Film
Mengungkap Efek Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kenakalan Anak SMA Lewat 'Dignitate' Pola asuh orang tua berdampak pada kenakalan remaja. (Foto: Instagram/@filmdignitate)

"MULAI hari ini, kamu hati-hati ya pilih temen," pesan ibu Alana yang dipanggil mami. Alana terlihat sedang dalam perjalanan ke sekolah diantar maminya dengan mobil mewah di tengah keramaian kota Jakarta. Ia meyakinkan maminya bahwa keadaannya sudah baik-baik saja dan akan memulai harinya yang baru di sekolah yang baru.

Film romansa Dignitate dibuka dengan dialog ambigu ibu dan anak yang seakan-akan menggambarkan situasi bahwa sang anak menjadi korban perundungan di sekolah lamanya hingga harus pindah ke sekolah baru. Film ini tidak hanya memperlihatkan kisah cinta yang rumit di bangku SMA, tetapi juga cara orang tua dalam mendidik anak serta dampaknya terhadap perilaku sang anak.

Baca Juga:

Kacamata 3D Merah-Biru, Pelengkap Nonton Masa Kecil 90-an

Alana adalah seorang anak tunggal yang diasuh hanya oleh ibunya. Meskipun begitu, Alana tumbuh menjadi sosok periang dan tetap bisa hidup berkecukupan dengan kondisi ekonomi yang sangat baik. Ibu Alana digambarkan sebagai sosok single parent yang tangguh. Ia Menjalani hidupnya sebagai business woman sembari menjaga anak semata wayangnya.

Alfi merupakan anak bungsu dari seorang pejabat. (Foto: Instagram/@filmdignitate)

Di sisi lain, Alfi adalah anak bungsu dari dua bersaudara. Alfi dianggap kakaknya sebagai anak kesayangan keluarga yang selalu dipandang baik dan bertolak belakang dari sifat kakaknya yang pembangkang dan selalu disalahkan. Ia juga dipandang sebagai murid yang teladan dan pintar di kelas.

Ayah Alfi merupakan seorang pejabat yang meninggal karena serangan jantung. Ia terserang penyakit tersebut setelah mendengar kabar kakaknya Alfi ditangkap karena menggunakan obat-obatan terlarang. Sejak saat itu, kehidupan Alfi mulai berubah. Dirinya berubah menjadi sosok yang dingin, jutek dan bahkan sering ketus terhadap siapapun termasuk perempuan selain ibunya.

Memiliki sifat yang sangat bertolak belakang, Alana dan Alfi dibesarkan dengan latar belakang kondisi keluarga yang sangat berbeda. Alfi mendapatkan kasih sayang lengkap dari kedua orang tuanya, tetapi konflik dalam keluarga membuatnya menjadi sosok yang dingin dan sulit ditebak. Berbeda dengan Alana yang meskipun hanya dibesarkan sang ibu, ia tetap menjadi anak yang riang dan bahkan merupakan satu-satunya orang yang bisa menaklukkan sifat dingin Alfi.

Keluarga menjadi penyebab utama dalam konflik yang terjadi dalam film ini. Misalnya saja Alana yang selalu diajarkan oleh ibunya bahwa semua laki-laki itu jahat. Ibunya berusaha meyakini Alana bahwa tidak ada laki-laki yang baik di dunia ini. Hingga akhirnya Alana pun mempercayai kata-kata ibunya. Apalagi setelah ia mengalami masa lalu yang mengerikan dalam hubungan asmaranya hingga harus pindah sekolah.

Alana juga memiliki trauma masa lalu hingga menjaga jarak dengan laki-laki. Bahkan, dalam salah satu adegan film ini ketika ia pingsan dan akan dibawa ke UKS oleh Alfi, Alana tampak sangat ketakutan. Hal ini juga terlihat saat Alana kerap menyuruh penjaga rumahnya untuk tidak lupa mengunci pintu.

Alana adalah sosok yang periang. (Foto: Instagram/@filmdignitate)

Dalam film ini, terlihat bagaimana Alana marah karena tidak suka dengan cara ibunya menyelesaikan masalah. Ibunya selalu membantu Alana menyelesaikan masalahnya dengan berpindah sekolah, kota hingga negara. Seolah-olah lari dari masalah yang dialaminya adalah sebuah solusi tepat. Nyatanya masalah yang sama masih bisa tetap kembali terjadi meskipun dia sudah mengikuti cara ibunya.

Hal ini terlihat jelas dari cuplikan awal film yang menceritakan Alana pindah sekolah pada pertengahan semester secara mendadak. Ternyata hal ini dilakukan karena mantan kekasih Alana yang merupakan seorang pecandu obat-obatan. Namun, setelah pindah sekolah nyatanya mantan kekasih Alana tersebut masih bisa menghampirinya, baik di sekolah maupun di kediamannya yang baru.

Baca Juga:

Budayakan Membersihkan Sampah Sendiri Setelah Nonton Bioskop

Alana akhirnya berpikir bahwa masalah tersebut hanya akan hilang jika dia menghadapi dan menyelesaikannya daripada menghindarinya. Disaat terakhir, Alana meyakinkan ibunya bahwa dia tidak mau lagi berpindah untuk lari dari masalah dan ingin tetap tinggal. Berbeda dengan konflik dialami keluarga Alfi yang penyebabnya adalah komunikasi buruk sejak kecil. Kakaknya merasa selalu disalahkan untuk setiap hal dilakukan, dituntut untuk mengalah dan bahkan sering dibanding-bandingkan dengan adiknya. Hal ini membuatnya mencari pelampiasan di luar rumah hingga menciptakan kenakalan remaja yang berlebihan. Kakaknya terlibat dalam aktivitas geng motor, penggunaan obat-obat terlarang hingga menjadikan perempuan sebagai tebusan atas hutang-hutangnya.

Alfi menganggap kehancuran martabat keluarga dan kematian sang ayah adalah penyebab kakaknya. Kebencian terhadap sang kakak ditunjukkan dengan melarangnya untuk mengunjungi ibu mereka dan kembali pulang ke rumah. Hal ini membuat ibu Alfi kerap mengirimkan makanan diam-diam agar tidak diketahui oleh Alfi.

Ibu Alfi pernah berpesan kepadanya ia mungkin bisa untuk tidak mengakui kakaknya, tetapi seorang ibu tidak akan pernah bisa tidak mengakui anaknya sebesar apapun kesalahan mereka. Pada akhir film diketahui bahwa ayah Alfi pernah mengungkapkan perasaan sayang terhadap putra sulungnya itu, tetapi hal itu tidak diungkapkan langsung dan hanya Alfi yang mengetahuinya. (tel)

Baca Juga:

5 Jenis Lensa Kamera dan Fungsinya untuk Bikin Film di Rumah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
‘Kadet 1947’ Ajak Anak Muda makin Cinta Tanah Air
ShowBiz
‘Kadet 1947’ Ajak Anak Muda makin Cinta Tanah Air

Kadet 1947 menceritakan tentang perjuangan anak muda melawan Belanda di 1947.

Catwoman Muncul di Trailer Baru 'The Batman'
ShowBiz
Catwoman Muncul di Trailer Baru 'The Batman'

Banyak cuplikan Zoe Kravitz sebagai Selina Kyle, alias Catwoman.

25 Gambar untuk Kecintaan Adidas pada Payudara
Fashion
25 Gambar untuk Kecintaan Adidas pada Payudara

Ke-25 gambar tersebut menampilkan payudara setiap perempuan apa adanya.

Bia, Karakter Transgender Pertama dari DC Comics
ShowBiz
Bia, Karakter Transgender Pertama dari DC Comics

Karakter yang diberi nama Bia itu muncul di komik DC berjudul Nubia & The Amazons #1.

Keluarga Ini Ditegur Warganet karena Membiarkan Anak 6 Tahun Maraton
Fun
Keluarga Ini Ditegur Warganet karena Membiarkan Anak 6 Tahun Maraton

Seorang anak berusia 6 tahun dibiarkan oleh keluarganya untuk menyelesaikan lari maraton sejauh 26,2 mil atau sekitar 42 kilometer.

Jaga Kadar Kolesterol dan Gula Darah dengan Tips Ampuh Ini
Fun
Jaga Kadar Kolesterol dan Gula Darah dengan Tips Ampuh Ini

Kenali asupan yang cocok untuk menjaga kadar kolesterol dan gula darah.

Green Day Batal Konser di Moskow
ShowBiz
Green Day Batal Konser di Moskow

Greend Day batal konser di Moskow lantaran invasi Rusia ke Ukraina.

Transaksi Aset Kripto Resmi Kena Pajak
Hiburan & Gaya Hidup
Transaksi Aset Kripto Resmi Kena Pajak

Perdagangan aset kripto di Indonesia akan dikenakan PPN dan PPh.

Perdana, Tanah Bulan Digunakan dalam Uji Coba Menanam Tumbuhan
Hiburan & Gaya Hidup
Perdana, Tanah Bulan Digunakan dalam Uji Coba Menanam Tumbuhan

Benih yang ditanam ternyata dapat tumbuh setelah dua hari.

6 Sayuran yang Mengandung Vitamin E Melimpah
Fun
6 Sayuran yang Mengandung Vitamin E Melimpah

Mulai dari bayam sampai asparagus.