Menimbun Barang Ternyata Penyakit Gangguan Mental Kolektor memiliki pengetahuan pada barang-barangnya. (Pexels/Pixabay)

'MEMILIKI terlalu banyak barang tidak sama dengan memiliki gangguan penimbun barang.'

Ada kesamaan antara kolektor dan penimbun yaitu sama-sama memiliki banyak barang yang disukai daripada barang yang dibutuhkan. Lalu merasa berat hati saat harus menyerahkan barang yang mereka miliki. Keduanya dapat mengisi rumah mereka dengan benda-benda pilihan mereka. Jadi dimana perbedaannya? Mengapa kita melihat yang satu sebagai hobi dan yang lainnya sebagai gangguan mental?

Gangguan penimbun barang dikenali sebagai salah satu penyakit gangguan mental. Hal tersebut dituliskan dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, 5th Edition (DSM-5) yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association (APA) di tahun 2013.

Baca Juga:

Bagaimana Menghadapi Suami Narsis

timbun
Kolektor akan menyimpan barangnya dengan rapih. (Unsplash/Anne Nygard)

Melansir laman Lifehacker beberapa psikolog masih tidak yakin apakah mengumpulkan barang dapat berkembang menjadi penimbun atau sebaliknya, dan penyebab serta perawatan terbaik masih belum sepenuhnya dipahami.

Ciri-ciri utama gangguan penimbun barang adalah secara kompulsif memperoleh barang-barang atau benda apapun, mengalami kesulitan berpisah dengan barang-barang yang dimilikinya, dan tidak dapat mengatur serta mengorganisir dalam menyimpan, sehingga barang-barang ditimbun dengan terus menerus bertambah.

Sementara mengumpulkan atau mengkoleksi, cenderung lebih terkontrol. Kolektor mungkin masih kesulitan berpisah dengan barang favorit mereka, atau mungkin membeli lebih banyak barang daripada yang seharusnya. Tetapi mereka merawat koleksi mereka dengan hati-hati, mengatur dan mengaguminya.

Beberapa perbedaan lainnya sebagai berikut :

- Kolektor cenderung lebih terorganisir

Salah satu perbedaan terbesar antara kolektor dan penimbun adalah penimbun cenderung asal-asalan menumpuk barang di rumah mereka. Orang tersebut mungkin lupa atau tidak menyadari apa yang mereka miliki.

Kolektor, sebaliknya, biasanya mengatur temuan mereka. Benda berserakan di sekitar rumah. Namun mereka mungkin memiliki lemari atau ruangan yang didedikasikan untuk barang-barang yang dikumpulkan. Item dapat ditampilkan, diatur, atau disortir dengan cara tertentu.

Menurut penelitian yang mensurvei kolektor dan orang-orang dengan gangguan penimbun barang, 95% kolektor mengatur barang-barang mereka. Sementara kurang dari setengah penimbun mengatakan mereka tidak mengatur penyimpanan.

Baca Juga:

Waspadai Denial of Pregnancy Syndrome, Seberapa Berbahaya?

timbun
Menimbun barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan dan diperlukan. (Unsplash/Lance Grandahl)

- Kolektor peduli dengan barangnya

Dalam studi yang sama, kolektor lebih cenderung mencari item tertentu dan berusaha mempelajari lebih lanjut tentang objek yang mereka kumpulkan. Sementara penimbun kebalikannya. Mereka cenderung melihat sesuatu dan memutuskan untuk mendapatkannya.

Kolektor cenderung memiliki tema untuk koleksinya dan memiliki rencana dengan benda yang dikumpulkannya itu. Hanya 55% kolektor mengatakan bahwa mereka mengumpulkan barang yang bisa mereka dapatkan secara gratis; 95% membeli item untuk melengkapi koleksinya. Sebaliknya, 70% penimbun mengumpulkan item gratis, dan 87% membelinya.

- Penimbun mengganggu kehidupan sosial dan rumah tangga

Kolektor dapat bersosialisasi dengan orang lain tentang hobinya, berteman dengan kolektor, lain dan mendiskusikan barang-barang yang mereka kumpulkan. Studi ini juga menemukan bahwa kolektor lebih cenderung menikah dan memiliki kehidupan sosial yang sehat.

Di sisi lain, penimbun lebih cenderung menarik diri dari lingkungan sosial. Akibatnya mereka kerap mengalami masalah di berbagai lingkungan yang dekat dengan dirinya. Penimbun juga merasa tertekan dengan kekacauan mereka buat sendiri.

Sedangkan kolektor lebih cenderung membuka diri kepada orang lain dan bercerita tentang koleksinya. Kemudian memfungsikan ruangan dengan sebaik-baiknya demi pengaturan koleksinya. Sementara penimbun malah sebaliknya yang membuat ruangan di dalam rumah beerantakan.

Para penimbun cenderung mengalami kesulitan dalam pekerjaan, sosial, atau kehidupan rumah tangga akibat kebiasaannya itu. Kegiatan menimbun barang itu membuat fungsi-fungsi di dalam rumah mati. Seperti dapur yang tak dapat lagi digunakan untuk memasak karena penuh timbunan barang.

Perawatan untuk gangguan penimbun biasanya melibatkan terapi bicara seperti teknik terapi perilaku-kognitif. Kecemasan yang mendasari tentang membuang barang atau tidak 'membuang-buang' barang bisa jadi sulit untuk dihilangkan. (DGS)

Baca Juga:

Berkah Menjadi Seorang Introver

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kenali Elemen Kunci dari Layanan Konsumen
Fun
Kenali Elemen Kunci dari Layanan Konsumen

Kunci-kunci yang dapat menaikan standar pelayanan bagi konsumen.

Berwisata Selagi Mudik Jadi Obat Kangen Sekaligus Healing
Hiburan & Gaya Hidup
Berwisata Selagi Mudik Jadi Obat Kangen Sekaligus Healing

Namun, ketika mudik lewat jalur darat apalagi melewati jalur Pantura bahkan tak terlalu buru-buru sebaiknya mampir berwisata untuk healing.

Universal Studios Bakal Buka Super Nintendo World di AS
Travel
Universal Studios Bakal Buka Super Nintendo World di AS

Hanya akan sediakan satu wahana pertama.

Bawa Tren Baru, 4 Model Top ini Punya Tubuh Berisi
ShowBiz
Bawa Tren Baru, 4 Model Top ini Punya Tubuh Berisi

Inspirasi untuk body positivity.

#NextLevelPocky Hadrikan Formula Baru dan Pecahkan MURI
Fun
#NextLevelPocky Hadrikan Formula Baru dan Pecahkan MURI

Pocky pecahkan MURI dan beri formula baru untuk produknya.

Marvel Studios Mencari Sutradara Seperti Sam Raimi untuk Garap 'Fantastic Four'
ShowBiz
Marvel Studios Mencari Sutradara Seperti Sam Raimi untuk Garap 'Fantastic Four'

Sam Raimi sebelumnya pernah menggarap beberapa film Marvel.

Gedebage, Surganya Thrifting di Bandung
Hiburan & Gaya Hidup
Gedebage, Surganya Thrifting di Bandung

Di Bandung, Pasar Induk Gedebage sudah lama menjadi pusat nge-thrift

Begini Caranya Tidak Gugup Saat Kencan Pertama
Fun
Begini Caranya Tidak Gugup Saat Kencan Pertama

Kencan pertama itu bukan membuat terkesan.

Threego Berambisi Dorong Pertumbuhan Industri Kreatif Tanah Air
Hiburan & Gaya Hidup
Threego Berambisi Dorong Pertumbuhan Industri Kreatif Tanah Air

Threego merupakan grup perusahaan yang bergerak pada industri event dan komunikasi kreatif.

Ini Alasan Kata Sandi Minimal Harus 8 Karakter
Fun
Ini Alasan Kata Sandi Minimal Harus 8 Karakter

Segera ganti kata sandi apabila kurang dari delapan karakter.