Menilik Gestur Surrender Cobra yang Sering Ditemukan Pada Pertandingan Bola Surrender Cobra. (Foto ESPN)

KETIKA pertandingan sedang sengit dan membuatmu deg-degan, cobalah tengok orang-orang di sekelilingmu. Biasanya ekspresi wajah mereka sangat tegang dan mata mereka hanya terpaku pada bola yang ditendang kesana-kemari di atas rumput yang hijau.

Seketika bola memasuki gawang pertanda piala kejuaraan sudah ada pemiliknya, kamu pun akan melihat gestur surrender cobra yang dilakukan oleh para pendukung tim yang kalah.

Surrender cobra atau meletakkan kedua tangan di atas kepala pun bukan gestur tanpa alasan. Dilansir dari CNN, gestur ini adalah sinyal universal ketika sesorang mengalami kekalahan yang menyedihkan. Surrender cobra menandakan bahwa kamu telah putus asa pada tim yang didukung.

Surrender cobra. (Foto Daily Mail)
Surrender cobra. (Foto Daily Mail)

Jika menghadiri pertandingan final Euro 2020, kamu pasti akan menyaksikan para pendukung tim yang kalah melakukan gestur surrender cobra ini seperti gambar di atas.

Baca juga:

Gegara Adakan Nobar Euro 2020, Satpol PP Tegur Penjual Angkringan dan Restoran

Dikutip dari CNN, istilah surrender cobra ini pertama kali dikenal pada 2013 di kamus sepak bola Grantland college. Dalam kamus ini, surrender cobra didefinisikan sebagai pose yang sering diadopsi oleh penggemar yang menyaksikan kejadian olahraga yang tidak menguntungkan, dikarateristikkan dengan menggenggam kedua tangan di atas kepala sambil menghela napas dengan berat dan perlahan.

Surrender cobra pun menjadi viral karena tagar #surrendercobra di Twitter dan berbagai forum lainnya. Gaya ini pun jadi sering digunakan tidak hanya untuk sepak bola, tetapi hampir di semua olahraga.

Tidak hanya penggemar, surrender cobra juga dilakukan oleh para pemain ketika ia gagal mencetak gol atau kalah.

Meski terlihat nonsens, seorang ahli bahasa tubuh asal Australia, Allan Pease, memberikan penjelasan ilmiah soal gestur ini. Ia mengatakan bahwa surrender cobra mengingatkan manusia pada kenangan saat masih bayi. Surrender cobra meniru gerakan orangtua yang memegang kepala bayi untuk memberikan kenyamanan. Maka dari itu, gerakan ini dilakukan orang-orang ketika sedang sedih atau kecewa sebagai sumber kenyamanan untuk membuat diri merasa lebih baik.

Kedua lengan yang diletakkan pada area penglihatan seolah-olah berusaha memblokir dunia di sekitar kita dan melindungi kita dari tekanan dan ketegangan. "Kami telah menemukan bahwa gerakan ini (surrender cobra) digunakan oleh orang-orang di bawah tekanan, dari lapangan olahraga hingga ruang rapat di setiap negara," tambahnya.

Sobat Merah Putih, apakah kamu pernah melakukan gerakan ini ketika merasa kalah? (SHN)

Baca juga:

Lagu BTS ‘Butter’ Favorit Diputar di Final Euro 2020

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
COD Jangan Marah-Marah Dong
Fun
COD Jangan Marah-Marah Dong

Bayar dulu sebelum membuka paketnya ya.

Masker Wajah Corpse Paint Ala Black Metal
Fashion
Masker Wajah Corpse Paint Ala Black Metal

Masker wajah bermotif corpse paint ini menjadi produk terbaru Kaamos Cosmetics yang terlebih dahulu dikenalkan lewat crowfunding.

Setahun COVID-19, Bisnis Jamu Laris Manis
Hiburan & Gaya Hidup
Setahun COVID-19, Bisnis Jamu Laris Manis

Bisnis jamu tidak 'goyang' di tengah pandemi.

Iklan Baru untuk Tas Ikonik Chanel
Fashion
Iklan Baru untuk Tas Ikonik Chanel

Menampilkan sejumlah model dan figur publik yang dekat dengan rumah mode tersebut.

Konser Opening Sambut UEFA EURO 2020
Fun
Konser Opening Sambut UEFA EURO 2020

Dimeriahkan oleh musisi dan artis terkenal.

Kolaborasi Jio dan Google Hadirkan JioPhone Next
Fun
Kolaborasi Jio dan Google Hadirkan JioPhone Next

Apa keunggulan JioPhone Next?

Brodo X ONIC Rilis Film Dokumenter untuk Hapus Stigma Negatif Esports
ShowBiz
Brodo X ONIC Rilis Film Dokumenter untuk Hapus Stigma Negatif Esports

NIC Esports bersama Brodo merilis film pendek dokumenter berjudul "Mengapa Esports Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata".

Mitsubishi Pernah Digarap AMG Loh
Fun
Mitsubishi Pernah Digarap AMG Loh

Mitsubishi Debonair merupakan mobil dengan kemewahan yang sebenarnya.

'The Simpsons' akan Tayang dalam Episode Musikal
ShowBiz
'The Simpsons' akan Tayang dalam Episode Musikal

Pertama kalinya, serial The Simpsons hadir dalam versi musikal.

Gushcloud International Gabungkan Sisi Dunia Nyata dan E-sports
Fun