, serta mencuci tangan dengan sabun di tempat yang telah disediakan.

Selain itu, seperti yang tertera pada papan pengumuman Wisata Kawah Putih, pengujung wajib menjaga jarak fisik, dilarang menyentuh hidung, mata dan mulut, tidak sedang demam atau memiliki gejala batuk. Kemudian disarankan melakukan pembayaran secara non tunai. Pengunjung bersedia menunggu bila area wisata melebihi kapasitas, dan kooperatif saat sedang ada kegiatan penyemprotan desinfektan.

Kawah Putih menerapkan sejumlah protokol kesehatan yang wajib dipatuhi oleh pengunjung (Foto: MP/Prassso)

Lalu, untuk angkutan umum ontang-anting yang mengangkut penumpang dari gerbang menuju lokasi menggunakan protokol kesehatan. Diberikan batas social distancing di setiap kursinya. Setiap mobil yang harusnya bisa mengangkut hingga sembilan orang hanya boleh untuk enam orang saja dengan posisi duduk berjarak.

Saat seluruh peserta trip sampai di Kawah Putih, panorama alam yang mengagumkan pun langsung terhampar di depan mata. Tanpa pikir panjang peserta trip langsung mengabadikan momen dengan latar belakang nan indah lewat kamera dan ponsel mereka masing-masing.

Kawah Putih tampak lebih lengang saat dibuka kembali di era new normal (Foto: MP/Prassso)

Suasana di Kawah Putih di era new normal ini sangat-sangat kondusif dan banyak ruang luas untuk berfoto. Hal itu dirasakan langsung oleh sejumlah peserta trip asal Tangerang, yakni empat sekawan, Dewi, Pipit, Desi dan Yuli.

Keempatnya sangat senang akhirnya dapat melancong lagi. Menjelajah Kawah Putih di era new normal bersama Travel Trip "Karena udah lockdown lama jadi kita bete, akhirnya kita mutusin ngikut travel tour di Travel Trip. Trip kali ini sih refreshing pokoknya seru banget, keren, kru-krunya juga ramah banget," ucap empat sekawan tersebut.

Mereka begitu gembira karena kegiatan kerja-pulang yang monoton selama pandemi akrhinya terbayar di open trip ini. "Sekarang bisa melihat pohon dan langit cerah seneng banget. Kesannya kayak norak gitu, pokonya ke 'uwuan' yang haqiqi lah," tambah keempatnya.

Kawah Putih menerima wisatawan setiap harinya mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Untuk tarif tiket masuk sebesar Rp25 ribu untuk wisatawan domestik, dan Rp75 ribu untuk wisatawan asing. Sementara untuk kamu yang membawa mobil akan dikenakan biaya tiket Rp150 ribu per mobil.

Tapi bila kamu menggunakan jasa open trip Travel Trip, tentunya kamu akan bisa lebih berhemat. Cukup membayar Rp195 ribu per orang, kamu sudah bisa mendapat pengalaman berwisata ke tiga tempat, yakni Kawah Putih, Rancaupas dan Pinisi Resto Situ Patenggang.

Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa langsung mengunjungi instagram @traveltrip_id atau website www.traveltrip.id. (ryn)

Baca juga:

Viral, Wisata Tersembunyi Negeri di Atas Awan Terus Didatangi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pulau Pahawang, Snorkeling, Diving dan Bercanda Bersama Nemo
Travel
Pulau Pahawang, Snorkeling, Diving dan Bercanda Bersama Nemo

Trip ke Pulau Pahawang, Lampung bersama #KembaliBerwisata membuka salah satu keindahan alam bawah laut Indonesia.

Jamur Pelawan, 'Truffle' Khas Negeri Aing
Kuliner
Jamur Pelawan, 'Truffle' Khas Negeri Aing

Sajian mewah saat Imlek di daerah Bangka.

Biji Ganja dalam Gulai Beulangong
Kuliner
Biji Ganja dalam Gulai Beulangong

Salah satu rempah yang bikin nama beulangong kontroversial.

Antisipasi Penyebaran COVID-19, Pendekar Waras Jaga Madiun
Travel
Cascara Hasil Fermentasi Kopi
Kuliner
Cascara Hasil Fermentasi Kopi

Dari aromanya, persis wine.

Staycation yang Aman dan Nyaman
Travel
Staycation yang Aman dan Nyaman

Tetap menjalankan protokol kesehatan.

Berburu Bunga Hias di Malam Takbiran
Tradisi
Berburu Bunga Hias di Malam Takbiran

Berburu bunga hias menjadi salah satu tradisi tahunan warga dalam menyambut hari raya Idul Fitri.

Cocok untuk Pemula, Simak Tips Mendaki Gunung Prau
Travel
Cocok untuk Pemula, Simak Tips Mendaki Gunung Prau

Mendaki gunung ternyata enggak bisa sembarangan.

Penggemar Harry Potter, Wajib Rasakan Wahana di Jatim Park 3
Travel
Penggemar Harry Potter, Wajib Rasakan Wahana di Jatim Park 3

Wahana di Jatim Park 3 ini di design persis dengan tempat-tempat yang ada di dalam film Harry Potter.

Ketika Laut Meninggalkan Nelayan Pulau Bangka
Tradisi
Ketika Laut Meninggalkan Nelayan Pulau Bangka

Nelayan memang menjadi salah satu yang terdampak, tetapi lebih dari itu, biota laut lah yang paling merasakan dampaknya