Mengintip Meriahnya Selebrasi Para Perwira TNI-Polri Usai Dilantik Jokowi Presiden Joko Widodo melantik 724 perwira pertama TNI-Polri melalui upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri 2018 di Istana Merdeka (Setkab.go.id)

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo secara resmi melantik 724 perwira pertama TNI-Polri melalui upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri 2018 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/7). Presiden melantik para perwira yang disahkan melalui Keppres Nomor 56 TNI dan Keppres Nomor 57 Polri.

Jokowi juga menyematkan tanda pangkat perwira penerima Adhi Makayasa kepada empat perwira. Keempatnya adalah Sermatutar Rovi Ardya Prawira dari Akademi Militer, Sermatutar M Faishal Djauheri dari Akademi Angkatan Laut, Sermatutar Summa Laras Fatsagunar dari Akademi Angkatan Udara, serta Brigtar Dolly Septian dari Akademi Kepolisian.

Usai para perwira TNI-Polri mengucapkan sumpah, mereka secara bergantian melakukan selebrasi. Selebrasi yang dilakukan tiap-tiap matra pun berbeda-beda.

Selebrasi pertama dilakukan 225 perwira TNI AD, lulusan dari Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Secara lantang dan kompak, mereka meneriakkan yel-yel dan diikuti sujud syukur bersama-sama. Menyusul kemudian 102 perwira TNI AL, lulusan Akademi Angkatan Laut (AL) Surabaya, Jawa Timur. Mereka secara kompak menyanyikan yel-yel. Yang jadi pembeda, usai yel-yel mereka melemparkan topi putihnya ke udara setinggi-tingginya.

Sujud Syukur para perwira TNI-Polri (Setkab.go.id)

Lalu, 119 perwira TNI AU lulusan Akademi Angkatan Udara (AU) Yogyakarta menyusul kemudian. Mereka melakukan selebrasi kelulusan dengan meneriakkan yel-yel. Setelah itu, mereka bergaya dengan kacamata hitamnya masing-masing. Tak lupa, kepala mereka menengadah ke atas sembari memandang ke langit. Terakhir dilakukan oleh 278 perwira pertama lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jateng. Berbeda dengan para perwira TNI, tak ada yel-yel yang diserukan oleh mereka. Namun, para perwira pertama Polri itu hanya menyanyikan lagu Hymne Bhakti Pertiwi. "Bakti kami, persembahan, bakti kami untuk Ibu Pertiwi," seru mereka.

Mereka kemudian sejenak diam dan mengambil posisi sujud syukur. Tak sampai di situ, para perwira pertama Polri itu kemudian mengambil setangkai bunga dari saku masing-masing dan melemparkannya ke udara.

Tunjukkan Kecerdasan

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi meminta ke-724 perwira TNI/Polri yang baru dilantik tersebut untuk menunjukkan kecerdasan dan ketangkasan dalam menghadapi perubahan zaman. “Tunjukkan kemampuanmu untuk menaklukkan setiap tugas kedinasan yang diberikan,” pesan Presiden seperti dikutip setkab.go.id.

Jokowi menegaskan, ,enjadi perwira TNI dan Polri adalah membuka ladang pengabdian yang membanggakan, pengabdian untuk ideologi negara Pancasila, NKRI, konstitusi, Bhinneka Tunggal Ika, serta untuk Indonesia maju yang semakin jaya.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi juga mengingatkan, bahwa kehormatan yang diterima para perwira saat ini dan yang akan datang memang merupakan hasil jerih payah mereka.

Namun hal itu tidak mungkin diperoleh jika tidak ada pengorbanan dari para orang tua, ketekunan dan dedikasi dari instruktur dan pelatih, dukungan dari negara, dan hamparan kesempatan dari Ibu Pertiwi.

“Inilah saatnya Saudara-saudara bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala anugerah-Nya. Inilah saatnya saudara-saudara bersimpuh kepada Ibu Pertiwi,” tutur Presiden Jokowi. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH