Mengenal komunitas Vespa Mocaves Mocaves berdiri sejak 2015 silam (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

SOLID, begitulah komunitas Vespa Mocaves yang beranggotakan pria dan wanita pecinta motor Vespa klasik dan matik. Komunitas ini telah berdiri sejak 2015 silam. Sekiranya mereka beranggotakan 99 orang dalam komunitas mereka itu.

Berawal dari saling tegur antar pecinta Vespa yang melatarbelakangi terciptanya komunitas ini. Komu, perwakilan dari Mocaves mengatakan saat ditemui merahputih.com Sabtu (13/1) di kantor Merah Putih, Gading Serpong, Tangerang Selatan bahwa komunitas ini kental rasa persaudaraannya.

"Mocaves adalah modern classic Vespa jadi gabungan klasik dan modern, gigi dan matik.
Udah hampir 2 tahun sejak 2015 (berdirinya). Berawal dari ya sapa-sapaan di jalan, hobi, keselarasan bervespa," papar Komu.

Menurut Komu komunitas ini akan selalu menerima anggota baru. Tidak hanya mencintai vespa saja. Siapapun yang bergabung dengan Mocaves harus memiliki jiwa anak muda.

Meskipun tidak memiliki Vespa, hal tersebut tidak menjadi masalah. Mocaves selalu menginginkan anggota baru yang siap saling merangkul dan percaya akan sesama anggota.

"Syarat gabungnya yang penting jiwa lu kekinian, asik, jadi gabung aja lambat laun bisa beli Vespa. minjem aja dulu (Vespa)," terangnya.

Komunitas ini memang mengedepankan jiwa muda yang memiliki semangat tinggi dalam berkomunitas. Namun, mereka juga memiliki anggota dari berbagai umur. Dari pelajar hingga para pekerja menjadi satu dalam komunitas yang berdomisili di Tangerang ini.

Mocaves rutin mengadakan kegiatan sosial (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Mereka hanya berdomisili di kawasan Tangerang semisal Balaraja, BSD, dan Gading Serpong. Basecam Mocaves, berada di kawasan Kelapa Dua, Tangerang Selatan.

"SMA, kuliah, kerja. Anak baru sekitar 16-17 ada 40-50 tahun," imbuhnya.

Bukan sekadar mencari kesenangan belaka saja menurut Komu dibuatnya komunitas ini. Sesekali dalam mereka menyelipkan kegiatan sosial dalam agenda kegiatan mereka. Untuk menjaga tali persaudaraan mereka juga rutin melakukan acara kebersamaan.

"Kita lebih ke sosial per tiga bulan ke panti asuhan. Kita juga biasa piknik ke puncak ke bandung," ungkapnya.

Mocaves juga rutin melakukan kegiatan turing. Kebersamaan mereka dapat dilihat saat melakukan turing. Saat ada Vespa yang mogok mereka akan saling membantu dan merangkul. Jadinya para anggota akan selalu solid dan merasakan kenyamanan menjadi anggota Mocaves.

Destinasi mereka pun bermacam-macam. Sebut saja, paling jauh mereka sudah mengendarai Vespa bersama puluhan anggota lain ke Yogyakarta.

"Tahun lalu ke Yogya ada sekitar 20 Vespa. Kita berkawan, kalau ada yang mogok kita bantu kita rangkul," imbuhnya lagi.

Seakan Mocaves ialah komunitas yang selalu mengajak anggota baru dalam komunitas mereka. Dalam waktu dekat mereka akan berlibur ke Bandung. Siapapun pecinta Vespa dapat bergabung bersama mereka berbagi kemeriahan.

"Kita akan piknik ke Bandung 15-18 Februari. Yang ikut monggo," tutup Komu. (ikh)

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH