Mengenalkan Anak Pentingnya Pertolongan Pertama Melalui Hansaplast First Aid Rescue

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 25 Maret 2019
Mengenalkan Anak Pentingnya Pertolongan Pertama Melalui Hansaplast First Aid Rescue

Memberikan anak-anak pengetahuan tentang pertolongan pertama (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SORE ini si kecil sedang asyik bermain. Tapi tiba-tiba terdengar rintihan tangisannya. Pas kamu hampiri, rupanya si kecil mengalami luka di bagian lutut. Ya begitulah. Namanya juga anak-anak. Sudah menjadi hal biasa kalau tiba-tiba dia terluka saat bermain.

Saat melihat si kecil terluka. Kamu pun jangan panik. Kamu bisa memberikannya pertolongan pertama. Jadi, akan sangat penting juga kalau kamu memberikan edukasi pertolongan pertama kepadanya. Tentu akan lebih baik lagi jika dilakukan sejak usianya masih dini.

Oleh karena itu, produk pertolongan pertama Hansaplast berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada anak usia dini. Mengenai pentingnya memberikan edukasi tentang pertolongan pertama. Dengan membuka Hansaplast First Aid Rescue Establishment di Kidzania Jakarta, Pacific Place, Jakarta Selatan. Establishment itu resmi dibuka hari ini, Senin (25/3).

Hansaplast First Aid Rescue Kidzania
(Foto: MP/Ikhsan Digdo)

"Semoga dengan dibukanya establishment ini, lebih banyak lagi anak-anak yang mendapatkan edukasi seputar pertolongan pertama," tutur Setiawan Saputra, Marketing Manager Hansaplast dalam peresmian yang dilakukan di area Kidzania Jakarta.

Setiawan menambahkan pihaknya juga bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pembukaan establishment tersebut. Ditambah, produk tersebut akan melakukan campaign ke sekolah-sekolah untuk memberikan informasi dibukanya Hansaplast First Aid Rescue.

Hansaplast First Aid Rescue Kidzania
(Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Untuk menjalankan program tersebut. Hansaplast akan menggunakan metode fun learning dalam mengedukasi anak mengenali pentingnya pertolongan pertama. Caranya, anak-anak akan diajak bermain menolong korban kecelakaan dalam bentuk patung manekin. "Jadi nanti ceritanya anak-anak akan menolong korban kebakaran di sebuah hotel," tutur Muhammad Suwandika, petugas Hansaplast First Aid Rescue kepada merahputih.com.

Pria yang akrab disapa Dika itu melanjutkan. Sebelum bermain menolong korban kecelakaan itu. Anak-anak akan diberikan edukasi terlebih dulu mengenai perlengkapan P3K untuk menolong korban. Barulah setelah itu anak-anak akan pergi ke sebuah replika hotel yang berada di luar tenant Hansaplast. Tapi masih berada di area Kidzania Jakarta.

"Yang main nanti minimal dua orang. Yang penting mereka mampu mengangkut tandu," jelas Dika lagi. Setiap sesi permainan, Dika menjelaskan hanya memakan waktu 20 menit. Tapi dalam waktu sesingkat itu. Si kecil dapat menambah pengetahuan pertolongan pertama menangani korban luka tanpa merasa jenuh.

Hansaplast First Aid Rescue Kidzania
(Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Setelah berhasil mengangkut korban patung manekin, si kecil akan kembali ke tenant Hansaplast. Di dalam tenant lalu si kecil akan belajar mengobati korban kecelakaan dengan perlengkapan pertolongan pertama milik produk itu. "Mereka akan dipandu oleh dua orang dari tim kami," tukas Dika.

Yuk sahabat Merah Putih, ajak anak kamu segera ke Kidzania Jakarta. Supaya mereka jadi paham betapa pentingnya menguasai pertolongan pertama. Dijamin mereka pasti akan senang banget kok. "Pendidikan anak usia dini sebaiknya memang harus dilakukan melalui bermain," papar Psikolog Anak, Vera Itabiliana Handiwidjojo, yang juga hadir dalam peresmian Hansaplast First Aid Rescue. (ikh)

#Anak #Pendidikan Anak #Ilmu Pengetahuan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Anak-anak yang dekat dengan buku dinilai akan lebih berani bermimpi, mampu berpikir kritis, serta memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan zaman.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Bagikan