Menhan Ryamizard Tegaskan Diplomasi Pertahanan Bagian dari Sistem Pertahanan Negara Menhan Ryamizard Ryacudu (kedua kanan) bersama Menhan Malaysia Dato Seri Hishammuddin Bin Tun Hussein (kanan) ( ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

MerahPutih.Com - Diplomasi pertahanan merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem pertahanan suatu negara. Menurut Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, diplomasi pertahanan bertujuan untuk mengantisipasi segala bentuk ancaman yang mengganggu keutuhan negara.

"Postur pertahanan negara yang tangguh harus diiringi dengan kebijakan tata kelola pertahanan negara yang efektif dan profesional," kata Ryamizard saat memberi pembekalan terhadap mahasiswa program studi Diplomasi Pertahanan, Universitas Pertahanan (Unhan), Bogor, Jawa Barat, Senin (3/12).

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini menekankan pentingnya komitmen bersama dalam mewujudkan pertahanan negara yang tangguh, oleh karena itu mahasiswa harus terus mempelajari hakikat ancaman.

Menhan Ryamizard bersama Jenderal Gatot
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri) berdiskusi dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

"Mahasiswa wajib mengambil peranan penting dalam dinamika politik internasional saat ini. Pemikiran Anda harus bermanfaat bagi eksistensi negara di tengah dinamkika kondisi lingkungan strategis yang terus berubah," kata Ryamizard Ryacudu.

Purnawirawan Jenderal bintang empat ini mengatakan, strategi pertahanan nasional Indonesia tak lain untuk mengamankan kepentingan nasional, yakni melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Ryamizard juga sebagaimana dilansir Antara menyampaikan bahwa perwujudan strategi pertahanan negara harus menyejahterakan masyarakat.

"Kemhan senantiasa mengedepankan penyelenggaraan pertahanan negara yang kondusif bagi stabilitas keamanan nasional, regional, dan global," tandas Ryamizard Ryacudu.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Gol Telat Divock Origi Menangkan Liverpool dalam Derby Merseyside



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH