Kopi Tatungkuik, Ngopi Terbalik di Cuaca Dingin Kopi tatungkui. (Foto: instagram.com/muzammilsubarman)

SUMATRA Barat terkenal memiliki ragam kuliner luar biasa. Tak hanya sajian utama dan penganan, Ranah Minang juga punya jenis minuman terkenal yang wajib dicoba para pelancong.

Salah satu yang belakangan populer, yaitu kopi tatungkuik. Penyajian kopi dengan cara yang tidak biasa dari cara penyajian umumnya sehingga minuman itu dinamai 'kopi tatungkuik.

Cara minum kopi terbalik dapat ditemukan di sebuah warung bernama Lapau Nasi Putuih Basambuang di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Lapau Nasi Putuih Basambuang ini berada di Nagari Malalak Utara yang merupakan jalur alternatif penghubung Padang dan Bukittinggi.


1. Kopi disajikan di gelas terbalik

Kopi tatungkuik. (Foto: instagram.com/alexsandra613)
Kopi tatungkuik. (Foto: instagram.com/alexsandra613)

Kopi biasa disajikan dalam gelas yang dibalik dalam sebuah nampan. Kopi tidak tumpah karena tertahan berat gelas atau cangkir. Ketika diangkat, maka air akan keluar dari pinggir-pinggir memenuhi nampan.

"Gelas yang sudah berisi kopi dan diseduh air panas ditutup dengan piring kecil (tadah) lalu posisinya dibalik. Dalam pososo gelas terbalik kopi dihidangkan pada pembeli," kata pengelola warung M Yursal di Malalak, 48, seperti dikutip dari Antara.

Penyajian kopi dengan gelas terbalik dan dialasi tadah pertama kali dikenalkan di Malalak. Saat itu, usaha tersebut dirintis oleh adik M Yursal pada 2013 lalu. Ia kemudian melanjutkan usaha tersebut sejak sekitar empat bulan lalu karena sang adik pindah ke Kabupaten Dharmasraya.

Kredit : zulfikar


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH