Kesehatan Mental
Generasi Stroberi, si Kreatif nan Rapuh Strawberry generation adalah mereka yang lahir di 2000-an. (Foto: Unsplash/Duy Pham)

BUAHNYA terlihat cantik, merah merona, menyegarkan, tapi lunak dan mudah hancur jika mendapat tekanan. Sebuah gambaran nan pas untuk karakteristik anak-anak yang lahir di 2000-an. Merekalah generasi stroberi.

Istilah generasi stroberi awalnya muncul di Taiwan dan kemudian viral di media sosial. Berbagai sifat buah stroberi tersebut dianggap mirip dengan karakteristik anak-anak muda saat ini. Generasi ini punya gagasan kreatif, tetapi cenderung mudah menyerah dan lebih mudah sakit hati.

Seperti disebut Alodokter, ada beberapa karakteristik generasi stroberi, yakni melek teknologi sekaligus pandai memanfaatkannya. Hal tersebut membentuk generasi ini menjadi pribadi-pribadi yang berpikiran terbuka dan up to date terhadap perkembangan berita. Di sisi lain, berkat kemajuan teknologi, generasi stroberi juga memiliki jaringan sosial nan lebih luas.

Baca juga:

Generasi Muda Butuh Growth Mindset

Mengenal Strawberry Generation, Si Kreatif nan Rentan Terluka
Sering membandingkan diri dengan orang lain. (Foto: Unsplash/Andrew Moca)

Anak-anak generasi stroberi ini umumnya sangat kreatif dan mampu berpikir out of the box. Kreativitas ini bisa dilihat dari banyaknya gagasan atau inovasi baru yang dilahirkan anak-anak muda.

Kreativitas tinggi ini juga membuat generasi stroberi cenderung bersikap entrepreneurial dan tidak terlalu terpaku pada gaji tetap. Berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya.

Sayangnya, mudah menyerah dan lebih mudah sakit hati juga merupakan salah satu karakteristik utama generasi stroberi. Hal itu disebabkan generasi stroberi jarang mendapat masalah atau tantangan yang bisa membuat mereka menjadi pribadi tangguh, mengingat generasi ini tumbuh besar di zaman serba mudah.

Selain itu, kebanyakan anak-anak generasi stroberi juga sering kali dimanja dan diberi perlilndungan berlebih dari orangtua mereka. Hal itulah yang membuat mereka tidak memiliki banyak kesempatan untuk mencari jalan keluar sendiri bagi masalah yang mereka temukan dalam hidup.

Baca juga:

Generasi Muda Mainkan Peran Penting Jaga Lingkungan

Mengenal Strawberry Generation, Si Kreatif nan Rentan Terluka
Kegagalan memnbuatmu menjadi lebih baik. (Foto: Unsplash/Helena Lopes)

Akses yang mudah terhadap informasi juga rentan membuat generasi stroberi sering overthinking bahkan stres. Sebagai contoh, media sosial yang saat ini kerap menjadi tempat pamer, bisa memicu anak muda untuk membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain.

Ada beberapa perubahan yang perlu dilakukan generasi stroberi agar lebih tangguh dan unggul. Terapkanlah pola pikir berkembang atau growth mindset. Dengan pola pikir itu, anak-anak muda bisa terus terpacu untuk mengembangkan kemampuannya dan semakin berani menghadapi tantangan.

Perlu kamu pahami juga bahwa kegagalan merupakan sesuatu yang dirasakan semua orang, dan bukanlah akhir dari segalanya. Justru dengan kegagalan, kamu bisa menjadi lebih baik dan karaktermu akan dibentuk.

Biasakan diri juga untuk tidak menyerap mentah-mentah informasi yang baru didapat agar terhindar dari kebiasaan melakukan self-diagnosis.(and)

Baca juga:

Para Generasi Muda, Intip 4 Hal Simpel yang Bisa Membantumu Menabung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sering Berulah, Ezra Miller Ternyata Alami Gangguan Mental
ShowBiz
Sering Berulah, Ezra Miller Ternyata Alami Gangguan Mental

Tengah mencari pengobatan untuk masalah kesehatan mentalnya.

Kenalan Sama Fitur Template di Reels Instagram
Hiburan & Gaya Hidup
Kenalan Sama Fitur Template di Reels Instagram

Memungkinkan pengguna membuat konten Reels dengan mudah dengan format video yang sudah ada.

Cukur Gundul Argentina 3-0, Indonesia Juara Dunia eFootball WEC 2022
Fun
Cukur Gundul Argentina 3-0, Indonesia Juara Dunia eFootball WEC 2022

Elga Cahya Putra berhasil keluar sebagai juara eFootball di IESF WEC 2022.

Formule E vs Formula 1, Begini Bedanya
Fun
Formule E vs Formula 1, Begini Bedanya

Mesin F1 semburkan tenaga lebih besar.

James Corden Pernah Audisi untuk Peran Hobbit di 'Lord Of The Rings'
ShowBiz
James Corden Pernah Audisi untuk Peran Hobbit di 'Lord Of The Rings'

Ia telah melakukan penyesuaian aksen dan segalanya dari karakter Gamgee, tapi tetap tidak dipilih untuk memerankannya.

Meta akan Meluncurkan Kacamata AR Pertamanya pada 2024
Fun
Meta akan Meluncurkan Kacamata AR Pertamanya pada 2024

Meta tengah berfokus pada augmented reality (AR) dan metaverse.

Rusuh Rasial 10 Mei 1963 Terbesar di Bandung
Fun
Rusuh Rasial 10 Mei 1963 Terbesar di Bandung

berawal dari konflik antara ‘geng’ yang beranggotakan mahasiswa etnis Tionghoa dan non Tionghoa di kampus ITB.

Mengenal Somkiat Chantra, Pemenang Grand Prix Pertama Asal Thailand
ShowBiz
Mengenal Somkiat Chantra, Pemenang Grand Prix Pertama Asal Thailand

Somkiat Chantra menjadi pembalap Thailand pertama yang memenangkan Grand Prix dalam sejarah.

Hyundai hingga KIA Bakal Mendapatkan Layanan Nvidia Cloud Gaming
Fun
Perilaku Harus Diperhatikan untuk Loyalitas Konsumen
Fun
Perilaku Harus Diperhatikan untuk Loyalitas Konsumen

Kamu harus menunjukan dengan perilaku yang baik.