Kerambit dan Pencak Silat Made In Negeri Aing Mendunia Lewat John Wick: Chapter 3 - Parabellum John Wick disudutkan dengan karambit di John Wick 3. (Foto tangkapan gambar Youtube/tech soft17)

JOHN Wick menengadah begitu terdengar suara tepuk tangan Zero (Mark Dacascos) di lantai atas menara penuh kaca. Ia bergegas menghampiri musuhnya, namun,.. "Tsaaaaap!!!".

Dua lawan menghunus senjata tangan berbentuk sabit kecil, Karambit, dan pedang pendek. John tersungkur tak berdaya.

"Senang bertemu dengan Anda, Mr.Wick," kata lawan berkuncir menggunakan pedang pendek.

Baca juga:

Pisau Kerambit, Senjata Rahasia yang Lahir dari Filsafah Minangkabau

"Bangga bertarung dengan Anda, Mr.Wick," kata lawan satunya berambut kuncir kepang memegang Karambit.

Kedua lawan menarik senjata, mengajak John Wick beranjak, memulai perkelahian secara jantan. Satu lawan menaruh pedang mengganti Karambit. John hanya berdiri mengamati kedua lawan memasang kuda-kuda rendah.

John kerepotan menerima tendangan dan sabetan Karambit cepat. Ia pontang-panting menahan serangan. Berkali-kali terpental menerabas dinding kaca. Nyaris keok.

"Lamban ia sekarang," kata seorang lawan kini berkarambit.

John Wick disudutkan dengan karambit di John Wick 3. (Foto tangkapan gambar Youtube/tech soft17)
John Wick disudutkan dengan karambit di John Wick 3. (Foto tangkapan gambar Youtube/tech soft17)

John Wick bangun, membuka kancing ikat pinggang, melepasnya dari pinggang celana, lalu mebebatnya di kedua tangan dijadikan senjata. Serangan Karambit dua lawan berhasil diredam dengan ikat pinggang tersebut, meski tendangan dan pukulan keras masih menghujam. Jual-beli serangan masih ketat. John mulai di atas angin saat bertarung jarak dekat menggunakan jurus bantingan seperti di gulat. "Sampai jumpa," kata John Wick meletakan tangan kanan di dada kiri memberi rasa hormat kepada dua lawannya.

Dua lawan akhirnya berhasil diredam dengan bantingan keras. Ia lantas meninggalkan keduanya terkapar di lantai untuk meneruskan pertarungan melawan Zero. Dua lawan John Wick, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman, tampil impresif di film John Wick: Chapter 3 - Parabellum. Keduanya belakangan memang sering tampil di film laga kaliber internasional.

Di film dibintangi Keanu Reeves tersebut, Yayan dan Cecep mengenalkan tiga aspek penting kultur Indonesia kepada dunia, meliputi Silat, Karambit, dan Bahasa Indonesia.

"Kami senang, di film kali ini kami tidak saja menampilkan silat sebagai bela diri tapi juga memperkenalkan karambit, salah satu senjata khas Minang dan terutama bisa berdialog dengan Bahasa Indonesia," ungkap Yayan dikutip dari BBC News.

Pencak Silat merupakan beladiri asli Indonesia telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh The United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) pada 12 Desember 2019 lalu. Dikutip dari KWRI UNESCO, tradisi Pencak Silat dianggap memiliki seluruh elemen membentuk warisan budaya tak benda, meliputi tradisi lisan, seni pertunjukan, ritual dan festival, kerajinan tradisional, pengetahuan dan praktik sosial, serta kearifan lokal.

Yayan dan Cecep melawan Wick. (Foto Lionsgate)
Yayan dan Cecep melawan Wick. (Foto Lionsgate)

Pencak Silat, menurut Bapak Pencak Silat Dunia Eddie Marzuki Nalapraya (88) ketika diwawancarai Kompas, merupakan seni bela diri berasal dari dua daerah, Minangkabau Sumatera Barat dan Cimande, Jawa Barat.

Bahkan, relief di Candi Borobudur pun ada menyinggung Pencak Silat. "Kalau pergi ke Magelang, coba main ke Candi Borobudur, itu ada relief soal Pencak Silat. Maka itu, kita menang (di UNESCO)," tambahnya.

"Nah, dua aliran itu punya aliran berbeda-beda, Minangkabau mainannya kaki, kalau Cimande banyakan tangan," ungkapnya. Seiring waktu, Pencak Silat pun tersebar ke seluruh Nusantara sejak abad ketujuh sehingga tiap daerah memiliki alirannya masing-masing.

Baca juga:

Pisau Kerambit, Senjata Tradisional Minangkabau yang Diadopsi Tentara Amerika

Pencak Silat pun tidak hanya dianggap sebagai seni bela diri semata. UNESCO mengakui Pencak Silat telah menjadi identitas dan pemersatu bangsa Indonesia lantaran mengandung nilai persahabatan, sikap saling menghormati, dan mempromosikan kohesi sosial.

“Pencak Silat mengajarkan kita untuk dapat menjalin hubungan baik dengan Tuhan, sesama manusia dan lingkungan. Meskipun pencak silat mengajarkan teknik menyerang, namun terpenting pencak silat juga mengajarkan untuk dapat menahan diri dan menjaga keharmonisan." ungkap Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Prof. Surya Rosa Putra.

Dikutip dari Kemdikbud.go.id, Pencak Silat berada di tiap daearah juga memiliki keunikan dalam hal gerakan dan musik mengiringinya.

Pencak silat kini jadi warisan budaya dunia UNESCO. (foto: president university)
Pencak silat kini jadi warisan budaya dunia UNESCO. (foto: president university)

Di dalam film John Wick: Chapter 3 - Parabellum pun, terlihat unsur sportifitas nyata ketika Wick terkapar di lantai lalu dibantu berdiri rivalnya dalam bertarung, Yayan dan Cecep. Yayan dan Cecep menggunakan teknik beladiri Pencak Silat dan alat tikam tradisional Karambit selama bertarung selama 4.30 menit di film John Wick: Chapter 3 - Parabellum.

Baca juga:

Bangga! UNESCO Tetapkan Tradisi Pencak Silat sebagai Warisan Budaya

Karambit merupakan senjata tikam khas Nusantara biasanya digunakan dalam pertunjukan silek, sebutan untuk Pencak Silat di Minangkabau. Karambit bentuknya seperti pisau genggam kecil berbentuk melengkung menyerupai cakar macan. Seperti dikutip dari Republika, Karambit harus dibawa para pendekar silat di Minangkabau untuk mengalahkan lawan dengan permainan pukulan jarak dekat.

Sangat jarang para pendekar silat mau mengajarkan teknik bermain Karambit atau pun mendemonstrasikan kemampuannya di depan khalayak. Karambit sebenarnya termasuk senjata rahasia, dan seorang guru silat menguasainya tidak sembarangan mau menurunkan ilmunya kecuali jika benar-benar percaya.

Pisau kerambit senjata tradisonal Minangkabau. (FOTO pondokroso.com)
Pisau kerambit senjata tradisonal Minangkabau. (FOTO pondokroso.com)

Karambit juga sengaja dirancang lebih melengkung seperti kuku harimau setelah bertarung dengan menggunakan cakarnya. Hal ini juga sejalan dengan falsafah Minangkabau berbunyi Alam takambang jadi guru.

Jika sepasang Karambit dimainkan tampak melambangkan seekor kerbau seperti lambang Minangkabau, bermakna jati diri seorang ksatria atau pendekar. Selain itu, jika sepasang Karambit disatukan akan menggambarkan perlambang hati. (SHN)

Baca juga:

Pisau Kerambit, Senjata Tradisional Minangkabau yang Diadopsi Tentara Amerika

Penulis : shenna shenna
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Starter Pack Dangdutan yang Unik nan Absurd
Fun
Starter Pack Dangdutan yang Unik nan Absurd

yuk kenang masa-masa ketika nonton dangdut dengan starter pack para penonton dangdut yang absurd dan unik bersama teman teman

Apple Watch Selamatkan Seseorang dari Serangan Jantung
Fun
Apple Watch Selamatkan Seseorang dari Serangan Jantung

Perempuan itu bernama Diane Feenstra, dia merupakan masyarakat asal Michigan. Diane menceritakan bagaimana Apple Watch sudah menyelamatkan hidupnya.

Idola Kpop yang Mendapat Perlakuan Tidak Menyenangkan dari Agensi
ShowBiz
Idola Kpop yang Mendapat Perlakuan Tidak Menyenangkan dari Agensi

Berikut deretan idola Kpop yang menerima perlakuan buruk dari agensi:

Meraih Manfaat dari Memasak di Rumah
Fun
Meraih Manfaat dari Memasak di Rumah

Berikut beberapa manfaat memasak untuk kesehatan mentalmu.

Hewan Laut Masih Makan Plastik
Fun
Hewan Laut Masih Makan Plastik

Plastik telah ditemukan di dalam usus sepertiga ikan yang ditangkap di Inggris.

Lari Berlebihan Buruk untuk Kesehatan
Fun
Lari Berlebihan Buruk untuk Kesehatan

Sebaiknya atur agenda olahraga larimu.

Kastil Drakula di Rumania Jadi Tempat Vaksinasi Gratis
Fun
Kastil Drakula di Rumania Jadi Tempat Vaksinasi Gratis

Alih-alih ditusuk dengan taring drakula, pengunjung akan disuntik jarum vaksin.

Kolaborasi Gismart dan Snapchat untuk Multi-game Lintas Platform
Fun
Kolaborasi Gismart dan Snapchat untuk Multi-game Lintas Platform

Game ini dapat dimainkan secara real time.

Nenek Chuvina, Si Juara Dunia Lempar Pisau dari Sasovo
Fun
Nenek Chuvina, Si Juara Dunia Lempar Pisau dari Sasovo

Seorang Nenek berhasil mengejutkan banyak orang dengan memenangkan juara dunia lempar pisau.

Ada Virus Corona di Makanan Beku?
Fun
Ada Virus Corona di Makanan Beku?

Pada awalnya penemuan tentang virus corona di dalam makanan beku masih menjadi perdebatan.