Mengusung Genre Shoegaze, Leboer Rilis Debut EP 'Liberosis'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Januari 2024
Mengusung Genre Shoegaze, Leboer Rilis Debut EP 'Liberosis'

Bahtara dengan moniker Leboer meperkenalkan diri lewat debut EP Liberosis. (Fotto: Dok. Leboer)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Solois asal Tangerang Selatan Bathara dengan moniker Leboer, telah merilis karya terbaru berupa mini album/EP berjudul Liberosis, Jumat (26/1).

Berisi total lima trek, EP ini mengeksplorasi genre shoegaze sambil menyuguhkan tema-tema mendalam yang mencakup lingkungan, kehidupan personal, dan isu-isu sosial. Tema-tema yang terdapat dalam EP Liberosis disebut Leboer muncul secara organik selama proses kreatif.

Baca juga:

Normal Eve Rangkum Keresahan Hidup dalam Album 'Impase'

“Saya ingin album ini menjadi perjalanan emosional yang alami, dan tema-tema tersebut adalah cermin dari pengalaman hidup dan pandangan saya terhadap dunia,” kata Leboer lewat keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Jumat (26/1).

Menariknya, semua instrumen dalam mini album/EP ini direkam secara eksklusif oleh Bathara, sang solois di balik Leboer. Keputusan ini menambah dimensi personal dalam setiap nada yang tercipta.

Bathara tidak hanya berperan sebagai vokalis, tetapi juga memainkan dan merekam setiap instrumen, menunjukkan dedikasi penuhnya terhadap proyek ini.

"Liberosis bukan sekadar koleksi EP, melainkan perjalanan artistik yang melibatkan kebebasan kreatif, penemuan tema yang mendalam, dan dedikasi luar biasa dari Bathara sebagai musisi,” tambah Bathara.

Baca juga:

Willy Winarko Ingatkan untuk Menikmati Hidup Lewat 'Besok Gimana?'

Bathara yang juga masih aktif di band Eirine dan Normal Eve, memilih genre shoegaze sebagai 'pelabuhan' lain dalam proses bermusiknya setelah melalui dan mencoba berbagai genre.

"Memang secara alami gue terpapar musik alternatif/shoegaze. Awalnya dengerin Slowdive, Snail Mail, My Bloody Valentine, akhirnya lebih nyaman denger dan memainkanya. Sepertinya di masa depan gue juga akan berubah-ubah (genre) seiring perjalanan usia atau referensi yang gue denger semasa muda," terang Bathara saat dihubungi Merah Putih.

"Semoga debut EP Leboer ini dapat menemukan pendengar yang sesuai dengan seleranya, juga menginspirasi untuk pendengarnya untuk berkarya," sambungnya.

Mini album/EP Liberosis saat ini tersedia untuk dinikmati di berbagai platform musik digital. Lewat debut EP ini Leboer mencoba mempersembahkan karya yang tidak hanya memanjakan telinga, tetapi juga menyajikan pandangan mendalam terhadap dunia. (*)

Baca juga:

Gitaris Bless The Knights Lengkapi Amunisi dengan NUX

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.

Berita Terkait

ShowBiz
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
Kita Cari Waktu Lain dari Biru Baru mengisahkan dua individu yang sama-sama menghadapi persoalan hidup dan memilih menunda percakapan hingga waktu yang dirasa lebih tepat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
ShowBiz
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
Penampilan lagu Kita Berdua Jadian oleh Jessi dan manajer JKT48, Aiz, menjadi salah satu momen paling berkesan di Request Hour JKT48 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
ShowBiz
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Yura Yunita meluncurkan serial live performance Main ke Rumah di YouTube. Perunggu menjadi tamu perdana dengan membawakan versi intim lagu Mau Jadi Apa?.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
ShowBiz
Pesta Timuran Jaksel 2026 Siap Rayakan Musik dan Budaya Indonesia Timur di Jakarta
Pesta Timuran Jaksel siap menjadi perayaan terbesar musik dan budaya Indonesia Timur di Jakarta. Suguhkan special show hingga kuliner khas Timur Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Pesta Timuran Jaksel 2026 Siap Rayakan Musik dan Budaya Indonesia Timur di Jakarta
ShowBiz
"White Keys" Dominic Fike Hadirkan Perpaduan Melodi Emosional dengan Sentuhan Musik Santai Berkarakter, Simak Liriknya
Lagu “White Keys” merupakan salah satu karya yang dipopulerkan oleh musisi sekaligus aktor asal Amerika Serikat, Dominic Fike.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
ShowBiz
20 Tahun Setelah Debut, Joan As Police Woman Hidupkan Kembali Album 'Real Life'
Joan Wasser telah dikenal sebagai musisi, produser, sekaligus kolaborator yang memiliki pengaruh besar di dunia musik.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
20 Tahun Setelah Debut, Joan As Police Woman Hidupkan Kembali Album 'Real Life'
ShowBiz
Lirik Lagu 'Selamat Birthday' dari Project Pop, Kado Spesial untuk 30 Tahun Berkarya
Project Pop baru saja merilis lagu Selamat Birthday di hari jadinya ke-30. Berikut adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Lirik Lagu 'Selamat Birthday' dari Project Pop, Kado Spesial untuk 30 Tahun Berkarya
Fun
“Cycle of Love” Album Baru Fajar Noor, Cerminan Siklus Kisah Cinta Anak Manusia
Fajar Noor hadirkan album Cycle of Love yang merangkum fase percintaan: jatuh cinta, konflik, kehilangan, hingga rasa menggantung. Berkolaborasi dengan Arsy Widianto dan Iqbal Siregar.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
“Cycle of Love” Album Baru Fajar Noor, Cerminan Siklus Kisah Cinta Anak Manusia
ShowBiz
Lirik dan Makna ‘Work from Home’, Lagu Fifth Harmony yang Kembali Viral Setelah Satu Dekade
Lagu 'Work from Home' milik Fifth Harmony kembali ramai diperbincangkan di berbagai platform digital. Simak makna lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Lirik dan Makna ‘Work from Home’, Lagu Fifth Harmony yang Kembali Viral Setelah Satu Dekade
ShowBiz
Ruth Sahanaya Rilis 'Pelangi', Kisahkan Perjalanan Cinta dalam Balutan City Pop
Ruth Sahanaya kembali dengan single terbaru 'Pelangi'. Mengusung nuansa city pop dan sentuhan musik pop era 1980-an.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Ruth Sahanaya Rilis 'Pelangi', Kisahkan Perjalanan Cinta dalam Balutan City Pop
Bagikan