Mengira Tewas Kecelakaan, Suami Korban Dibakar di Mobil Minta Pelaku Dihukum Mati Suami Yulia (42), Achmad Yani korban pembunuhan berencana meminta pelaku dihukum mati, Jumat (23/10). (Ismail/Jawa Tengah)

MerahPutih.com - Suami Yulia (42), Achmad Yani mengapresiasi Polda Jawa Tengah dan Polres Sukoharjo yang telah menangkap Eko Praseto (30) sebagai pelaku pembunuhan berencana istrinya.

"Kami tahunya dia (Yulia) awalnya meninggal terbakar di dalam mobil akibat kecelakaan. Ternyata istri saya nyawanya dihabisi," ujar Yani saat ditemui Merahputih.com di Mapolresta Suloharjo, Jumat (23/10).

Ia mengaku bersyukur pelaku pembunuhan ditangkap dalam waktu singkat setelah ditemukan jenazah (Yulia) terbakar di dalam mobil. Ia tidak menyangka pelaku tega mengambil paksa nyawa istri tercintanya.

Baca Juga:

Temuan Mayat Perempuan Dibakar di Mobil, Pelaku Nekat karena Ditagih Utang Rp100 juta

"Kami dari keluarga mengapresiasi kerja kepolisian yang berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap istri saya," kata dia.

Pria yang menjadi dokter di RSUD Kabupaten Wonogiri itu berharap pelaku pembunuhan diberikan hukiman mati sebagai balasan telah menghilanglan nyawa istrinya.

"Keluarga berharap pelaku bisa dihukum seberat beratnya karena sudah mengambil nyawa dengan sengaja. Kalau saya pribadi terus terang tidak terima. Saya meminta pelaku dihukum mati," pungkas Yani.

Mobil Xenia AD 5126 EA milik Yulia (42) korban pembunuhan berencana terbakar habis di Mapolresta Sukoharjo, Jumat (23/10). (Ismail/Jawa Tengah).
Mobil Xenia AD 5126 EA milik Yulia (42) korban pembunuhan berencana terbakar habis di Mapolresta Sukoharjo, Jumat (23/10). (Ismail/Jawa Tengah).

Diberitakan sebelumnya, sosok mayat perempuan ditemukan di dalam mobil saat kondisi mobil Xenia AD 5126 EA terbakar habis, Selasa (20/10) malam pukul 22.30 WIB.

Peristiwa terjadi di Dukuh Cendana, Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kecamatan Sukoharjo, Jawa Tengah. Hasil penyidikan, korban diketahui bernama Yulia (42) warga Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga:

Kapolres Sukoharjo: Mayat Perempuan Terbakar di Dalam Mobil Korban Pembunuhan

Yulia diketahui menjadi korban pembunuhan berencana dengan tersangka sesama rekan bisnis peternakan ayam, Eko Prasetyo. Pelaku nekat menghabisi korban karena punya utang Rp145 juta.

Pelaku dijerat pasal 340 tentang pembunuhan berencana. Pasal 365 tentang perampokan atau pencurian dengan kekerasan dengan acamana seumur hidup dan atau mati. Dan pasal 187 tentang sengaja menimbulkan pembakaran dengan acaman pidana penjara seumur hidup. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Mayat Perempuan Terbakar di Dalam Mobil

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Presiden Jokowi Setuju Melepas Papua Barat
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Presiden Jokowi Setuju Melepas Papua Barat

Desakan pembebasan Papua Barat telah berlangsung lama, sebelum dan semenjak pemerintahan Jokowi.

Manajer Restoran Asal Jepang Ditemukan Tewas Saat Isolasi Mandiri di Apartemen Sawah Besar
Indonesia
Manajer Restoran Asal Jepang Ditemukan Tewas Saat Isolasi Mandiri di Apartemen Sawah Besar

Dari informasi yang dihimpun, korban sedang menjalani isolasi mandiri di salah satu unit apartemen. Hasil dari diagnosa dokter menyatakan bahwa korban positif COVID-19.

Anies Berlakukan WFH 75 Persen bagi Kantor di Zona Merah
Indonesia
Anies Berlakukan WFH 75 Persen bagi Kantor di Zona Merah

Anies Baswedan menetapkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) 75 persen bagi pegawai perkantoran swasta dan pemerintah yang berada di zona merah.

[Hoaks atau Fakta]: BPJS Kesehatan Berikan Bantuan Rp 78 Juta
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: BPJS Kesehatan Berikan Bantuan Rp 78 Juta

Beredar SMS yang berisikan bantuan dari BPJS Kesehatan berupa cek sebesar Rp 78 Juta dengan disertai tautan yang dikases melalui media sosial

Tiga Program Andalan Anies yang Jalan di Tempat Versi Fraksi PDIP DKI
Indonesia
Tiga Program Andalan Anies yang Jalan di Tempat Versi Fraksi PDIP DKI

Hingga akhir tahun 2021, Pemprov DKI tidak melakukan normalisasi atau pun naturalisasi sungai sama sekali

COVID-19 Melonjak Lagi, Pemprov DKI Berdalih Kurang Orang Awasi Prokes Kantor
Indonesia
COVID-19 Melonjak Lagi, Pemprov DKI Berdalih Kurang Orang Awasi Prokes Kantor

Kadisnakertrans DKI mengaku kewalahan mengawasi perusahaan di DKI yang jumlahnya lebih dari 43.000 kantor.

Jelang Imlek, Umat Tri Dharma Bersihkan Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo
Indonesia
Jelang Imlek, Umat Tri Dharma Bersihkan Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo

"Satu persatu patung para suci (timsin) oleh masyarakat Tionghoa kami bersihkan satu persatu," ujar Sumantri

Pemenuhan RTH Jakarta Bisa Seluas Jaktim, DPRD Nilai Terlalu Mustahil
Indonesia
Pemenuhan RTH Jakarta Bisa Seluas Jaktim, DPRD Nilai Terlalu Mustahil

RTH yang harus dikejar lebih luas dibandingkan Kota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim) yang memiliki luas 188,03 kilometer persegi.

Akademisi Nilai Tuntutan Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat Keliru
Indonesia
Akademisi Nilai Tuntutan Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat Keliru

Maka tuntutan karena pemberatan harusnya sejak awal mengacu pada Pasal 2 ayat 2 UU Tipikor

Hari Pertama Ganjil-Genap Depok, Lebih dari 300 Kendaraan Diputar Balik
Indonesia