Mengenang 42 Tahun Kepergian Drummer Led Zeppelin John Bonham

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 25 September 2023
Mengenang 42 Tahun Kepergian Drummer Led Zeppelin John Bonham

John Bonham ditemukan tewas dalam tidurnya. (Foto: Dok/johnbonham.co.uk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUARA keras ketukan snare drum bersamaan dengan hi-hat begitu ikonik dalam lagu Rock and Roll milik Led Zeppelin. Maha karya tersebut tercipta oleh tangan seorang John Henry Bonham yang merupakan drummer dari Led Zeppelin.

Pada era tersebut, semua orang memujanya, teknik permainan agresif yang jarang dilakukan oleh band-band eranya begitu membuatnya istimewa. Sayangnya pada hari kelam itu datang, tepatnya pada Rabu 24 September 1980 Jon Bonham ditemukan tewas dalam tidurnya di usia ke-32.

Baca juga:

Melihat Isi Studio Abbey Road lewat Dokumenter "If These Walls Could Sing"

Seperti yang tertulis dalam buku ‘John Bonham: A Thunder of Drums’ pada hari menjelang kematiannya, Bonha telah melakukan pesta minuman keras selama 12 jam yang dimulai pada siang hari dan berlangsung hingga tengah malam, ketika ia jatuh pingsan.

Pria yang akrab disapa Bonzo ini dikeahui telah mengonsumsi 40 unit vodka, sementara asupan maksimum minuman alkohol yang direkomendasikan di Inggris per hari untuk pria adalah 3-4 unit. Setelah jatuh pingsan di sofa, Bonzo ditidurkan oleh asistennya Rex King dengan posisi membaringkannya miring dengan bantal sebagai penyangga.

Keesokannya, bassis Led Zeppelin John Paul Jones mencarinya bersama road manager Led Zeppelin Ben Leferve. Coba mencari menyelusuri rumahnya, Paul Jones pun menemukan hal yang tak terduga dan mengagetkan.

“Ayo kita naik dan melihat Bonzo, lihat bagaimana keadaannya. Kami coba membangunkannya… sangat mengerikan,” ucap Paul Jones seperti dikutip dari buku ‘John Bonham: A Thunder of Drums’.

Setelah gagal mencari denyut nadi, Leferve pun lekas memanggil ambulan. Selang beberapa lama, sampel yang diambil dari kandung kemih Bonzo pun cukup mengagetkan karena menunjukkan tingkat alkohol 276 miligram per seratus mililiter. Kematian Bonzo pun dinyatakan tidak sengaja.

Baca juga:

Di Balik Gemerlap Dunia Musik, Kreativitas, Ide dan Inspirasi yang Saling Mempengaruhi

John Bonham menjadi drummer pertama sekaligus terakhir di Led Zeppelin. (Foto: Dok/johnbonham.co.uk)

Dikutip dari The Guardian, Ahli Patologi Dr. Edmund Hemstead melaporkan dengan menyatakan. “Ini menunjukkan dia menghirup muntahan tetapi tidak langsung mati karena itu, dan dia meninggal beberapa jam kemudian karena keadaaan terkejut saat menghirup muntah, selama waktu itu, alkohol ada di dalam tubuhnya dan darah akan pecah.”

Diketahui saat itu Led Zeppelin mulai berlatih untuk persiapan tur pertama mereka di Amerika Utara. Titik pertama direncanakan akan mulai pada 17 Oktober 1980 di Montreal, Kanada. Latihan dilakukan di dekat rumah vokalis Led Zeppelin Jimmy Page di Wndsor. Namun takdir berkata lain, kepergian Bonzo sontak membuat Led Zeppelin terpaksa menyatakan untuk bubar.

Hal itu diumumkan langsung oleh Led Zeppelin dalam sebuah pernyataan singkat bahwa mereka tidak akan melanjutkan sebagai band tanpa drummer mereka yang telah meninggal. Led Zeppelin memang sudah berakhir, namun pukulan khas drumnya akan selalu terdengar melalui radio, piringan hitam, tape, hingga para musisi muda yang memainkan lagu-lagu Led Zeppelin. (Far)

Baca juga:

4 Hit Dunia ini Ternyata Respon untuk Lagu yang Pernah Dibuat Artis Lain

#Musik #Legenda Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan