Mengenal Natural Dyeing, Teknik Pewarnaan Alami Khas UMKM Masa Kini Natural dyeing adalah proses pewarnaan tekstil ramah lingkungan yang kini banyak dipakai UMKM. (Foto: Pexels/Maria Victoria Eckell)

RAMAH lingkungan adalah topik kampanye yang paling sering digalakkan saat ini. Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika banyak UMKM yang turut menerapkan proses ramah lingkungan dalam kegiatan produksinya. Selain turut menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan, barang ramah lingkungan biasanya juga jadi salah satu pertimbangan bagi konsumen.

Salah satu proses eco-friendly yang banyak dijalani oleh UMKM saat ini adalah teknik natural dyeing. Sesuai namanya, ini adalah teknik mewarnai sesuatu dengan bahan-bahan yang didapat di alam. Dilansir dari laman Love to Know, kebanyakan pewarna alami ini berasal dari akar, kayu, buah beri, daun, bunga, kacang, dan biji-bijian. Namun, adapula pewarna yang berasal dari serangga, kerang, dan objek-objek mineral.

Baca Juga:

Jualain Kuliner, Mal Kuningan City Gelar Jakarta Kulinary Edition

Salah satu tanaman yang umum dijadikan pewarna adalah brazil wood dari Asia dan Amerika Selatan. Tanaman ini bisa menghasilkan warna merah, ungu, dan merah muda. Selain itu, bahan lain yang umum digunakan adalah tanaman indigofera yang tumbuh di India, Amerika Tengah, dan Afrika. Seperti namanya, warna ini memberikan tone biru gelap atau indigo.

Tanaman indigofera adalah salah satu penyedia warna indigo yang paling umum_Pexels_Teona Swift

Selain tumbuhan, hewan juga ada yang menjadi bahan pewarna alami. Hewan itu adalah jenis kerang shellfish. Kerang ini menghasilkan warna ungu. Lalu, bahan-bahan mineral yang memberikan warna menarik adalah hitam besi, kuning krom, dan biru prusia.

Pewarna alami ini banyak digunakan oleh seniman dan perajin tangan pada produk yang mereka jual. Natural dyeing ini mulai populer karena kekhawatiran akan kerusakan lingkungan dan limbah yang dihasilkan oleh pewarna sintesis.

Baca Juga:

Tiga Anggota BLACKPINK Kenakan Pakaian Karya Desainer Indonesia

Sedangkan, pewarna alami tidak membahayakan lingkungan karena bahannya terbarukan. Selain itu, proses natural dyeing juga berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah terpencil.

Beberapa perajin memilih untuk membilas kain setelah cat menempel dengan jelas dan mengering. (Foto: Pexels/Teona Swift)

Proses natural dyeing ini sendiri cukup panjang. Pertama, bahan-bahan alami ini akan dikumpulkan lebih dulu lalu direndam dalam air selama beberapa jam. Setelah itu, bahan alami tadi akan dipanaskan selama kurang lebih satu jam supaya warna yang diekstrak lebih jelas dan nampak.

Nah, selanjutnya air akan dicampurkan ke pewarna tadi untuk mencapai warna dan volume yang diinginkan. Selanjutnya, perajin hanya perlu mencelupkan kain atau objek pilihannya ke dalam campuran cat alami tadi dan diangkat. Beberapa perajin lebih suka membilas kain setelah pencelupan. Namun, ada pula yang membiarkan cat tadi menyerap dan kering sempurna sebelum dibilas. (mcl)

Baca Juga:

Kolaborasi Kampus Perangi Sampah Makanan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kondominium dalam Gedung Pencakar Langit Tertipis di Dunia Siap Dihuni
Fun
Kondominium dalam Gedung Pencakar Langit Tertipis di Dunia Siap Dihuni

Pembangunan gedung pencakar langit tertipis di dunia yang berlokasi di Manhattan, New York telah selesai.

Baxdrostat Diujicobakan untuk Obat Penurun Darah Tinggi
Hiburan & Gaya Hidup
Baxdrostat Diujicobakan untuk Obat Penurun Darah Tinggi

Mampu mengurangi tekanan darah hingga 20 poin.

Kreator 'Payday' Garap Gim Bergenre Sama di Studio Baru
Fun
Kreator 'Payday' Garap Gim Bergenre Sama di Studio Baru

Akan memiliki tema yang terinspirasi dari gim Cyberpunk.

Wajarkah Bila Ingin Hidup Biasa Saja? Begini Kata Psikolog
Hiburan & Gaya Hidup
Wajarkah Bila Ingin Hidup Biasa Saja? Begini Kata Psikolog

Yuk intip penjelasan psikolog tentang orang yang ingin hidup biasa saja

Tanjakan Maut itu Bernama Tanjakan Emen
Fun
Tanjakan Maut itu Bernama Tanjakan Emen

27 orang meninggal dunia pada kecelakaan Tanjakan Emen empat tahun lalu.

Ganti Status Perut, dari Buncit ke Sixpack
Fun
Ganti Status Perut, dari Buncit ke Sixpack

Mengecilkan perut buncit juga baik untuk kesehatan.

Film dan Drama Korea yang Cocok Ditonton Awal Tahun 2023
ShowBiz
Film dan Drama Korea yang Cocok Ditonton Awal Tahun 2023

Menghadirkan sejumlah film dan drama Korea yang menarik dari berbagai genre.

Brompton Hadirkan Shop-in-Shop Pertama di Indonesia
Fun
Brompton Hadirkan Shop-in-Shop Pertama di Indonesia

Brompton Indonesia buka toko luring kedua di Jakarta.

Ritual Ajaib Selebritas Hollywood demi Kecantikan
ShowBiz
Esports Star Indonesia Season 3 Cari Talenta Baru untuk 'Free Fire'
Fun
Esports Star Indonesia Season 3 Cari Talenta Baru untuk 'Free Fire'

Esports Star Indonesia Season 3 kembali menggandeng Garena Indonesia.