Menikmati Citarasa Nusantara di Bumi Sampireun Vimala Hills Bumi Sampireun hadirkan kuliner bercitarasa Nusantara. (foto: Instagram @bumisampireun)

BAGI warga Jakarta, liburan singkat merupakan waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Tak sekadar berkumpul, tapi juga pergi sejenak dari keriuhan Ibu Kota. Bogor, Puncak, dan Bandung jadi tiga tujuan favorit keluarga Ibu Kota untuk pergi menikmati liburan singkat.

Tentunya berlibur bersama tak akan lengkap tanpa acara makan bersama. Untuk itu, kini hadir Restoran Bumi Sampireun Vimala Hills. Terletak di Kampung Pabuaran RT 006/RW 003, Kawasan Vimala Hills, Mega Mendung, Ciawi, Bogor, restoran bernuansa rumahan ini menyajikan kuliner bercitarasa Nusantara yang dekat di lidah. "Bumi Sampireun fokus mengembangkan portofolio kuliner Indonesia. Menu yang kami hadirkan ialah masakan Nusantara dengan modern twist," ujar konsultan PT Jaya Pangan Lestari Manpalagupta Sitorus saat ditemui Merahputih.com pada acara media gathering di Vimala Hills, Mega Mendung, Bogor, Kamis (16/8). Ia mengatakan nama 'sampireun' yang terdengar amat Sunda membuat banyak orang berpikir restoran ini hanya menyajikan menu makanan Sunda. Kata 'sampireun' dalam bahasa Sunda berarti 'tempat singgah'.

bumi sampireun
(foto: Instagram @bumisampireun)

Nama Bumi Sampireun sendiri bukan pemain baru dalam bisnis kuliner di Indonesia. Bernaung di bawah PT Jaya Pangan Lestari, Bumi Sampireun merupakan 'miniatur' dari restoran Talaga Sampireun yang berada di bawah naungan perusahaan yang sama. Jika Talaga Sampireun menyuguhkan pengalaman makan di tepi danau, Bumi Sampireun menawarkan konsep rumahan dengan lahan yang lebih sedikit. Meskipun demikian, outlet kedua di Vimala Hills tetap terasa luas, lega, dan sejuk. "Bumi Sampireun ini hadir untuk menjawab tantangan keterbatasan lahan. Dengan lahan yang lebih kecil, kami menghadirkan makanan dan servis yang sama," ujar Gupta.

bumi sampireun
(Foto: MP/Dwi Astarini)

Saat memasuki restoran, pandangan langsung mengarah ke perbukitan yang menjadi latar. Deretan saung tradisional berada di bawah ruang masuk utama. Setiap saung dilengkapi bantal duduk yang nyaman. Rumpun-rumpun bambu mengghampar di sekitar saung. Di hari yang cerah, Gunung Gelis bisa terlihat dari saung-saung tersebut. "Suasana sejuk di saung-saung ini terasa. Hal ini mengingat Vimala Hills terletak di ketinggian 600 meter di atas permukaan laut," jelas General Manager Vimala Hills Zaldy Wihardja, di acara yang sama.

Ia mengatakan kehadiran Bumi Sampireun di Vimala Hills tak lepas dari ketertarikannya dengan konsep yang ditawarkan restoran tersebut, yakni makanan alami dan tradisional yang amat cocok untuk daerah dingin seperti Puncak. "Saya suka konsepnya, amat menyeluruh. Restoran ini amat memperhatikan flow, arsitektur, dan kebersihan," ujarnya.

Dori dabu-dabu. (foto: MP/Dwi Astarini)



Dengan jarak tempuh yang tak terlalu jauh dari Ibu Kota, sekitar 1 jam melewati tol Jagorawi, restoran yang resmi dibuka pada Desember 2017 ini amat pas untuk dijadikan tempat makan bersama keluarga. "Kami menawarkan konsep natural. Selain untuk tempat makan bersama keluarga, restoran ini cocok utk meeting kantor," kata Sales and Marketing Manager Bumi Sampireun Vimala Hills Carnelisia Valia. Untuk itu, di restoran ini tersedi ruang VIP dan saung yang cukup besar untuk menggelar meeting kantor. Selain itu, masih ada fasilitas bagi keluarga dan anak-anak, seperti horse riding, taman dengan sangkar burung, dan fish feeding.

udang bakar madu
Ikan bakar madu. (foto: MP/Dwi Astarini)

Tak hanya suasana dan fasilitas, Bumi Sampireun pastinya menawarkan menu makanan yang lezat. Gupta menyebut masakan yang disajikan memiliki citarasa yang amat lekat dengan lidah orang Indonesia. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan pun merupakan yang terbaik, segar, dan rempah-rempah lokal.

Senada, Valia mengatakan bahwa ikan yang disajikan di Bumi Sampireun merupakan ikan segar berkualitas eskpor. Ikan dari penyuplai diendapkan dalam kolam air tawar yang ada di restoran sebelum dimasak. "Kita diamkan dulu 1-2 hari. Ini biar bau lumpur pada dagingnya hilang," jelas Valia. Selain itu, ada standar ketat dalam pemakaian ikan. Ia menyebut hanya ikan yang diambil hari itu yang dimasak.

Gurame parahyangan. (foto: MP/Dwi Astarini)

Untuk urusan menu, Bumi Sampireun menyediakan berbagai macam masakan Nusantara yang pasti lezat dan pas di lidah kamu. Ada berbagai sajian berbahan dasar ikan, seperti patin bakar bambu, gurame parahyangan, juga dori dabu-dabu. Ikan patin bakar bambu merupakan sajian andalan di restoran ini. Ikan patin dimasak dalam bambu hitam dengan berbagai bumbu rempah. Hasilnya, ikan yang empuk dengan rasa bumbu yang meresap. Yang tak kalah unik ialah gurame parahyangan yang dihidangkan dalam nampan berisikan daun selada, sohun, tauge, cincangan bawang putih, bawang merah, jahe, mangga muda, dan cabai rawit. Cara makannya, ikan gurame goreng tepung dibalut dengan daun selada lalu diberi sedikit tauge, sohun, cincangan bawang merah, bawang putih, jahe, mangga muda, dan cabai rawit lalu digulungdan dimakan. Rasa segar jahe dan empuknya ikan berpadu sempurna.

Jangan lewatkan juga sajian udang bakar madu yang jadi andalan di restoran ini. Selain berbahan dasar ikan, ada juga sajian ayam, seperti ayam pletok, yakni ayam yang diungkep dalam air kelapa lalu digoreng dan disajikan dengan sambal hijau dan kembang honje. Wangi honje membuat rasa ayam jadi istimewa. Sajian sayur pun tak kalah istimewa. Ada tumis kembang pepaya, tumis genjer, hingga botok daun pepaya yang bercitarasa manis dan gurih.

Nikmati juga makanan ringan, seperti jagung telur asing, serabi Solo, dan tape goreng. Biar makan makin lengkap, ada berbagai minuman segar khas Indonesia, seperti teh poci hangat, aneka jus segar, hingga kelapa muda.

menu bumi sampireun
Bumi Sampireun menghadirkan menu bercitarasa Nusantara. (foto: MP/Dwi Astarini)

Buat kamu yang berkunjung bersama anak-anak, jangan takut si kecil akan menolak makan. Pasalnya, Bumi Sampireun juga punya menu yang ramah anak. "Ada gurame terbang yang garing. Itu menu favorit anak saya. Juga ada soto ayam dan mi goreng yang pasti disukai anak-anak," saran Valia.

Tertarik berkunjung? Arahkan tujuan kamu di libur pendek kali ini ke Bumi Sampireun Vimala Hills yang terletak tak jauh dari exit tol Ciawi. Nantinya akan ada 2 gerai baru di Cikarang, tepatnya exit tol Cikarang Barat sebelah Mulia Industries, dan di Jalan Margonda Raya di dalam Kompleks D Mall, Depok.(dwi)

Kredit : dwi


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH