Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sejumlah perajin tengah membuat kulit lumpia di kampung Kranggan Dalam, Kota Semarang, Rabu, 25/4/2018). Kampung Kranggan Dalam atau lebih dikenal Bonlancung merupakan sentra pembuatan kulit lumpia tertua di kota Semarang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Kampung Kranggan telah diresmikan sebagai tempat wisata sentra kulit lumpia oleh Pemerintah Kota Semarang pada Februari 2018. Untuk memenuhi pesanan perajin kampung Kranggan memproduksi kulit lumpia selama 24 jam dengan cara bergantian. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sebanyak 30 industri rumah perajin memproduksi kulit lumpia di sentra kulit lumpia kampung Kranggan Dalam, Kota Semarang. Dalam sehari industri rumahan tersebut mampu memproduksi 1500 hingga 6000 lembar kulit lumpia tergantung jumlah perajin. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Perajin kulit lumpia kampung Kranggan menjual kulit lumpia besar seharga Rp 300,- / lembar dan kulit lumpia kecil Rp 250,- / lembar. Warga kampung Kranggan tidak memiliki keahlian khusus membuat kulit lumpia, teknik pembuatan kulit lumpia sudah menjadi pengetahuan lokal kawasan Bonlancung. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Tangan perajin dengan cekatan mengambil adonan bahan kulit lumpia yang terbuat dari tepung terigu dari ember kemudian dituangkan ke atas wajan panas. Agar tingkat ketipisan dan ukurannya sama, tangan perajin tersebut berputar di atas wajan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Dalam sehari perajin kulit lumpia kampung Kranggan mampu memproduksi lima sak tepung terigu ukuran 25 kilogram, setiap sak nya perajin mendapat keuntungan Rp 250.000,-. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Kulit lumpia yang dihasilkan perajin Kampung Kranggan Dalam didistribusikan ke toko besar atau penjual lumpia di kota Semarang hingga Yogyakarta. Para perajin kulit lumpia kampung Kranggan Dalam selalu menjaga kualitas kulit lumpia yang dihasilkan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto