Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

(kanan ke kiri) Kepala Bidang Budaya Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang, Sumangku, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang didampingi petugas mengunjungi Museum Pemasyarakatan yang berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita dan Anak Kelas 2A Tangerang, Kota Tangerang, Selasa, (3/9/2019). Museum yang diresmikan pada 17 Agustus 2017 oleh Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly hingga kini belum dibuka untuk umum dengan alasan masih menunggu sejumlah barang museum dari Lapas di berbagai daerah. Museum yang menyimpan benda dan foto tentang dunia lapas sejak zaman kolonial tersebut kini baru diperuntukkan untuk kunjungan dinas dan tamu saja. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Petugas menjelaskan tentang arsip foto kepada pengunjung diMuseum Pemasyarakatan yang berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita dan Anak Kelas 2A Tangerang, Kota Tangerang, Selasa, (3/9/2019). Museum yang diresmikan pada 17 Agustus 2017 oleh Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly hingga kini belum dibuka untuk umum dengan alasan masih menunggu sejumlah barang museum dari Lapas di berbagai daerah. Museum yang menyimpan benda dan foto tentang dunia lapas sejak zaman kolonial tersebut kini baru diperuntukkan untuk kunjungan dinas dan tamu saja. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Pengunjung memperhatikan arsip foto yang terpajang diMuseum Pemasyarakatan yang berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita dan Anak Kelas 2A Tangerang, Kota Tangerang, Selasa, (3/9/2019). Museum yang diresmikan pada 17 Agustus 2017 oleh Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly hingga kini belum dibuka untuk umum dengan alasan masih menunggu sejumlah barang museum dari Lapas di berbagai daerah. Museum yang menyimpan benda dan foto tentang dunia lapas sejak zaman kolonial tersebut kini baru diperuntukkan untuk kunjungan dinas dan tamu saja. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Petugas menjelaskan tentang arsip foto kepada pengunjung di Museum Pemasyarakatan yang berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita dan Anak Kelas 2A Tangerang, Kota Tangerang, Selasa, (3/9/2019). Museum yang diresmikan pada 17 Agustus 2017 oleh Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly hingga kini belum dibuka untuk umum dengan alasan masih menunggu sejumlah barang museum dari Lapas di berbagai daerah. Museum yang menyimpan benda dan foto tentang dunia lapas sejak zaman kolonial tersebut kini baru diperuntukkan untuk kunjungan dinas dan tamu saja. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sebuah lonceng penjara yang dibuat tahun 1841 peninggalan Belanda yang pernah digunakan Lapas Kelas 1 Surabaya terpajang di Museum Pemasyarakatan yang berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita dan Anak Kelas 2A Tangerang, Kota Tangerang, Selasa, (3/9/2019). Museum yang diresmikan pada 17 Agustus 2017 oleh Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly hingga kini belum dibuka untuk umum dengan alasan masih menunggu sejumlah barang museum dari Lapas di berbagai daerah. Museum yang menyimpan benda dan foto tentang dunia lapas sejak zaman kolonial tersebut kini baru diperuntukkan untuk kunjungan dinas dan tamu saja. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sejumlah senjata yang pernah digunakan petugas Sipir penjara pada tahun 1940 di Museum Pemasyarakatan yang berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita dan Anak Kelas 2A Tangerang, Kota Tangerang, Selasa, (3/9/2019). Museum yang diresmikan pada 17 Agustus 2017 oleh Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly hingga kini belum dibuka untuk umum dengan alasan masih menunggu sejumlah barang museum dari Lapas di berbagai daerah. Museum yang menyimpan benda dan foto tentang dunia lapas sejak zaman kolonial tersebut kini baru diperuntukkan untuk kunjungan dinas dan tamu saja. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Pengunjung memperhatikan bentuk gembok yang digunakan untuk narapidana di Museum Pemasyarakatan yang berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita dan Anak Kelas 2A Tangerang, Kota Tangerang, Selasa, (3/9/2019). Museum yang diresmikan pada 17 Agustus 2017 oleh Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly hingga kini belum dibuka untuk umum dengan alasan masih menunggu sejumlah barang museum dari Lapas di berbagai daerah. Museum yang menyimpan benda dan foto tentang dunia lapas sejak zaman kolonial tersebut kini baru diperuntukkan untuk kunjungan dinas dan tamu saja. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Pengunjung tengah memperhatikan video suasana Lembaga Pemasyarakatan masa kini di Museum Pemasyarakatan yang berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita dan Anak Kelas 2A Tangerang, Kota Tangerang, Selasa, (3/9/2019). Museum yang diresmikan pada 17 Agustus 2017 oleh Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly hingga kini belum dibuka untuk umum dengan alasan masih menunggu sejumlah barang museum dari Lapas di berbagai daerah. Museum yang menyimpan benda dan foto tentang dunia lapas sejak zaman kolonial tersebut kini baru diperuntukkan untuk kunjungan dinas dan tamu saja. Merahputih.com / Rizki Fitrianto