Menhub akan Tata Pelabuhan di Bangka agar Lebih Produktif Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau Pelabuhan Sadai di Bangka Selatan, Minggu (3/7) (ANTARA/Ahmadi)

MerahPutih.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menata pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Bangka Belitung agar lebih produktif dan diharapkan semakin memperlancar pergerakan penumpang maupun barang.

“Kami rencanakan dengan pak Gubernur Babel untuk memetakan kembali pelabuhan yang ada di Provinsi Bangka Belitung untuk dikembangkan secara lebih produktif,” kata Menhub Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan kerja ke Bangka, Minggu (3/7) dilansir dari Antara.

Baca Juga:

Kemenhub Masih Kaji Wacana Ambil Alih Wewenang Penerbitan SIM dari Polri

Menhub mengatakan, di Pulau Bangka terdapat sejumlah pelabuhan baik untuk penumpang maupun barang, di antaranya Pelabuhan Penyeberangan Sadai, Pelabuhan Pangkal Balam, Pelabuhan Tanjung Ular dan Pelabuhan Belinyu.

“Kalau kita bisa fokus kembangkan di satu tempat tertentu, hasilnya akan memberikan dampak yang bagus. Di sini memiliki komoditas seperti sawit, timah dan lainnya yang memiliki potensi untuk mengoptimalkan muatan kapal,” ujarnya.

Baca Juga:

DPR Desak Kemenhub Atasi Kenaikan Tarif Pesawat

Ia mengungkapkan, salah satu upaya yang dilakukan agar pelabuhan lebih produktif yaitu akan melakukan kerja sama pengelolaan dan pengembangan dengan pihak swasta dan BUMD.

“Jadi pemerintah pusat memberikan kerja sama pengelolaan (KSP) kepada Pemda. Kemudian Pemda mengerjasamakannya dengan BUMD dan swasta secara business to business (B to B),” ucapnya. (*)

Baca Juga:

DPR Minta Menhub Evaluasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Campuran Jahe, Daun Pepaya, Jeruk dan Madu Ampuh Atasi Omicron
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Campuran Jahe, Daun Pepaya, Jeruk dan Madu Ampuh Atasi Omicron

Hingga saat ini belum terdapat penelitian yang membuktikan bahwa campuran tersebut, obat bagi varian Omicron.

DPR Sebut Penundaan Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Hanya Solusi Sementara
Indonesia
DPR Sebut Penundaan Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Hanya Solusi Sementara

Rencana kenaikan tiket masuk ke Taman Nasional Komodo sebesar Rp 3,75 menuai pro kontra. Belakangan, rencana tersebut ditunda.

Alex Marwata Sebut Pemecatan Novel Baswedan Bukan Semata Putusan KPK
Indonesia
Alex Marwata Sebut Pemecatan Novel Baswedan Bukan Semata Putusan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah jadi penentu pegawai mana yang dapat dilantik menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Mensos Bentuk Satgas Pengawasan Lembaga Filantropi
Indonesia
Mensos Bentuk Satgas Pengawasan Lembaga Filantropi

Kementerian Sosial (Kemensos) akan membentuk satuan tugas (satgas) untuk melakukan pengawasan pada lembaga-lembaga filantropi, sebagai buntut dari kasus penggelapan dana yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

[HOAKS atau FAKTA]: WWF Ternyata Organisasi Mafia Kejahatan Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: WWF Ternyata Organisasi Mafia Kejahatan Dunia

Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memaparkan informasi tentang organisasi WWF merupakan wadah bagi para mafia untuk menyamarkan berbagai aksi kejahatan.

Ganjil Genap di Kota Bogor Dihentikan Sementara
Indonesia
Ganjil Genap di Kota Bogor Dihentikan Sementara

Seiring dengan status PPKM Level 2, mobilitas masyarakat di Kota Bogor mulai dilonggarkan termasuk peniadaan ganjil genap di akhir pekan.

Satgas BLBI Sita Lapangan Golf dan Hotel di Bogor
Indonesia
Satgas BLBI Sita Lapangan Golf dan Hotel di Bogor

"Perkiraan awal, saat ini nilai aset yang disita lebih kurang Rp 2 triliun," kata Menko Polhukam Mahfud MD.

Cara DPRD DKI Pastikan Sirkuit Formula E Kelar Juni 2022
Indonesia
Cara DPRD DKI Pastikan Sirkuit Formula E Kelar Juni 2022

Sudah ada komisaris di sana sebagai wakil dari Pemda DKI

Jabar Klaim PLTB Ciemas Bakal Jadi Terbesar di Asia
Indonesia
Jabar Klaim PLTB Ciemas Bakal Jadi Terbesar di Asia

PLTB tersebut diperkirakan mampu memproduksi listrik 150 Megawatt.

Hentikan Semua Kegiatan, Warga Diminta Ambil Sikap Sempurna Pada 17 Agustus Pukul 10.17
Indonesia
Hentikan Semua Kegiatan, Warga Diminta Ambil Sikap Sempurna Pada 17 Agustus Pukul 10.17

"Hentikan semua kegiatan dan aktivitas Saudara selama tiga menit saja pada tanggal 17 Agustus (2021) pukul 10 lewat 17 menit Waktu Indonesia Bagian Barat," ujar Pratikno