Menhub Budi Sebut Progres LRT Jabodebek Capai 79 Persen Menhub Budi Karya saat uji coba Light Rail Transit (LRT) LRT Jabodebek dari Stasiun TMII-Stasiun Harjamukti, Cibubur pergi pulang (PP), Minggu (15/11). ANTARA/HO-BKIP Kemenhub

MerahPutih.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ikut langsung melakukan uji coba sistem persinyalan Kereta Ringan atau Light Rail Transit (LRT) LRT Jabodebek dari Stasiun TMII-Stasiun Harjamukti, Cibubur pergi pulang (PP) pada Minggu (15/11).

Mantan pasien COVID-19 ini ingin memastikan proyek pembangunan LRT Jabodebek berjalan tepat waktu dan dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2022.

"Hari ini saya bangga bahwa anak bangsa membangun LRT dengan kemampuannya sendiri. Seperti, PT Adhi Karya yang telah berhasil membangun konstruksi jalur yang telah mendapatkan MURI, PT LEN yang telah memberikan dukungan sistem dengan tekonologi canggih, dan PT INKA yang membangun keretanya,” kata Menhub dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (15/11)

Baca Juga

'Long Span' Terakhir LRT Jabodebek Akhirnya Tersambung

Menhub Budi menjelaskan Presiden RI Joko Widodo menginginkan di kota-kota besar harus ada angkutan massal, untuk itu pembangunan transportasi massal seperti LRT memerlukan kerja sama yang baik dari berbagai pihak terkait, terlebih di masa pandemi yang harus memastikan pembangunannya tetap berjalan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Dengan kerja sama yang luar biasa, kita bisa membangun transportasi perkotaan yang bermutu tinggi. Kenapa Presiden Jokowi ingin di kota besar harus ada angkutan massa, yakni agar ada satu standar tertentu di mana banyak masyarakat dapat menggunakan angkutan massal dengan layanan yang baik. Pembangunan ini juga harus selesai tepat waktu dan dilaksanakan dengan patuhi protokol kesehatan," katanya.

Dalam tinjauannya menhub mengecek ruang kendali uji coba sistem persinyalan atau BOCC (Backup Operating Control Center) di Stasiun Harjamukti, Cibubur, serta membagikan masker ke pekerja yang menangani proyek LRT Jabodebek, agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pembangunan LRT Jabodebek Tahap 1 terdiri dari 3 (tiga) lintas pelayanan yaitu: lintas Cawang-Cibubur, Cawang-Dukuh Atas, dan Cawang-Bekasi Timur, dengan total panjang jalur sepanjang 44,43 Km yang melintasi 17 stasiun.

Sejumlah pengendara kendaraan melintas di dekat area proyek pembangunan infrastruktur Light Rail Transit (LRT) di ruas Jalan Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Sejumlah pengendara kendaraan melintas di dekat area proyek pembangunan infrastruktur Light Rail Transit (LRT) di ruas Jalan Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Hingga 6 November 2020, progres pembangunan LRT Jabodebek tahap I sudah mencapai 79,055 persen dengan rincian untuk Lintas Cawang-Cibubur 91,779 persen, Lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 75,162 persen, dan Lintas Cawang-Bekasi Timur 72,983 persen.

Kehadiran LRT Jabodebek, diharapkan dapat mempersingkat waktu tempuh perjalanan. Dengan headway atau waktu tunggu antar kereta 3-6 menit, waktu tempuh dari Cibubur sampai ke Dukuh Atas sepanjang 26 km dapat ditempuh selama 39 menit dengan kecepatan rata-rata 40 Km/Jam. Sementara, waktu tempuh dari Bekasi Timur sampai ke Dukuh Atas sepanjang 30 Km dapat ditempuh selama 45 menit dengan kecepatan rata-rata 40 Km/Jam.

Sementara jika menggunakan kendaraan pribadi waktu tempuhnya bisa 2 sampai 3 jam. Dengan adanya LRT Jabodebek diharapkan masyarakat beralih ke LRT sehingga dapat mengurangi kemacetan dan lebih ramah lingkungan.

Proyek pembangunan LRT Jabodebek dilengkapi dengan teknologi yang modern seperti: U-SHAPED GIRDER yaitu Teknologi girder berbentuk U yang diadaptasi dari Systra Perancis karena desainnya yang ramping, menyesuaikan dengan ketersediaan ruang di Jakarta. Kemudian, LRB (LEAD CORE RUBBER BEARING) yang merupakan pengembangan dari Elastomeric Bearing (EB) yang berfungsi untuk mengisolasi struktur jembatan dari pergerakan tanah akibat gempa.

Lalu selanjutnya, teknologi CLAMPING DEVICE yaitu Perangkat yang digunakan untuk menjaga posisi lateral rel namun tetap membebaskan gerakan longitudinal yang terjadi. Lalu, MOVING BLOCK yaitu Sistem persinyalan kereta terbaru dan pertama diterapkan pada LRT di Indonesia.

Kemudian, GOA 3 DRIVERLESS Grade of automation (GOA) yang diterapkan pada LRT Jabodebek merupakan kereta yang tidak menggunakan masinis (driverless) serta untuk menggerakan dan stop kereta dapat dilakukan secara otomatis. Serta, SANDWICH PANEL yaitu Desain stasiun yang futuristik dengan inovasi bahan baku berkonsep ramah lingkungan yang dapat memberi keamanan ekologis, serta higienis bagi manusia.

Saat ini, sebanyak 11 rangkaian dari total 31 rangkaian LRT telah dikirim oleh PT INKA (Persero) untuk dilakukan pengujian.

Proyek pembangunan LRT Jabodebek merupakan salah satu proyek strategis nasional, yang mulai dikerjakan oleh PT Adhi Karya sejak September 2015 dengan nilai proyek sebesar 22,8 Triliun Rupiah yang terdiri dari dua tahap pengerjaan.

Baca Juga

Pemprov DKI Lanjutkan Pembangunan LRT Fase II Pakai Rute Baru

Untuk pembangunan tahap kedua terdiri dari 3 (tiga) lintas pelayanan yaitu : lintas Dukuh Atas-Senayan, Cibubur-Bogor, dan Palmerah-Grogol, dengan total panjang jalur sepanjang 39 Km yang melintasi 8 (delapan) stasiun.

Turut hadir mendampingi Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, Kepala BPTJ Polana B. Pramesti, Direktur Utama PT Adhi Karya Entus Asnawi, dan Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menparekraf Ingatkan Hotel Isolasi OTG Jangan Jadi Klaster Baru Pekerja
Indonesia
Menparekraf Ingatkan Hotel Isolasi OTG Jangan Jadi Klaster Baru Pekerja

Wishnutama menjelaskan program ini akan mulai dijalankan lebih dulu di Jakarta dan daerah lainnya sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan

Pimpin Tim Pemulihan Ekonomi, Erick Thohir Bakal Hadapi Potensi Resesi
Indonesia
Pimpin Tim Pemulihan Ekonomi, Erick Thohir Bakal Hadapi Potensi Resesi

Penunjukan Erick Thohir didasari pertimbangan utama bahwa BUMN menggerakkan sepertiga perekonomian nasional

 Juru Bicara Pemerintah: Satu-satunya Jalan Hadapi Virus Corona Yakni Ubah Cara Hidup
Indonesia
Juru Bicara Pemerintah: Satu-satunya Jalan Hadapi Virus Corona Yakni Ubah Cara Hidup

"Mengendalikan penyakit ini kita harus ubah cara hidup. Ini yang kita maksud dengan gaya hidup baru, normal yang baru," terang dia.

Polisi Selidiki Penjambretan terhadap Pesepeda di Kawasan Medan Merdeka Barat
Indonesia
Polisi Selidiki Penjambretan terhadap Pesepeda di Kawasan Medan Merdeka Barat

Korban kebetulan berpangkat kolonel tengah bersepeda di kawasan Medan Merdeka Barat.

Piala Dunia U-20, Solo Butuh Rp29 Miliar untuk Penataan Kawasan PKL
Indonesia
Piala Dunia U-20, Solo Butuh Rp29 Miliar untuk Penataan Kawasan PKL

Penataan PKL akan dilakukan agar tidak mengganggu jalannya gelaran Piala Dunia U-20.

Joko Tjandra Disebut Berada di Indonesia, Menkumham: Di sistem Kami tidak ada!
Indonesia
Joko Tjandra Disebut Berada di Indonesia, Menkumham: Di sistem Kami tidak ada!

Direktorat Jenderal (Ditjen) diminta Imigrasi menyampaikan data-data kronologi status DPO Joko Tjandra

Bakal Dibuka, Ini Aturan Main Baru di Tempat Wisata dan Hiburan
Indonesia
Bakal Dibuka, Ini Aturan Main Baru di Tempat Wisata dan Hiburan

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta menyusun pedoman pelayanan pariwisata saat new normal.

Hari Ini Empat Wilayah Jakarta Diprakirakan Diguyur Hujan Ringan
Indonesia
Hari Ini Empat Wilayah Jakarta Diprakirakan Diguyur Hujan Ringan

Pada malam hingga dini hari, seluruh wilayah Ibu Kota diperkirakan berawan

Polsek Ciracas Dirusak Oknum TNI, Pangdam Jaya: Masih Banyak Anggota yang Baik
Indonesia
Polsek Ciracas Dirusak Oknum TNI, Pangdam Jaya: Masih Banyak Anggota yang Baik

"Seperti yang disampaikan pimpinan, kami meminta maaf. Ini kan ulah oknum. Masih banyak TNI yang baik," kata Dudung

Pemprov DKI Baru Buat 3.964 Sumur Resapan dari Target 1,8 Juta
Indonesia
Pemprov DKI Baru Buat 3.964 Sumur Resapan dari Target 1,8 Juta

Menurutnya, 1,8 juta yang dimaksud Anies itu kebutuhan Jakarta. Kalau sumur resapan di angka tersebut banjir di DKI bakal teratasi.