Mengatasi Wajah Terbakar dari Terik Matahari Terik matahari dapat membakar wajah. (Foto: Pixabay/SJJP)

SUDAH mau weekend! Saatnya menghabiskan akhir minggu dengan aktivitas santai yang menyenangkan. Kegiatan luar ruang menjadi favorit orang. Namun kondisi cuaca belakangan ini yang masih memberikan teriknya sinar matahari harus diwaspadai. Kulit dapat terbakar.

Apalagi hidup di negeri seperti Indonesia yang memiliki matahari sepanjang tahun. Biasanya kulit yang terbakar mempunyai ciri-ciri seperti memerah dan lebih gelap. Lalu terasa perih pada bagian yang langsung terpapar sinar matahari. Bagian yang biasanya terpapar adalah tangan, punggung, leher dan wajah.

Baca Juga:

Awas Bibir Terbakar Sinar Matahari saat Berlibur

male
Biarkan wajah dingin sebelum dibasuh dengan air. (Foto: Pexels/Pixabay)


Kondisi demikian tentu akan menyebabkan sel kulit mati dan dapat merusak penampilan, khususnya di bagian wajah. Ada baiknya bila melakukan aktivitas di luar ruangan membekali diri dengan pelindung wajah, sunblock, atau pelembap, yang memadai.

Jangan pernah membasuh wajah atau mengoleskan lotion di wajah ketika wajah terasa terbakar. Cara ini dapat menyebabkan sel kulit menjadi rusak atau mati.

Mengatasi wajah yang terbakar matahari harus dilakukan dengan cara dan langkah yang tepat. Hal itu dimaksudkan agar kulit wajah tetap sehat. Cara yang benar adalah dengan mendiamkan sesaat wajah kamu hingga berkurang rasa panas.

Baca Juga:

Lima Bukti Liburan Bersama Sahabat Bukan Ide Yang Bagus

male
Hindari penggunaan produk perawatan wajah yang mengandung alkohol. (Foto: Pexels/Gerd Altmann)

Setelah agak dingin, baru kemudian mem basuh wajah dengan menggunakan air dingin. Kemudian minumlah air putih lebih banyak dari biasanya untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Dampak dehidrasi, kulit tentunya akan mudah mengelupas karena kekurangan pelembap alami.

Sebaiknya menghindari penggunaan produk pembersih wajah atau kulit yang mengandung alkohol ataupun minyak mineral. Produk dengan bahan dasar tersebut malah membuat sel kulit menjadi rusak. Hal ini terjadi karena kulit pada saat itu lebih rentan terhadap kedua bahan tersebut.

Untuk menghindari terbakarnya wajah oleh sinar matahari, biasakan menggunakan tabir surya. Jika dalam keadaan mendesak, sebaiknya kenakanlah pelindung kepala, yang juga dapat melindungi wajah Anda dari teriknya sinar matahari. (psr)

Baca Juga:

Jangan Kerja Terus! Ambil Waktu Libur Supaya Jantung Kamu Sehat!

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH