Mengejutkan, Terungkap Alasan Synchronize Fest 2019 Hadirkan para Bintang Pop Melayu Ada alasan tersendiri Synchronize Festival menghadirkan musik pop Melayu. (foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

SETELAH sukses di Synchronize Fest 2018, salah satu festival musik terbesar di Indonesia itu tahun ini kembali digelar untuk yang keempat kalinya dengan tajuk Synchronize Fest 2019.

Synchronize Fest 2019 akan digelar selama tiga hari, yaitu pada 4-6 Oktober 2019 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Untuk gelaran tahun ini, musik multi-genre yang menghadirkan ratusan local heroes atau musisi dalam negeri tersebut, sukses memantik antusiasme yang begitu luar biasa.

Sebagai bukti, tiket kategori early bird dan presale 1 dari festival musik besutan Demajors dan Dyandra Promosindo itu sudah terjual 7.000 lembar dalam kurun waktu 24 jam saja.

Kabar tersebut telah dikonfirmasi David Karto selaku Festival Director Synchronize Festival. “Iya itu benar, bukan gimmick dan sebagainya. Padahal performer-nya belum semuanya diumumkan. Kami juga enggak nyangka antusiasmenya bisa sebanyak itu,” ucap David saat ditemui Merahputih.com di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (24/4).

Selain itu, ada hal yang amat menarik pada Synchronize Festival 2019, yakni kemampuan dalam mengurasi serta mengeksplorasi line-up dan para penampil.

Setiap tahunnya, selalu ada kejutan tak tersuga yang akan disuguhkan sehingga membuat para calon penonton wajib hadir di festival musik multi-genre tersebut.

Seperti halnya beberapa pekan lalu, Synchronize telah mengumumkan satu kejutan spesial. Yakni Oom Leo berkaraoke bersama para vokalis Radja, Setia Band, Wali, dan Babang Andika (eks-vokalis Kangen Band).

Konsep karaoke kolaborasi bersama para bintang pop melayu era 2000-an yang sangat epic itu tentunya merupakan suatu gebrakan terbaru yang belum pernah ada di festival musik lainnya.

Tentu kamu bertanya-tanya mengapa harus line-up pop melayu seperti yang telah disebutkan tadi. Rupanya, Kiki Ucup, sang Program Director Synchronize Fest, punya alasan yang cukup kuat. “Awalnya ide objektifnya synchronize pengen meng-capture apa yag terjadi di industri musik Indonesia secara keseluruhan. Dan gue enggak mau ngelewatin band-band besar Melayu itu,” jelas Kiki Ucup.

Ketika ditanya seperti apa respons ketika line-up tersebut diumumkan, Kiki mengaku mendapatkan respons yang luat biasa, sebagian besar merespon dengan positif perihal line-up tersebut. “Jadi mereka pas gue ngumumin itu, dan semua orang merespons positif. Seneng lo orang dikasih gituan. Kami mau coba bikin penikmat musik Indonesia enggak ada batasan, buang jauh gengsi orang buat nikmatin musik,” lanjut Kiki.

Kiki Ucup menambahkan, beberapa line-up pop melayu tersebut ataupun dangdut akan memberikan seperti sebuah sesuatu yang baru untuk para milennial.

Di antara line-up tersebut, Kiki Ucup menuturkan ada yang paling menarik antusias yang luar biasa dari para pencinta musik, yaitu kehadiran Babang Andika. Sosok vokalis fenomenal di Indonesia.

Adapun beberapa nama besar di line-up fase dua Synchronize Fest 2019, yaitu Kahitna, The Sigit, The Brandals, Tipe - X, Tony Q Rastafara, Superglad, Gigi, Efek Rumah Kaca, Elephant Kind, Dead Squad Reunited, Navicula, Silampukau, Stars and Rabbit, NTRL, dan Ardhito Pramono.

Tiket festival ini dijual mulai dari Rp250 ribu untuk kategori early bird (3 day pass), Rp300.000 untuk presale 1 (3 day pass), Rp400.000 untuk presale 2 (3 day pass), Rp500.000 reguler (3 day pass), Rp250.000 reguler (daily pass), Rp685.000 on the spot (3 day pass), dan Rp350.000 on the spot (daily pass). Untuk mendapatkan tiketnya, kamu bisa kunjungi laman www.synchronizefestival.com. (Ryn)

Kredit : raden_yusuf


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH