Mengenal Baden Powell, Bapak Pandu Sedunia Dikenal sebagai Bapak Pandu Sedunia. (Foto: BBC)

SETIAP 22 Februari, dunia memperingati Hari Bapak Pandu Sedunia atau Scout Founder’s Day yang dicetuskan sosok Baden Powell. Tekad yang besar selama perjalanan hidup membuat ia menjadi tokoh utama dalam lahirnya Kepanduan Dunia. Tepat di Februari 2021 ini, kita memperingati hari ulang tahunnya ke-164.

Bagi dunia Praja Muda Karana atau Pramuka di Indonesia, pasti sudah tidak asing lagi dengan keberadaan Baden Powell. Ia berjuang demu suatu peradaban dan jasanya dalam dunia kepanduan tidak bisa dihitung dengan angka. Mungkin tanpa beliau, tidak ada kepanduan-kepanduan di setiap negara.

Adalah Robert Stephenson Smyth Baden Powell atau disebut juga Sir Robert Baden Powell yang lahir di London 22 Februari 1857. Mengutip laman resmi Scout, Powell adalah anak kedelapan dari 10 bersaudara. Ayahnya, Baden, merupakan seorang profesor di Universitas Oxford dan ibunya bernama Henrietta Powell. Sang ayah meninggal ketika Powell masih berusia tiga tahun sehingga keluarganya harus menghadapi kehidupan yang lebih sulit.

Baca juga:

Keseruan Peserta Jambore Pramuka Nasional 2016

Mengenal Baden Powell, Bapak Pandu Sedunia
Keluarga Baden Powell. (Foto: Pinterest/Nagylaki András)

Ia mendapatkan beasiswa ke Charterhouse School, salah satu sekolah negergi paling bergengsi di Inggris. Selama berada di sana, Powell menggali minatnya dalam seni kepanduan dan kerajinan kayu. Ia juga mempelajari berbagai macam keahlian baru, bermain piano, dan biola.

Sejak di sekolah inilah Powell menaruh perhatian pada alam bebas. Ia biasa bersembunyi dari guru-gurunya ke hutan di sekitar sekolah untuk berburu hewan liar, bahkan menangkap dan memasak kelinci. Saat memasak, ia berhati-hati supaya keberadaannya tidak diketahui melalui asap masakannya.

Masa liburan pun tiba. Petualang muda ini pergi bersama saudara-saudaranya untuk berlayar ke sekitar pantai selatan Inggris. Di hari lain mereka juga mendayung di Sungai Thamse dan banyak lagi.

Baden Powell bukanlah siswa yang pandai di bidang akademis. Sebaliknya, ia malah mengikuti ujian tentara dan mendapatkan posisi dua terbaik dari ratusan pelamar. Setelah itu, Powell mendapatkan gelar Kolonel Kehormatan.

Mengenal Baden Powell, Bapak Pandu Sedunia
Patung Baden Powell di Inggris. (Foto: Dorset View)

Pada 1876, Powell pergi ke India sebagai seorang tentara muda dengan spesialisasi pengintaian, pembuatan peta, pemeriksaan, bahkan diminta untuk melatih para tentara lainnya. Metode yang digunakan Powell dianggap tidak biasa, karena mendirikan unit kecil atau patroli yang bekerja bersama di bawah satu pemimpin. Setelah di India, ia juga ditugaskan ke Balkan, Afrika Selatan, dan Malta.

Setelah perang, Baden Powell mengelola Aids to Scouting untuk anggota muda dan berhasil mengumpulkan 22 laki-laki untuk berkemah di Pulau Brownsea. Dari sinilah awal mula gerakan kepanduan dibentuk.

Panduan Scouting for Boys diterbitkan pada 1908 dan mulai menyebar ke seluruh dunia dengan berbagai bahasa. Pada 1910, ia pensiun dari dunia tentara dan mencurahkan seluruh waktunya untuk Pramuka. Jambore pertama dilaksanakan di London pada 1920 dan ia diakui sebagai Bapak Pramuka Dunia.

Baca juga:

Selamat Hari Pramuka ke-55

Mengenal Baden Powell, Bapak Pandu Sedunia
Makam Powell yang bertuliska Kepala Pramuka Dunia. (Foto: Grupo Scout la Salle 214)

Pada 1912, Powell menikahi seorang perempuan bernama Olave Soames dan memiliki tiga anak, Peter, Heather Grace dan Betty Clay. Kesehatan Powell mulai menurun pada 1938 dan kembali ke Afrika. Bahkan ketika sakit, ia masih tetap mengekang energinya untuk memproduksi buku.

Powell meninggal dunia di usia 83 tahun pada 8 Januari 1941 dan dimakamkan di Nyeri dengan pemandangan Gunung Kenya. Di batu nisannya terdapat tulisan ‘Robert Baden-Powell, Kepala Pramuka Dunia’. (and)

Baca juga:

Hal yang Akan Kamu Dapat Saat Ikut Pramuka

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anggota HFPA Tidak Punya Anggota Kulit Hitam Picu #TimesUpGlobe
Fun
Rowan Atkinson Lelah Jadi Mr. Bean
ShowBiz
Rowan Atkinson Lelah Jadi Mr. Bean

Atkinson memilih untuk pensiun sebagai Mr. Bean.

Gupta Sitorus, Pengalaman 20 Tahun Lahirkan Berbagai Bisnis
Fun
Gupta Sitorus, Pengalaman 20 Tahun Lahirkan Berbagai Bisnis

Sang founder dari Jakarta Dessert Week, Disrupto.id, Greatmind.id, dan eskimomo.

Debut Runway, Ella Emhoff Kejutkan New York Fashion Week
Fashion
Charita Utami dan Yudhistira Mirza Rilis Single Kedua
ShowBiz
Charita Utami dan Yudhistira Mirza Rilis Single Kedua

Charita Utami dan Yudhistira Mirza telah merilis single keduanya yang berjudul 'Saling Menghidupkan'

Vintage Abis! Seniman Swedia Buat Toko Vinyl Khusus Tikus
Fun
Vintage Abis! Seniman Swedia Buat Toko Vinyl Khusus Tikus

Dibuat secara khusus untuk tikus oleh AnonyMouse

Seberapa Penting Peringatan Hari Tanpa Bra Sedunia?
Fun
Seberapa Penting Peringatan Hari Tanpa Bra Sedunia?

Pentingnya peringatan Hari Tanpa Bra Sedunia atau No Bra Day.

Home Schooling Ketika Orangtua Sibuk Bekerja
Fun
Home Schooling Ketika Orangtua Sibuk Bekerja

Biasanya, hal pertama yang dilakukan untuk merealisasikan rencana tersebut yakni dengan mencari institusi pembelajaran di rumah.

Mengintip Indahnya Fenomena 'Awan Pelangi' Langka di Jepang
Fun
Mengintip Indahnya Fenomena 'Awan Pelangi' Langka di Jepang

Sebuah awan mirip pelangi muncul di Jepang.

Sakit Hati Diselingkuhi, Perempuan ini Kirim 1 Ton Bawang Kerumah Pacarnya
Fun
Sakit Hati Diselingkuhi, Perempuan ini Kirim 1 Ton Bawang Kerumah Pacarnya

...dengan tujuan agar sang kekasih bisa menangis sebanyak yang ia lakukan atas pengkhianatannya.