Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama pegawai A Wing group Jepang merakit Turbin Angin di area wokshop Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong, Tangerang, (2/7/2019). Indonesia saat ini sedang mengalami defisit energi listrik karena pasokan listrik semakin menipis, sementara kebutuhan energi listrik meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pembangunan. LIPI melalui Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI melakukan pengembangan energi listrik terbarukan seperti fuel cell, baterai, dan turbin angin. Selain itu P2F - LIPI juga mengembangkan teknologi laser untuk mendeteksi bahan berbahaya, fiber optik sebagai antisipasi kebencanaan, serta eksperimen fisika pada perilaku eksotik suatu partikel atau zat. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama pegawai A Wing group Jepang merakit Turbin Angin di area wokshop Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong, Tangerang, (2/7/2019). Indonesia saat ini sedang mengalami defisit energi listrik karena pasokan listrik semakin menipis, sementara kebutuhan energi listrik meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pembangunan. LIPI melalui Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI melakukan pengembangan energi listrik terbarukan seperti fuel cell, baterai, dan turbin angin. Selain itu P2F - LIPI juga mengembangkan teknologi laser untuk mendeteksi bahan berbahaya, fiber optik sebagai antisipasi kebencanaan, serta eksperimen fisika pada perilaku eksotik suatu partikel atau zat. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Peneliti Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI menunjukan cara kerja kelistrikan fuel cell yang memiliki keunggulan efisiensi tinggi dengan menggunakan Gas Difussion Layer (GDL) yang terbuat dari bahan baku hasil biomassa sabut kelapa di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong, Tangerang, (2/7/2019). Indonesia saat ini sedang mengalami defisit energi listrik karena pasokan listrik semakin menipis, sementara kebutuhan energi listrik meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pembangunan. LIPI melalui Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI melakukan pengembangan energi listrik terbarukan seperti fuel cell, baterai, dan turbin angin. Selain itu P2F - LIPI juga mengembangkan teknologi laser untuk mendeteksi bahan berbahaya, fiber optik sebagai antisipasi kebencanaan, serta eksperimen fisika pada perilaku eksotik suatu partikel atau zat. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Peneliti Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI menunjukkan pengembangan teknologi produksi hidrogen sebagai bahan bakar fuel cell melalui proses elektrolisis daya rendah dan ramah lingkungan di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong, Tangerang, (2/7/2019). Indonesia saat ini sedang mengalami defisit energi listrik karena pasokan listrik semakin menipis, sementara kebutuhan energi listrik meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pembangunan.
LIPI melalui Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI melakukan pengembangan energi listrik terbarukan seperti fuel cell, baterai, dan turbin angin. Selain itu P2F - LIPI juga mengembangkan teknologi laser untuk mendeteksi bahan berbahaya, fiber optik sebagai antisipasi kebencanaan, serta eksperimen fisika pada perilaku eksotik suatu partikel atau zat. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Peneliti Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI mempraktekan cara kerja Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) yang merupakan teknologi alternatif untuk mendeteksi bahan berbahaya dan beracun di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong, Tangerang, (2/7/2019). Indonesia saat ini sedang mengalami defisit energi listrik karena pasokan listrik semakin menipis, sementara kebutuhan energi listrik meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pembangunan. LIPI melalui Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI melakukan pengembangan energi listrik terbarukan seperti fuel cell, baterai, dan turbin angin. Selain itu P2F - LIPI juga mengembangkan teknologi laser untuk mendeteksi bahan berbahaya, fiber optik sebagai antisipasi kebencanaan, serta eksperimen fisika pada perilaku eksotik suatu partikel atau zat. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Peneliti Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI menunjukkan nanogold untuk bahan kosmetik yang merupakan hasil produksi teknologi Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) dari bahan kepingan emas murni di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong, Tangerang, (2/7/2019). Indonesia saat ini sedang mengalami defisit energi listrik karena pasokan listrik semakin menipis, sementara kebutuhan energi listrik meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pembangunan. LIPI melalui Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI melakukan pengembangan energi listrik terbarukan seperti fuel cell, baterai, dan turbin angin. Selain itu P2F - LIPI juga mengembangkan teknologi laser untuk mendeteksi bahan berbahaya, fiber optik sebagai antisipasi kebencanaan, serta eksperimen fisika pada perilaku eksotik suatu partikel atau zat. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Peneliti Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI mengembangkan teknologi baterai litium ion NaLiTiO dan LiMnFeSiPO4 berlisensi nasional dengan dua jenis baterai Energi dan baterai Daya di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong, Tangerang, (2/7/2019). Indonesia saat ini sedang mengalami defisit energi listrik karena pasokan listrik semakin menipis, sementara kebutuhan energi listrik meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pembangunan. LIPI melalui Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI melakukan pengembangan energi listrik terbarukan seperti fuel cell, baterai, dan turbin angin. Selain itu P2F - LIPI juga mengembangkan teknologi laser untuk mendeteksi bahan berbahaya, fiber optik sebagai antisipasi kebencanaan, serta eksperimen fisika pada perilaku eksotik suatu partikel atau zat. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Peneliti Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI mengembangkan teknologi baterai litium ion NaLiTiO dan LiMnFeSiPO4 berlisensi nasional dengan dua jenis baterai Energi dan baterai Daya di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong, Tangerang, (2/7/2019). Indonesia saat ini sedang mengalami defisit energi listrik karena pasokan listrik semakin menipis, sementara kebutuhan energi listrik meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pembangunan. LIPI melalui Pusat Penelitian Fisika (P2F) LIPI melakukan pengembangan energi listrik terbarukan seperti fuel cell, baterai, dan turbin angin. Selain itu P2F - LIPI juga mengembangkan teknologi laser untuk mendeteksi bahan berbahaya, fiber optik sebagai antisipasi kebencanaan, serta eksperimen fisika pada perilaku eksotik suatu partikel atau zat. Merahputih.com / Rizki Fitrianto