Mengenal Blockchain A-Z Bitcoin adalah cryptocurrency yang masuk dalam Blockchain. (Foto: Pixabay/Designerkottayam)

BLOCKCHAIN memang masih baru di Indonesia, namun bukan mustahil akan berkembang terus seiring dengan perubahan zaman. Tentunya butuh edukasi yang mantap dalam memahami perkembangan teknologi digital ini. Laman Coinvestasi memberikan pemahaman terhadap istilah-istilah yang kerap dipakai dalam dunia Blockchain.

51% Attack


Semacam serangan (attack) pada network. Ketika lebih dari setengah daya komputasi dari network cryptocurrency diatur oleh satu entitas atau grup, entitas atau grup tersebut bisa memicu transaksi yang bertentangan yang membahayakan network, jika mereka memiliki tujuan buruk.

Alamat

computer
Dibutuhkan alamat untuk transaksi cryptocurrency. (Foto: Pexels/rawpixel.com)


Alamat cryptocurrency digunakan untuk mengirim atau menerima transaksi dalam network. Alamat biasanya berupa string dari karakter alfanumerik.

ASIC


Singkatan dari Application Specific Integrated Circuit. Sering dibandingkan dengan GPU, ASIC secara khusus dibuat untuk mining dan singnifikan dalam menghemat daya.

Bitcoin

Bitcoin adalah cryptocurrency pertama yang bersifat sentral dan open source. Bitcoin terdapat pada network peer-to-peer secara global tanpa membutuhkan middlemen, penerbit yang terpusat atau pihak ketiga lainnya.

Block

light led
Blcokchain memungkinkan semua tercatat bersifat personal. (Foto: Pexels/Pixabay)

Block adalah paket data yang membawa data tercatat permanen pada network Blockchain.

Blockchain

Blockchain adalah buku besar bersama yang transaksinya tercatat permanen pada blok. Blockchain berperan sebagai rekaman historis dari semua transaksi yang pernah terjadi, dari blok awal hingga blok terbaru. Karenanya dinamakan Blockchain (rantaian blok).

Block Explorer

Block explorer adalah tool untuk melihat semua transaksi, sebelumnya dan saat ini, pada Blockchain. Explorer ini menyediakan informasi yang berguna, seperti rate dari hash network serta pertumbuhan transaksi.

Block Height

blockchain
Blockchain membuat transaksi langsung tanpa pihak ketiga. (Foto: Pexels/WorldSpectrum)


Jumlah blok yang terhubung pada Blockchain.

Block Reward

Bentuk dari insentif untuk miner yang berhasil menghitung hash dalam block selama mining. Selama prosesnya, verifikasi transaksi pada Blockchain menghasilkan koin-koin baru, yang menjadi reward bagi miner.

Central Ledger

Sebuah buku besar (ledger) yang dikeluarkan oleh agensi central.

Confirmation

blockchain
Ketika memining cryptocurrency semua langsung antara miner dan owner. (Foto: Pexels/Worldspectrum)

Aktivitas yang berhasil dari meng-hash sebuah transaksi dan menambahkannya pada Blockchain.

Consensus

Consensus didapatkan ketika semua peserta dari network menyetujui validitas sebuah transaksi, memastikan bahwa buku besar (ledger) terkait adalah salinan yang tepat.

Cryptocurrency


Juga dikenal sebagai token, cryptocurrency adalah representasi dari aset-aset digital.

Cryptographic Hash Function

blockchain
Blockchain yang menghubungan antara satu komputer dengan komputer lainnya. (Foto: Pixabay/jaydeep_)

Hash kriptografik menghasilkan value hash dengan ukuran tetap dan unik dari input transaksi ukuran variabel. Algoritma komputasi SHA-256 adalah contoh dari hash kriptografi.

Dapp

Aplikasi yang bersifat desentralisasi (decentralised application atau disingkat Dapp) adalah aplikasi open source yang beroperasi secara mandiri. Aplikasi ini juga memiliki data yang tersimpan pada Blockchain, dalam bentuk token kriptografi, dan beroperasi pada protokol proof of value.

DAO

Decentralised Autonomous Organizations atau Organisasi Desentralisasi Mandiri yang bisa dianggap sebagai korporasi yang berjalan tanpa adanya intervensi manusia serta mengikuti semua bentuk pengaturan dari aturan bisnis yang tidak bisa diotak-atik.

Distributed Ledger

blockchain
Catatan aktivasi berada pada buku besar. (Foto: Pexels/David McBee)

Buku besar (ledger) yang terdistribusi adalah buku besar di mana data yang disimpan antar network dari node desentralisasi. Buku besar tersebut tidak memiliki mata uang sendiri dan mungkin bersifat tertutup dan privat.

Distributed Network

Jenis network di mana pengolahan power dan data tersebar di banyak node, bukan di pusat data central.

Difficulty

Ini merujuk pada seberapa mudah informasi transaksi dari blok data bisa dimine dengan sukses.

Digital Signature

Sebuah kode digital yang dihasilkan oleh enkripsi public key, terlampir pada dokumen yang dikirimkan secara elektronik untuk menguji konten serta identitas pengirim.

Double Spending

blockchain
Berbagai cryptocurrency. (Foto: Pexels/WorldSpectrum)

Double spending terjadi ketika sejumlah uang dihabiskan lebih dari satu kali.

Ethereum

Ethereum adalah platform desentralisasi berbasis Blockchain untuk aplikasi yang menjalankan smart contract. Ethereum ditujukan untuk mengakhiri isu terkait sensor, penipuan dan campur tangan pihak ketiga.

EVM

Ethereum Virtual Machine (EVM) atau Mesin Virtual Ethereum adalah mesin Turing virtual yang memungkinkan kode EVM byte dijalankan. Tiap node Ethereum dijalankan pada EVM untuk menjaga konsensus antar Blockchain.

Fork

blockchain
Blockchain merupakan buku catatan aktivasi yang aman. (Foto: Coinvestasi)

Fork menciptakan versi alternatif dari Blockchain, menyisakan dua Blockchain untuk berjalan secara bersamaan dalam bagian berbeda dari network.

Genesis Block

Sebuah atau kumpulan blok pertama dari Blockchain.

Hard Fork

Tipe fork yang mengesahkan transaksi invalid, dan sebaliknya. Tipe fork ini membutuhkan semua node dan pengguna untuk mengupgrade ke versi terbaru dari software protokol.

Hash

blockchain
Adanya pencatatan aktivitas di Blockchain. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Aktivitas yang melakukan hash function pada data output. Ini digunakan untuk mengkonfirmasi transaksi koin.

Hash Rate

Pengukuran kinerja mining rig yang dinyatakan dalam hash tiap detik.

Hybrid PoS/PoW

Sebuah hibrid PoS/PoW untuk Proof of Stake dan Proof of Work sebagai konsensus algoritma distribusi pada network. Dalam metode ini, balance antara miner dan voter (holder) bisa tercapai, yang kemudian menciptakan sistem berbasis komunitas dari insider (holder) dan outsider (miner).

Mining

blockchain
Diperlukan node untuk dapat melakukan mining. (Foto: Pixabay/rebcenter-moscow)

Mining adalah transaksi validasi Blockchain. Validasi dibutuhkan agar miner mendapatkan insentif, biasanya dalam bentuk koin. Dalam cryptocurrency, mining bisa menjadi bisnis yang menguntungkan jika dilakukan secara benar. Dengan memilih hardware paling efisien dan sesuai dengan target, mining bisa menjadi penghasilan pasif.

Multi-Signature

Multi-signature menyediakan layer keamanan dengan syarat lebih dari satu key untuk mengesahkan sebuah transaksi.

Node


Salinan dari buku besar (ledger) yang dioperasikan oleh peserta dari network blockchain.

Oracles

blockchain
Adanya oracles yang menjembatani realita dengan Blockchain. (Foto: Pixabay/TheDigitalArtist)


Oracles berfungsi sebagai jembatan antara realita dan Blockchain dengan menyediakan data ke smart contract.

Peer to Peer


Peer to Peer (P2P) merujuk pada interaksi desentralisasi antara dua pihak atau lebih dalam network yang sangat saling berhubungan. Peserta dari network P2P berhubungan secara langsung satu sama lain melalui titik mediator.

Public Address


Public address (alamat publik) adalah hash kriptografi dari public key. Alamat ini berfungsi seperti alamat email yang bisa dipublikasikan di mana-mana, tidak seperti private key.

Private Key

blockchain
Adanya sistem keamanan yang kuat memungkinkan Blockchain tak ditembus. (Foto: Pexels/pixabay)


Private key adalah string dari data yang bisa mengakses token dari wallet tertentu. Private key berupa password yang tersembunyi dari siapa pun kecuali pemilik alamat.

Proof of Stake


Sebuah konsensus algoritma distribusi yang memberikan pendapatan berdasarkan jumlah koin yang dimiliki (own) atau dipegang (hold). Semakin banyak investasi koin, semakin banyak kesempatan yang didapat dari mining dengan protokol ini.

Proof of Work


Sebuah konsensus algoritma distribusi yang mensyaratkan peran aktif dalam blok data mining, seringkali dari sumber data pemakaian konsumen, seperti listrik. Semakin banyak yang dilakukan atau semakin banyak power komputasi yang disediakan, semakin banyak koin yang diberikan.

Scrypt

blockchain
Penggunaan skrip tertentu membantu penghematan waktu. (Foto: Pexels/WorldSpectrum)


Scrypt adalah jenis algoritma kriptografi dan digunakan oleh Litecoin. Dibandingkan dengan SHA256, script bekerja lebih cepat dan tidak menghabiskan waktu pemrograman.

SHA-256


SHA-256 adalah algoritma kriptografik yang digunakan oleh cryptocurrency seperti Bitcoin. Namun, algoritma ini menggunakan banyak daya komputer dan waktu proses, yang memaksa miner membentuk mining pool untuk mendapatkan gain.

Smart Contracts


Smart contracts menulis aturan bisnis dalam sandi bahasa pemrograman menjadi Blockchain yang ditujukan untuk peserta dari network.

Soft Fork

bitcoin
Diperlukan node atau komputer individual untuk aktif dalam cryptocurrency. (Foto: Pixabay/AaronJOlson)


Soft fork berbeda dari hard fork karena hanya transaksi valid sebelumnya yang dibuat invalid. Karena old node mengenali blok baru sebagai valid. Soft fork bersifat backward-compatible. Tipe fork ini membuat miner harus melakukan upgrade, sementara hard fork mensyaratkan semua node untuk menyetujui versi terbaru.

Solidity


Solidity adalah bahasa pemrograman Ethereum untuk mengembangkan smart contract.

Testnet


Sebuah ujicoba yang digunakan pengembang Blockchain untuk mencegah pengeluaran aset pada chain utama.

Transaction Block

blockchain
Cryptocurrency. (Foto: Pexels/Marta Branco)


Sejumlah transaksi yang dikumpulkan ke dalam blok dengan hash function dan ditambahkan ke Blockchain.

Transaction Fee


Semua transaksi cryptocurrency yang membutuhkan biaya transaksi. Biasa tersebut ditambahkan ke dalam akun untuk penghasilan blok yang diterima miner ketika berhasil memproses blok.

Turing Complete


Turing complete merujuk pada kemampuan mesin untuk mengalkulasi program komputer yang bisa diprogram. Sebagai contoh, Ethereum Virtual Machine (EVM).

Wallet

blockchain
Wallet adalah file yang menerima private key. (Foto: Pixabay/WorldSpectrum)


Sebuah file yang menerima private key. Biasanya terdiri dari software klien yang dapat diakses untuk melihat dan membuat transaksi dari Blockchain tertentu yang khusus dibuat untuk wallet tersebut. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH