Image
Author by : ANTARA FOTO

Pulau Kaledupa merupakan salah satu pulau di gugusan kepulauan Tukang Besi yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Nama Kaledupa diambil dari 'Kauhedupa' yang memiliki arti kayu dupa, memiliki lingkungan yang lebih tenang dan seluruh pulau lebih hijau dibandingkan dengan pulau yang lain di Wakatobi. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Image
Author by : ANTARA FOTO

Pulau Kaledupa dikelilingi dengan pohon-pohon hutan mangrove dan kelapa di sepanjang pantai. Warga pulau tersebut memiliki kesadaran yang cukup tinggi untuk menjaga lingkungannya yang memang didominasi kekayaan alam bahari. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Image
Author by : ANTARA FOTO

Selain dapat mencegah abrasi laut, hutan bakau juga menjadi habitat Burung Maleo. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Image
Author by : ANTARA FOTO

Taman Nasional Wakatobi melakukan manajemen pengelolaan taman nasional. Manajemen pengelolaan taman nasional yang dibagi menjadi empat zona, yaitu zona pemanfaatan lokal, zona perlindungan bahari, zona pariwisata dan zona pemanfaatan umum. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Image
Author by : ANTARA FOTO

Kaledupa juga memiliki hutan mangrove terbesar di Wakatobi yaitu seluas 12,3 km persegi. Selain mangrove pantai, Kaledupa pun memiliki hutan mangrove dengan jenis Bruguira sp atau mangrove yang hidup di rawa daratan yang berada di Hutan Langgira. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Image
Author by : ANTARA FOTO

Image
Author by : ANTARA FOTO

Koral hidup yang berwarna-warni itu bukan sekedar menjadi potensi wisata bawah laut, namun juga berfungsi sebagai garda depan yang menstabilkan ekosistem bawah laut. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Image
Author by : ANTARA FOTO

Taman Nasional Wakatobi gencar mengampanyekan zona perlindungan bahari, yang tujuannya untuk perlindungan ekosistem. Taman Nasional Wakatobi bekerjasama dengan kelompok masyarakat melakukan patroli rutin mencegah oknum masyarakat yang melakukan pelanggaran. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Image
Author by : ANTARA FOTO

Pelanggaran yang sering terjadi di pulau Kaledupa yaitu oknum masyarakat melakukan perluasan lahan untuk perkebunan dengan memangkas lahan mangrove. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Kredit : rizkifitrianto