Mengenal Sosok Ambarita Damanik, Eks Penyidik KPK yang jadi Tenaga Ahli Menpora Ambarita Damanik. Foto: Rosa Panggabean/ANTARA

MerahPutih.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memperkenalkan Tenaga Ahli baru yang berasal dari Polri bernama Ambarita Damanik pada Selasa (25/7).

Ambarita Damanik bakal mengemban tugas pencegahan korupsi di lingkungan Kemenpora. Sosok Damanik tidak asing lagi dalam kerja-kerja pemberantasan rasuah di Indonesia.

Baca Juga

KPK Sebut Menpora Dito akan Revisi LHKPN, Status Hadiah Diganti Hibah Tanpa Akta

Sebab, dia pernah bertugas menjadi penyidik senior di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada periode 2005 sampai 2021.

Kolega Damanik yang pernah bertugas di KPK, Yudi Purnomo Harahap mengatakan, Damanik merupakan penyidik yang tegas dan berwibawa. Yudi adalah anggota Damanik di Satgas Penyidikan KPK.

Selama bertugas di KPK, kata Yudi, Damanik banyak menangani kasus-kasus besar seperti kasus korupsi Bank Century, proyek e-KTP, kasus korupsi di BUMN, hingga operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat aparat penegak hukum, eksekutif hingga legislatif.

“Publik mengenal sosoknya ketika memimpin penangkapan terhadap Setya Novanto dalam kasus E-KTP dan juga Samin Tan yang menjadi DPO KPK,” kata Yudi dalam keterangannya, Selasa.

Baca Juga

Bertemu Menpora, Erick Thohir Sampaikan 3 Poin Penting soal Piala Dunia U-17

Menurut Yudi, Damanik selalu bekerja tuntas. Bahkan, lanjut dia, ketika menangani kasus e-KTP Damanik pernah mendapatkan penghargaan dari FBI atas kerja sama yang baik antara Indonesia dan Amerika Serikat.

“Penghargaan itu diserahkan oleh Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia pada tahun 2019,” ungkapnya.

Yudi menambahkan, selama berkarier di kepolisian, Damanik lebih banyak bekerja bidang Reskrim. Selain itu, dia juga pernah menjadi Anggota Kontingen Pasukan Garuda di Kamboja dan menjadi Anggota Satgas Anti Teror dan Bom (ATB).

Ketika di KPK, diungkapkan Yudi, Damanik memutuskan pensiun dini dari Polri sekitar tahun 2012. Kemudian, Damanik termasuk dari 57 orang yang tersingkir karena TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) di lembaga antirasuah.

Pada 2022, Damanik bergabung kembali di Polri dengan menjadi Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Polri. Dia telah melaksanakan tugas dalam upaya pencegahan korupsi seperti program pupuk subsidi dan dana pemulihan ekonomi nasional.

Yudi menilai keputusan Menpora Dito menjadikan Damanik sebagai tenaga ahli merupakan pilihan yang tepat, bukan hanya karena karakternya yang berintegritas tetapi Damanik juga telah berpengalaman dan menunjukan kinerja profesional.

“Sehingga saya yakin Ambarita Damanik akan mampu berbagi ilmu dan pengalamannya dalam mencegah korupsi di lingkungan Kemenpora,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Menpora Dito Ngaku Tak Tahu soal Rp 27 Miliar yang Dikembalikan ke Kejagung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mulai 17 September KAI Cirebon Beri Diskon 20 Persen bagi Penumpang Disabilitas
Indonesia
Mulai 17 September KAI Cirebon Beri Diskon 20 Persen bagi Penumpang Disabilitas

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Ayep Hanapi mengatakan pemberian diskon itu bersamaan dengan Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September 2023.

SBY Siapkan Konsep Pemenangan Pilpres untuk Prabowo
Indonesia
SBY Siapkan Konsep Pemenangan Pilpres untuk Prabowo

Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Herman Khaeron menjelaskan, berdasarkan pengalaman sebagai presiden, SBY juga sudah mengerahkan seluruh kader Demokrat.

Bareskrim Tangkap Puluhan Bandar Narkoba, Aset Disita Tembus Ratusan Miliar Rupiah
Indonesia
Bareskrim Tangkap Puluhan Bandar Narkoba, Aset Disita Tembus Ratusan Miliar Rupiah

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil operasi bersama Polri dengan Royal Malaysia Police, Royal Thai Police, hingga US-DEA.

KPU Sebut Putusan Penundaan Pemilu Bukan Kewenangan Hakim Pengadilan Negeri
Indonesia
KPU Sebut Putusan Penundaan Pemilu Bukan Kewenangan Hakim Pengadilan Negeri

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menghukumnya untuk tidak melaksanakan sisa tahapan Pemilu 2024 selama lebih-kurang dua tahun empat bulan dan tujuh hari.

Di Bawah Rintik Hujan, PM Albanese Ajak Jokowi Berkeliling Admiralty House
Dunia
Di Bawah Rintik Hujan, PM Albanese Ajak Jokowi Berkeliling Admiralty House

Pertemuan keduanya berlangsung akrab. Di bawah rintik hujan, Albanese mengajak Jokowi untuk berkeliling di halaman belakang Admiralty House.

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Bagikan Puluhan Juta Rupiah Lewat WhatsApp
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Bagikan Puluhan Juta Rupiah Lewat WhatsApp

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan puluhan juta rupiah hanya dengan mendaftarkan diri melalui nomor akun WhatsApp tertentu.

Heru Budi Sebut Pembangunan Stasiun KRL JIS Sedang Berproses
Indonesia
Heru Budi Sebut Pembangunan Stasiun KRL JIS Sedang Berproses

"Sedang proses, sedang jalan," ucap Heru di Jakarta, Senin (3/7).

AG Dijebloskan ke LPKA Tangerang, Jalani Hukuman 3 Tahun 6 Bulan Penjara
Indonesia
AG Dijebloskan ke LPKA Tangerang, Jalani Hukuman 3 Tahun 6 Bulan Penjara

Eksekusi AG dilakukan berdasarkan putusan yang sudah inkrah (berkekuatan hukum tetap).

Sertifikat Mengemudi untuk Bikin SIM Bisa Kurangi Kesemrawutan Lalu Lintas
Indonesia
Sertifikat Mengemudi untuk Bikin SIM Bisa Kurangi Kesemrawutan Lalu Lintas

Masyarakat yang ingin membuat SIM baru harus memiliki sertifikat verifikasi dari sekolah mengemudi.

DPR Akan Panggil CEO Lippo Karawaci John Riady
Indonesia
DPR Akan Panggil CEO Lippo Karawaci John Riady

Komisi VI DPR RI akan memanggil CEO PT Lippo Karawaci Tbk John Riady untuk memberikan keterangan terkait pembangunan Apartemen Meikarta.