Mengulik Ketajaman Temu Pukki, Penyerang Norwich City yang Nyaris Bermain di Indonesia Teemu Pukki. Foto: Net

MerahPutih.com - Norwich City sebagai klub promosi bisa dibilang beruntung mendapatkan Teemu Pukki. Hingga pekan kelima, bomber asa Finlandia itu sudah mencetak enam gol.

Pukki baru pertama kali merasakan pentas Premier League setelah sebelumnya membawa Norwich City promosi dari Championship. Hanya dalam waktu semusim bersama Norwich sejak pindah dari Brondby, Pukki sudah menjadi top skor dan membawa Norwich promosi ke Premier League setelah tiga tahun lamanya.

Baca Juga

Sterling Gemilang, Tapi Belum Setara dengan Messi dan Ronaldo

Pukki mencetak 28 gol dan memenangi Penghargaan Pemain Terbaik Championship. Dia jadi striker pertama dalam sejarah klub yang mencetak kurang lebihnya 25 gol dalam semusim setelah Chris Sutton di musim 1993-94.

Kehebatan Pukki saat bermain di Championship membuat kagum Sutton, sampai ia harus mengakui kesalahannya dalam menilai pemain yang dianggap sebagai striker ‘kelas dua’ di Eropa itu.

"Saya berkata 'Oh Tuhan, mengapa mereka (Norwich) mendatangkan Pukki?' Dia menjalani masa-masa buruk di Skotlandia. Saya banyak melihatnya di Celtic dan segalanya sulit baginya. Saya sendiri pernah mengalami masa naik turun - tapi dia memperlihatkan peningkatan," tutur Sutton, dilansir dari BBC Sport.

Teemu Pukki
Teemu Pukki. Foto: premierleague.com

"Di Celtic dia tidak bermain sebagai penyerang murni. Di Norwich City, mereka menggunakannya dengan cara yang benar dan menjadi titik serang di depan, dia begitu efektif. Saya salut kepada Teemu Pukki dan saya salah menilainya."

Baca Juga

Arsenal Dipastikan Kehilangan Lacazette Hingga Oktober

Cibiran tidak berhenti sampai di situ saja. Masih banyak publik yang meragukan Pukki karena level bermain di Championship dan Premier League berbeda. Namun, setelah memainkan empat laga Premier League, Pukki membungkam kritikan tersebut.

Lima gol ditorehkannya: satu gol ke gawang Liverpool dan Chelsea, plus hat-trick gol ke gawang Newcastle United. Total, di tahun 2019, Pukki telah mencetak 23 gol dari 30 pertandingan.

Menurut Opta, Pukki jadi pemain pertama yang mencetak trigol untuk Norwich sejak Efan Ekoku kontra Everton pada 1993. Tidak hanya itu saja, Pukki juga telah mencetak gol dengan sepakan pertamanya yang tepat sasaran di tiap laga dari delapan laga terakhir di liga.

Ketajaman Pukki berlanjut di jeda internasional. Melawan Yunani dan Italia, Pukki menorehkan dua gol di masing-masing laga itu dan menambah catatan golnya jadi lima gol dari empat laga bersama timnas Finlandia. Bersama Paco Alcacer, Pukki striker yang sedang dalam kondisi prima saat ini.


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH